Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB
    News

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    AdminBy AdminSeptember 28, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    {"ARInfo":{"IsUseAR":false},"Version":"1.0.0","MakeupInfo":{"IsUseMakeup":false},"FaceliftInfo":{"IsChangeEyeLift":false,"IsChangeFacelift":false,"IsChangePostureLift":false,"IsChangeNose":false,"IsChangeFaceChin":false,"IsChangeMouth":false,"IsChangeThinFace":false},"BeautyInfo":{"SwitchMedicatedAcne":false,"IsAIBeauty":false,"IsBrightEyes":false,"IsSharpen":false,"IsOldBeauty":false,"IsReduceBlackEyes":false},"HandlerInfo":{"AppName":2},"FilterInfo":{"IsUseFilter":false}}
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Mimpi menjadi prajurit TNI tidak selalu terwujud dalam sekali percobaan. Serda (K) Zahra Amalia Nurhidayati justru harus melewati serangkaian kegagalan sebelum akhirnya berhasil menjadi prajurit TNI Angkatan Darat dan dipercaya menjalankan misi perdamaian dunia bersama Kontingen Garuda.

    Perjalanan itu dimulai setelah Zahra lulus dari SMAN 1 Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, pada 2020. Pada tahun yang sama, ia mendaftarkan diri dalam seleksi TNI. Namun, langkah pertamanya belum berhasil.

    Tak berhenti di sana, Zahra mencoba seleksi sekolah kedinasan STTD. Hasilnya kembali belum sesuai harapan. Pada 2021, ia kembali mencoba STTD, tetapi lagi-lagi harus menerima kegagalan.

    Alih-alih menyerah, Zahra kemudian mengikuti SBMPTN dan berhasil diterima di Universitas Tidar, Magelang. Ia mengambil jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, dan menjalani perkuliahan selama hampir empat semester.

    “Sejak kecil, saya telah bercita-cita menjadi seorang prajurit TNI. Saya tumbuh di lingkungan asrama TNI, sehingga terbiasa menyaksikan kehidupan dan kedisiplinan para prajurit,” ujar Zahra.

    Tekad tersebut membuat Zahra kembali mempersiapkan diri untuk seleksi TNI AD pada 2022. Saat itu pandemi COVID-19 masih berlangsung dan perkuliahan dilakukan secara daring.

    Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa, Zahra rutin mengikuti bimbingan jasmani sekitar empat kali dalam sepekan. Latihannya meliputi lari, renang, ketahanan fisik, dan latihan lainnya. Ia juga mengikuti les psikologi dua kali dalam seminggu dengan perjalanan sekitar tiga jam dari Magelang ke Semarang.

    “Bagi saya, tantangan terbesar sebenarnya adalah diri saya sendiri. Ada saat-saat ketika merasa lelah, jenuh, bahkan muncul kekhawatiran apakah semua usaha ini akan berhasil,” tuturnya.

    Namun, Zahra memilih mempertahankan fokus pada tujuan. Dukungan orang tua dan keyakinan bahwa setiap usaha tidak akan sia-sia menjadi sumber kekuatannya.

    Perjuangan itu akhirnya terbayar. Pada 2022, Zahra berhasil lolos seleksi dan menjadi bagian dari TNI AD.

    Tiga tahun kemudian, perjalanan pengabdiannya membawanya ke Republik Afrika Tengah. Pada 2025 – 2026, ia dipercaya menjadi bagian dari Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-L MINUSCA dalam misi perdamaian PBB.

    Hampir 11 bulan berada jauh dari Tanah Air, Zahra menjalankan tugas sebagai bagian dari Tim Penerangan Satgas. Ia mendokumentasikan aktivitas prajurit Indonesia sekaligus mengabadikan kehidupan selama menjalankan misi internasional.

    “Setiap gambar yang kami hasilkan memiliki cerita tentang bagaimana prajurit Indonesia menjalankan tugas dan pengabdian dalam misi perdamaian,” katanya.

    Di tengah tugas tersebut, Zahra juga berkesempatan berinteraksi dengan masyarakat lokal, mengenal budaya Republik Afrika Tengah, serta bekerja bersama personel dari berbagai negara.

    Baginya, pengalaman tersebut bukan sekadar penugasan ke luar negeri. Misi MINUSCA menjadi ruang untuk belajar beradaptasi, bekerja sama, sekaligus memahami bahwa setiap prajurit memiliki peran dalam pengabdian.

    Sekitar satu bulan lagi, Zahra dijadwalkan menyelesaikan misi dan kembali ke Tanah Air pada November 2026.

    Dari kegagalan berkali-kali hingga dipercaya membawa nama Indonesia dalam misi perdamaian PBB, perjalanan Zahra menjadi bukti bahwa sebuah cita-cita dapat membutuhkan proses panjang.

    “Kesempatan seperti ini tidak dimiliki semua prajurit. Karena itu, saat kita diberikan kesempatan, kita harus melakukan yang terbaik dan bersyukur atas apa yang sudah didapatkan,” pungkasnya.

    kisah inspiratif prajurit wanita Kontingen Garuda MINUSCA misi perdamaian PBB perjuangan menjadi TNI prajurit wanita Republik Afrika Tengah Serda Zahra Amalia Nurhidayati Tim Penerangan Satgas TNI AD TNI Indonesia TNI wanita Zahra Amalia Nurhidayati
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleTak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    September 25, 2026

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    September 16, 2026

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Agata Selia Keylani, dari Catwalk hingga Panggung Seni: Remaja 16 Tahun yang Berani Mengejar Mimpi

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.