Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Dari Handball ke Maraton: Transformasi Nurul Qomariah Jadi Inspirasi Gaya Hidup Sehat
    Health

    Dari Handball ke Maraton: Transformasi Nurul Qomariah Jadi Inspirasi Gaya Hidup Sehat

    AdminBy AdminMay 4, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Bandung, TeropongJakarta.com – Di tengah jadwal padat sebagai personal trainer, Nurul Qomariah memilih berlari. Bukan untuk mengejar medali atau target prestasi, tapi sebagai cara untuk mengenal diri, berdamai dengan penat, dan menjaga semangat tetap hidup. “Lari itu ruang tenang saya,” katanya, sore itu, setelah menyelesaikan sesi latihan terakhir bersama kliennya.

    Nurul memang tak asing dengan dunia olahraga. Ia pernah menjadi atlet handball Kota Bandung dengan jadwal latihan yang disiplin: pagi dan sore, lima hingga enam kali seminggu. Kini, ketika profesi dan prioritas hidup berubah, ia tak ingin kehilangan kebiasaan itu. “Gerak adalah bagian dari identitas saya,” ujarnya.

    Dari dua jenis latihan yang ia tekuni strength training dan lari ia memilih lari sebagai pelarian. Waktu libur yang hanya sehari dalam sepekan membuatnya memprioritaskan latihan kekuatan di tempat kerja. Tapi untuk menenangkan kepala dan hati, lari selalu jadi pilihan utama. “Saat lari, saya merasa lebih jernih. Seperti terapi berjalan.”

    Apa yang bermula dari kebutuhan pribadi itu, kini menjelma menjadi narasi publik. Di akun media sosialnya, Nurul aktif membagikan perjalanan larinya. Bukan sekadar data jarak atau kecepatan, tapi cerita-cerita kecil yang membingkai semangat, konsistensi, dan perjuangan melawan rasa malas. “Banyak orang terhubung bukan karena angkanya, tapi karena rasa yang saya bagi.”

    Sebagai personal trainer bersertifikat, Nurul memosisikan dirinya bukan hanya sebagai pelatih fisik, tapi juga inspirator gaya hidup sehat. “Konten yang saya buat bukan untuk pamer, tapi untuk menggerakkan,” ujarnya. Prinsipnya sederhana: jika satu unggahan bisa membuat satu orang lebih percaya diri, itu sudah cukup.

    Tahun ini, Nurul menantang dirinya sendiri untuk ikut Bandung Ultra Marathon. Di sela-sela jadwal melatih yang bisa mencapai 13 jam sehari, ia tetap menyelipkan waktu latihan. Event seperti ini, katanya, bukan sekadar lomba, tapi cara untuk menjaga api motivasi tetap menyala. “Saya butuh tujuan, dan race membantu saya untuk itu.”

    Namun jadi pelari aktif sekaligus wajah publik bukan tanpa tantangan. Sebagai brand ambassador JETE Indonesia dan bagian dari #JETEsquad, Nurul harus terus tampil konsisten di media sosial. “Kadang lagi nggak mood, tapi tetap harus posting. Di situ saya belajar disiplin dan profesional,” tuturnya.

    Menariknya, ia belum pernah mengalami cedera meski jam latihannya padat. Tapi jenuh? “Pernah, pasti,” jawabnya. Baginya, motivasi datang bukan dari niat, melainkan paksaan kepada diri sendiri. “Kalau hanya niat tanpa tindakan, ya nggak akan jalan. Jadi saya paksa diri untuk mulai, dan biasanya mood akan mengikuti.”

    Makna lari bagi Nurul telah berkembang melampaui soal fisik. Lari menjadi jalan untuk melepaskan emosi, dari marah hingga sedih. Bahkan ia menyebutnya sebagai bentuk meditasi aktif. “Saya suka lari sendirian, karena itu momen saya ngobrol dengan diri sendiri. Lari bukan cuma tentang kuatnya kaki, tapi juga hati dan pikiran.”

    Di setiap langkah, ada percakapan batin yang menguatkan. Lari membantunya menerima kegagalan, menyusun ulang rencana, dan belajar bersabar. “Kadang saya cuma butuh pakai sepatu, nyalain musik, lalu mulai. Habis itu rasanya lega,” katanya.

    Bagi perempuan muda Indonesia, Nurul punya pesan sederhana namun mendalam: kenali tubuhmu, cintai prosesnya, dan jangan malu untuk menunjukkan dirimu sendiri. “Bangun personal branding yang positif. Gunakan media sosial bukan untuk ikut-ikutan, tapi untuk menyuarakan nilai dan perjuanganmu,” katanya.

    Dalam dunia yang terus bergerak cepat, Nurul memilih berlari bukan untuk mendahului siapa pun, melainkan untuk tetap selaras dengan dirinya sendiri. Karena baginya, setiap kilometer bukan hanya tentang jarak, tapi tentang bagaimana ia tetap bertahan, tumbuh, dan menjadi versi terbaik dari dirinya hari demi hari.

    Bandung Bandung Ultra Marathon brand ambassador JETE Gaya hidup sehat Inspirasi perempuan muda lari jarak jauh Nurul Qomariah personal branding positit Personal trainer Bandung Sport TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleNuriza Mahesti Putri Ifanda: Belajar Tumbuh dari Panggung ke Panggung
    Next Article PMI Berdaya: Herlina Permatasari, Perempuan Trenggalek yang Ubah Nasib Lewat Pendidikan
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    September 29, 2026

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    September 28, 2026

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    September 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.