Bekasi, TeropongJakarta.com – Industri skincare lokal di Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian, nilai pasar kosmetik lokal diperkirakan mencapai Rp160 triliun pada 2025 dengan proyeksi pertumbuhan rata-rata 4,33 persen per tahun hingga 2030. Jumlah pelaku industri kosmetik pun meningkat signifikan dari 726 usaha pada 2020 menjadi 1.292 usaha pada 2024.
Pertumbuhan industri tersebut didorong meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan kulit serta penggunaan produk perawatan yang aman dan terdaftar resmi. Di tengah berkembangnya tren skincare lokal, dr. Cicilia R.A Walukow hadir membawa semangat menghadirkan produk kecantikan yang mengutamakan kesehatan kulit.
Dokter kecantikan yang tinggal di Lippo Cikarang ini telah berkecimpung di dunia estetika sejak tahun 2017. Pengalamannya menangani berbagai permasalahan kulit membuatnya memahami bahwa masih banyak masyarakat yang bingung memilih skincare yang aman digunakan.

Berangkat dari pengalaman tersebut, dr. Cicilia akhirnya memutuskan membangun klinik kecantikan pribadi bernama Klinik Mefosa Medika yang berlokasi di Harvest City, Kabupaten Bekasi pada tahun 2024.
Tidak berhenti di situ, pada tahun 2025 ia kembali mengembangkan langkah baru dengan meluncurkan CILSK Skincare, brand skincare lokal yang selama ini juga ia gunakan sendiri dalam kesehariannya.
“Awalnya saya ingin menghadirkan produk yang benar-benar saya percaya dan nyaman dipakai sendiri. Karena sebagai dokter, saya juga harus bertanggung jawab terhadap kualitas produk yang diberikan kepada masyarakat,” ujar dr. Cicilia.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam membangun brand skincare lokal adalah menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Ia menyadari masih banyak orang yang menganggap produk luar negeri lebih unggul dibanding skincare lokal.

Padahal, dr. Cicilia memastikan setiap bahan kandungan yang digunakan dalam produknya telah melalui proses penelitian dan pengawasan secara langsung. Produk CILSK Skincare juga telah memiliki legalitas BPOM sehingga aman digunakan sesuai aturan pemakaian.
“Saya ingin membuktikan bahwa skincare lokal juga bisa aman, berkualitas, dan membantu menjaga kesehatan kulit. Karena itu saya menggunakan sendiri produk yang saya buat,” katanya.
Mengusung slogan “Your Skin Deserve The Best”, CILSK Skincare hadir dengan konsep utama membantu perempuan memiliki kulit yang sehat dan terawat. Bagi dr. Cicilia, kesehatan kulit menjadi hal penting yang perlu diperhatikan, bukan hanya soal penampilan semata.
Sebagai dokter kecantikan, ia juga terus mengikuti perkembangan dunia estetika melalui seminar dan jurnal medis untuk memperbarui pengetahuan terkait perawatan kulit.

“Saya selalu mengikuti perkembangan dunia kecantikan supaya bisa memahami kebutuhan kulit pasien dan masyarakat saat ini,” jelasnya.
Ia juga memastikan seluruh proses produksi hingga pemilihan bahan baku dilakukan dalam pengawasan langsung demi menjaga kualitas produk yang digunakan konsumen.
Bagi dr. Cicilia, skincare bukan sekadar produk kecantikan, tetapi juga bagian dari upaya membantu perempuan merasa lebih percaya diri dengan kulit yang sehat.
“Harapan saya sederhana, semoga semakin banyak perempuan yang sadar bahwa memiliki kulit sehat itu penting dan bisa dimulai dari penggunaan skincare yang tepat,” tutupnya.
