Jakarta, TeropongJakarta.com – Tidak semua orang berani meninggalkan zona nyaman demi mengejar impian. Namun, langkah itulah yang dipilih DJ Bunga Syantik. Sebelum dikenal sebagai DJ yang tampil di berbagai panggung internasional, perempuan yang kini menetap di Jakarta itu lebih dulu meniti karier sebagai pramugari dan sekretaris. Kini, namanya semakin dikenal sebagai salah satu DJ perempuan Indonesia yang berhasil menembus panggung mancanegara.
Perjalanan kariernya tidak berlangsung secara instan. Meski pernah bekerja di dunia profesional, Bunga mengaku sejak kecil sudah memiliki kecintaan terhadap seni. Perasaan tersebut semakin kuat hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengikuti kata hati dan membangun karier sebagai seorang disc jockey.
“Dari dulu memang saya merasa memiliki jiwa seni. Ketika menjadi DJ, saya seperti menemukan passion sekaligus jati diri saya. Saya merasa diri saya terus berkembang sejak menekuni profesi ini,” ujar DJ Bunga Syantik.

Keputusan tersebut menjadi titik awal perjalanan yang penuh tantangan. Ia mengawali karier sebagai resident DJ atau home DJ di sebuah klub kecil di Jakarta. Kesempatan tampil secara rutin dimanfaatkannya untuk terus belajar, memperkaya referensi musik, sekaligus memahami bagaimana membangun suasana agar penonton tetap menikmati setiap penampilannya.
Kerja keras dan konsistensi akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui proses panjang, Bunga dipercaya menjadi resident DJ di sejumlah klub ternama di Jakarta, seperti V2 Jakarta, Kings Cross Jakarta, hingga Milles Jakarta. Pengalaman tersebut menjadi batu loncatan yang membuat namanya semakin dikenal di industri hiburan.
Seiring meningkatnya jam terbang, berbagai tawaran tampil di luar negeri pun mulai berdatangan. DJ Bunga Syantik telah menghibur penonton di Kamboja, Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah saat tampil dalam perayaan Festival Songkran di kawasan perbatasan Thailand dan Malaysia.

“Momen itu sangat berkesan karena saya bisa merasakan antusiasme penonton yang luar biasa. Saya juga bangga bisa diterima dengan baik oleh masyarakat di sana. Pengalaman itu membuat saya semakin percaya diri untuk terus membawa nama Indonesia ke panggung internasional,” tuturnya.
Kesempatan emas lainnya datang ketika dirinya mendapat tawaran menjadi home DJ di Dubai selama tiga hingga enam bulan. Namun, tawaran tersebut belum dapat diterima karena ia masih memiliki sejumlah kontrak dan agenda pertunjukan di Indonesia maupun negara lainnya yang tidak bisa ditinggalkan.
Menurut Bunga, perjalanan karier di industri musik tidak hanya mengandalkan kemampuan memainkan musik. Seorang DJ juga dituntut memiliki profesionalisme, disiplin, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan tren.
“Bagi saya, konsistensi adalah kunci utama agar karier terus berkembang. Saya selalu menjaga attitude, datang tepat waktu, menjaga stamina, terus mengikuti perkembangan lagu-lagu terbaru, dan membaca karakter crowd agar suasana panggung tetap hidup,” jelasnya.

Di tengah semakin berkembangnya industri musik elektronik, kisah DJ Bunga Syantik menjadi bukti bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional. Baginya, keberhasilan bukanlah hasil dari keberuntungan semata, melainkan buah dari proses panjang yang dijalani dengan penuh komitmen.
Ke depan, DJ Bunga Syantik ingin terus memperluas kiprahnya di dunia internasional. Ia berharap dapat tampil di festival musik berskala lebih besar dan berkolaborasi dengan DJ-DJ ternama dari berbagai negara, termasuk kawasan Eropa.
Menutup perbincangan, Bunga membagikan pesan bagi generasi muda yang tengah mengejar impian di industri kreatif.
“Jangan pernah berhenti berkarya. Yang paling penting adalah tetap konsisten dan selalu menjaga attitude. Kemampuan bisa terus diasah, tetapi sikap yang baik dan profesionalisme adalah kunci agar bisa bertahan dan terus berkembang di industri kreatif,” pungkasnya.
