Surabaya, TeropongaJakarta.com – Banyak ide besar lahir dari sebuah masalah sederhana. Bagi Ika Afifah, masalah itu adalah sulitnya menemukan orang yang tepat untuk membangun sesuatu bersama.
Keresahan tersebut kemudian menjadi awal perjalanan Ika sebagai seorang founder. Dari seorang perempuan yang memulai langkahnya dengan visi membangun koneksi bermakna, ia kini membawa ConnectX menjadi bagian dari perkembangan ekosistem startup digital.
Menurut Ika, tantangan terbesar dalam membangun sebuah bisnis bukan hanya menciptakan ide atau produk. Banyak founder memiliki gagasan besar, tetapi perjalanan mereka sering terhambat karena belum menemukan co-founder, partner bisnis, investor, mentor, atau talenta yang memiliki visi serupa.
Dari pengalaman tersebut, Ika membangun ConnectX dengan tujuan menghadirkan ruang yang mempertemukan orang-orang dengan kebutuhan dan tujuan yang saling melengkapi.

“Startup hebat tidak dibangun sendirian. Startup hebat dibangun ketika orang yang tepat dipertemukan pada waktu yang tepat,” ujar Ika.
Namun, membangun sebuah startup dari nol bukan perjalanan yang mudah. Ika memulai ConnectX sebagai solo founder dengan tantangan membangun fondasi bisnis, mengembangkan komunitas, sekaligus meyakinkan banyak pihak bahwa koneksi yang tepat dapat menjadi faktor penting dalam pertumbuhan sebuah perusahaan.
Alih-alih melihat networking hanya sebagai pertemuan biasa, Ika mencoba menghadirkan pendekatan berbeda. Melalui ConnectX, ia ingin membangun ekosistem yang memungkinkan founder, business owner, investor, builder, dan profesional menemukan peluang kolaborasi yang lebih relevan.
Perjalanan tersebut perlahan mendapatkan respons positif. ConnectX berkembang menjadi ruang bagi ribuan pelaku ekosistem digital yang ingin bertukar ide, memperluas jaringan, hingga menemukan peluang baru.
Dalam satu tahun perjalanannya, ConnectX telah menjadi tempat berkumpulnya lebih dari 5.000 founder, business owner, builder, dan profesional. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap koneksi berkualitas semakin besar di tengah pesatnya pertumbuhan industri digital.

Momentum perjalanan tersebut kemudian dirayakan melalui Founder & Builder Summit 2026, sebuah ajang yang mempertemukan para pelaku startup dan bisnis untuk membangun kolaborasi baru.
Bagi Ika, keberhasilan ConnectX bukan hanya tentang pertumbuhan sebuah platform, tetapi tentang membangun jembatan bagi orang-orang yang memiliki mimpi besar.
Perjalanan ConnectX juga membawa Ika mendapatkan pengakuan di industri teknologi. Startup yang dibangunnya berhasil masuk dalam program Google for Startups Cloud Program, yang menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan teknologi dan ekspansi ekosistem digital.

Selain membangun startup, Ika juga membawa pesan mengenai peran perempuan di dunia teknologi. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk memulai, memimpin, dan menciptakan inovasi.
“Perempuan bisa memulai. Perempuan bisa memimpin. Perempuan bisa membangun sesuatu yang besar,” menjadi nilai yang terus dibawa dalam perjalanan ConnectX.
Ke depan, Ika ingin ConnectX terus berkembang menjadi infrastruktur digital yang membantu lebih banyak orang menemukan koneksi yang tepat untuk mewujudkan ide mereka.
Sebab bagi Ika Afifah, sebuah mimpi besar tidak hanya membutuhkan keberanian untuk memulai, tetapi juga membutuhkan orang-orang yang tepat untuk mengubahnya menjadi kenyataan.
