Jakarta, TeropongJakarta.com – Berani keluar dari zona nyaman menjadi langkah besar yang mengubah arah hidup DJ Aylin Cha. Perempuan asal Batang, Jawa Tengah, yang kini menetap di Jakarta ini memutuskan meninggalkan profesi hair stylist untuk mengejar passion di dunia musik. Keputusan tersebut kini membuahkan hasil. Dalam empat tahun terakhir, ia berhasil membangun karier sebagai DJ dan tampil di berbagai kota besar di Indonesia.
Sebelum menekuni dunia musik, Aylin bekerja sebagai hair stylist selama kurang lebih dua tahun. Dari profesi itu, ia belajar banyak tentang kreativitas, ketelitian, serta pentingnya membangun hubungan baik dengan orang lain. Meski menikmati pekerjaannya, ia merasa panggilan hatinya selalu mengarah pada dunia musik.
Ketertarikannya muncul setiap kali menyaksikan seorang DJ tampil dan mampu menghidupkan suasana melalui alunan musik. Dari rasa penasaran itu, Aylin mulai belajar teknik dasar DJ, berlatih secara konsisten, hingga akhirnya memperoleh kesempatan tampil di berbagai acara.

“Saya menikmati pekerjaan sebagai hair stylist karena di sana saya belajar banyak tentang kreativitas dan bagaimana membangun hubungan dengan orang lain. Namun, saya merasa passion terbesar saya ada di dunia musik. Setelah mulai belajar dan mendapat beberapa kesempatan tampil, saya merasa inilah jalur yang benar-benar ingin saya tekuni,” ujar Aylin.
Perjalanan tersebut tidak selalu mudah. Memulai karier dari nol membuatnya harus terus belajar teknik mixing, memahami karakter berbagai genre musik, sekaligus membangun kepercayaan diri untuk tampil di depan banyak orang. Berkat konsistensi dan kerja keras, perlahan namanya mulai dikenal di industri hiburan.
Selama empat tahun berkarier sebagai DJ, Aylin telah dipercaya tampil di berbagai kota besar di Indonesia, seperti Surabaya, Pekanbaru, Semarang, Palembang, Bali, hingga Samarinda. Pengalaman manggung di berbagai daerah memberinya kesempatan bertemu penonton dengan karakter yang berbeda-beda sekaligus memperkaya pengalaman bermusiknya.

Bagi Aylin, setiap panggung memiliki cerita tersendiri. Namun, momen yang paling membekas adalah ketika tampil dalam berbagai event besar di luar kota. Antusiasme penonton yang ikut bernyanyi, menari, dan menikmati setiap lagu yang dimainkan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.
“Dari situ saya semakin yakin bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan banyak orang. Menjadi DJ bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga cara saya mengekspresikan diri dan berbagi energi positif kepada banyak orang,” katanya.
Selain mengasah kemampuan teknis, Aylin juga terus membangun personal branding. Menurutnya, citra seorang DJ tidak hanya ditentukan oleh penampilan di atas panggung, tetapi juga melalui konsistensi berkarya, profesionalisme, serta kemampuan menjaga hubungan dengan audiens.
“Saya selalu mengikuti perkembangan tren musik tanpa kehilangan karakter saya sendiri. Saya juga aktif berinteraksi melalui media sosial dan terus mengeksplorasi berbagai genre agar setiap penampilan memiliki energi yang berbeda,” jelasnya.

Memasuki tahun kelima perjalanan kariernya, Aylin memiliki target yang lebih besar. Ia ingin tampil di festival musik berskala nasional maupun internasional serta memperluas jaringan di industri musik.
Tak hanya itu, ia juga mulai mempersiapkan karya original agar dikenal bukan hanya sebagai performer, tetapi juga sebagai music producer. Menurutnya, menciptakan lagu sendiri akan menjadi langkah penting untuk membangun identitas musik yang lebih kuat sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan musisi dari berbagai genre.
Dengan pengalaman tampil di sejumlah kota besar, semangat untuk terus belajar, dan komitmen membangun personal branding yang autentik, DJ Aylin Cha optimistis mampu membawa kariernya ke level yang lebih tinggi. Perjalanan empat tahun yang telah dilaluinya menjadi bukti bahwa keberanian mengikuti passion, disertai kerja keras dan konsistensi, mampu membuka jalan menuju mimpi yang lebih besar di industri musik Indonesia.
