Jakarta, TeropongJakarta.com – Perjalanan QueenzAngell di dunia modeling membawanya melintasi sejumlah negara. Perempuan bernama asli Pricillia Angelica ini pernah menjalani berbagai proyek modeling di Vietnam, Jepang, dan China. Kini, ia berada di Australia untuk pemotretan sekaligus menjalani aktivitas sebagai model.
Bagi QueenzAngell, perjalanan tersebut bukan sekadar berpindah dari satu negara ke negara lain. Setiap pengalaman memberinya kesempatan untuk mengenal karakter industri kreatif yang berbeda sekaligus mengasah kemampuan beradaptasi.
Ketertarikannya terhadap modeling bermula dari kecintaan pada seni visual dan busana. Dari proses belajar hingga membangun portofolio, ia kemudian memahami bahwa profesi model tidak hanya berkaitan dengan penampilan.
“Modeling bukan sekadar tentang penampilan luar, melainkan tentang kedisiplinan, ketahanan mental, dan fleksibilitas untuk terus beradaptasi,” ujar QueenzAngell.
Pengalaman di sejumlah negara turut memperluas cara pandangnya terhadap industri kreatif. Vietnam, misalnya, memberinya pengalaman mengenai perkembangan industri fashion di Asia Tenggara. Sementara Jepang dan China memperkenalkannya pada budaya kerja yang lebih detail dan presisi.

Di Australia, ia menemukan pengalaman berbeda melalui pendekatan visual yang dinilainya lebih natural, dinamis, dan inklusif.
Setiap perjalanan tersebut juga membawa pengalaman yang berbeda di depan kamera. Bagi QueenzAngell, menjadi bagian dari proyek kreatif lintas negara membuatnya dapat bekerja bersama fotografer, desainer, serta tim kreatif dengan latar belakang budaya yang beragam.
Salah satu pengalaman yang paling membekas terjadi pada awal 2025. Saat itu, ia dipercaya menjadi Brand Ambassador sebuah beauty clinic di Thailand.
Pengalaman tersebut menurutnya bukan hanya berkaitan dengan pekerjaan sebagai representasi sebuah brand kecantikan. Ia juga melihat kesempatan itu sebagai ruang untuk menyampaikan pesan mengenai kepercayaan diri dan self-love.
“Melihat bagaimana sebuah nilai positif tentang mencintai diri sendiri dapat tersampaikan melampaui batas teritorial dan perbedaan bahasa adalah sebuah pengalaman yang sangat rewarding,” katanya.

Setelah menjalani perjalanan di dunia modeling, QueenzAngell kini mulai mengeksplorasi bidang lain. Ia berencana membuka bisnis Tour & Travel bernama Shelby Tour pada 8 Agustus 2026.
Ide tersebut berangkat dari kecintaannya terhadap perjalanan dan pengalaman menjelajahi berbagai negara. Ia ingin membawa pengalaman yang diperolehnya selama traveling ke dalam bisnis yang sedang dibangunnya.
Bagi QueenzAngell, langkah tersebut menjadi perkembangan baru dalam perjalanan kariernya. Jika sebelumnya kamera dan dunia fashion menjadi bagian utama aktivitasnya, kini ia mulai membangun ruang lain yang berkaitan dengan perjalanan dan gaya hidup.
Ia melihat ketiga bidang tersebut memiliki keterkaitan. Fashion menjadi medium berekspresi, lifestyle berkaitan dengan cara seseorang menikmati kehidupan, sedangkan perjalanan membuka kesempatan untuk menemukan pengalaman dan perspektif baru.
Pembukaan Shelby Tour pada 8 Agustus 2026 pun menjadi babak baru bagi QueenzAngell. Dari perjalanan sebagai model di sejumlah negara hingga membangun bisnis sendiri, ia kini mencoba memperluas kiprahnya di luar dunia modeling.
