Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Sempat Takut dan Culture Shock,Tessa Bidan Asal Palembang Ini Bertahan 5 Tahun Berkarier di Arab Saudi
    Health

    Sempat Takut dan Culture Shock,Tessa Bidan Asal Palembang Ini Bertahan 5 Tahun Berkarier di Arab Saudi

    AdminBy AdminJune 18, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Palembang, TeropongJakarta.com – “Apakah keputusan saya sudah benar? Bagaimana kalau saya tidak kuat?”

    Pertanyaan itu terus menghantui pikiran Tessa Eka Angganish, Amd.Keb, saat pertama kali memutuskan meninggalkan Indonesia untuk bekerja di Riyadh, Arab Saudi. Jauh dari keluarga, menghadapi budaya yang berbeda, hingga keterbatasan bahasa asing membuat langkahnya saat itu dipenuhi keraguan.

    Namun perempuan asal Palembang, Sumatera Selatan, tersebut memilih melawan rasa takutnya. Kini, hampir lima tahun berlalu, Tessa berhasil membuktikan bahwa keberanian mengambil langkah pertama mampu mengubah masa depan seseorang.

    Sebagai tenaga kesehatan di Alsalam Health Medical Hospital Riyadh, Tessa mengaku perjalanan merantau bukanlah hal mudah. Ia harus beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional yang mempertemukannya dengan tenaga medis dari berbagai negara, mulai dari Filipina, India, Timur Tengah hingga negara-negara Barat.

    “Awalnya saya mengalami culture shock. Bahasa berbeda, cuaca sangat panas, makanan tidak familiar, bahkan cara berbicara masyarakat Arab yang terdengar keras membuat saya harus belajar beradaptasi,” kata Tessa.

    Meski demikian, tantangan tersebut justru menjadi proses pembelajaran yang membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat dan mandiri.

    Selama bekerja di Arab Saudi, Tessa belajar menyelesaikan berbagai persoalan tanpa bergantung kepada orang lain. Mulai dari menjaga kesehatan, mengatasi rasa rindu kepada keluarga, hingga menghadapi tekanan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi.

    Menurutnya, salah satu pelajaran hidup paling berharga yang diperoleh selama merantau adalah kemampuan menghargai perbedaan.

    “Bekerja dengan orang dari berbagai negara membuat saya memahami bahwa setiap orang memiliki budaya, karakter, dan cara komunikasi yang berbeda. Dari situ saya belajar untuk lebih terbuka dan memiliki wawasan global,” ujarnya.

    Selain itu, profesinya juga mengajarkan pentingnya disiplin, kesabaran, dan manajemen waktu. Dalam dunia kesehatan, setiap keputusan harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien.

    Tak hanya berkembang secara profesional, Tessa juga mengaku lebih bijak dalam mengelola keuangan. Bekerja jauh dari kampung halaman membuatnya sadar pentingnya menyiapkan masa depan melalui tabungan dan investasi.

    “Merantau membuat saya belajar disiplin finansial. Kita harus memikirkan masa depan dan memanfaatkan hasil kerja dengan bijak,” katanya.

    Kepada calon pekerja migran Indonesia yang masih ragu karena merasa belum berpengalaman atau belum fasih berbahasa Inggris, Tessa berpesan agar tidak membatasi diri dengan ketakutan.

    Menurutnya, kemampuan bahasa dapat dipelajari seiring waktu. Yang terpenting adalah kemauan untuk terus belajar dan keberanian untuk mencoba.

    “Jangan takut memulai hanya karena merasa belum siap. Saya juga berangkat dengan banyak kekhawatiran. Tetapi ketika kita berani melangkah, kita akan menemukan cara untuk berkembang,” tuturnya.

    Bagi Tessa, kesuksesan di negeri orang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Ada tiga hal yang menurutnya menjadi fondasi utama, yakni niat yang kuat, usaha yang konsisten, dan restu orang tua.

    “Niat menjadi alasan kita bertahan. Usaha membuat kita terus berkembang. Sedangkan restu orang tua adalah kekuatan yang tidak terlihat, tetapi dampaknya sangat besar dalam perjalanan hidup,” katanya.

    Kini, setelah hampir lima tahun berkarier di Arab Saudi, Tessa semakin yakin bahwa setiap mimpi memiliki peluang untuk diwujudkan. Syaratnya hanya satu: berani mengambil langkah pertama meski diliputi rasa takut.

    Sebab menurutnya, keberanian bukan berarti tidak memiliki ketakutan, melainkan tetap melangkah meski rasa takut itu ada.

    Alsalam Health Berita Bidan asal Sumatera Selatan Bidan Indonesia di Arab Saudi Culture shock kerja di Arab Saudi Health Karier bidan di Arab Saudi Karier bidan di Riyadh Kisah inspiratif PMI Arab Saudi Kisah sukses PMI Bidan asal Palembang Medical Hospital Riyadh news Palembang Pengalaman kerja di Riyadh PMI Arab Saudi PMI sektor kesehatan tenaga kesehatan Indonesia Tenaga kesehatan Indonesia di Riyadh TeropongJakarta Tessa bidan Palembang Tessa Eka Angganish
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleHidup Tanpa Listrik di Pedalaman Maluku, Chandra Hendrawan Kini Jadi ASN dan DJ di Bali
    Next Article Diana Dewi Terima Gelar Bangsawan KMT dari Keraton Surakarta Jelang Malam 1 Suro
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    September 16, 2026

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    September 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.