Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Sempat Takut Ketinggian, Tika Kini Jadi Trail Runner Makassar yang Kerap Taklukkan Medan Ekstrem
    Fashion

    Sempat Takut Ketinggian, Tika Kini Jadi Trail Runner Makassar yang Kerap Taklukkan Medan Ekstrem

    AdminBy AdminMay 2, 2026Updated:May 2, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Oplus_131072
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Makassar, TeropongJakarta.com – Siapa sangka, rasa takut pada ketinggian justru menjadi titik awal perjalanan Sartika, atau yang akrab disapa Tika, menekuni dunia olahraga alam yang penuh tantangan. Perempuan asal Makassar ini kini aktif sebagai trail runner di berbagai event Sulawesi Selatan, bahkan sesekali berhasil menorehkan prestasi di podium.

    Perjalanan Tika di dunia olahraga alam tidak terjadi dalam semalam. Ketertarikannya bermula sejak masa SMA ketika ia aktif di kegiatan pramuka. Namun saat memasuki bangku kuliah, ia mulai lebih serius mencoba kegiatan mendaki gunung. Dari situ, ia mulai mengenal medan alam yang lebih luas, hingga akhirnya beralih ke dunia trail run yang menurutnya lebih dinamis dan menantang.

    “Awalnya cuma coba-coba. Tapi ternyata seru banget. Lebih efisien dibanding mendaki camp, dan setiap jalur itu punya cerita sendiri,” ujar Tika.

    Menurutnya, trail run memberikan pengalaman yang berbeda dibanding olahraga lari di jalan raya. Selain menuntut fisik yang kuat, olahraga ini juga menguji mental karena medan yang tidak terduga, mulai dari tanjakan curam, jalur licin, hingga rute ekstrem di ketinggian.

    Meski memiliki phobia ketinggian, Tika mengaku justru sering berada di jalur-jalur ekstrem yang berada di atas pegunungan. Rasa takut itu tidak ia hindari, melainkan dihadapi secara perlahan.

    “Aku awalnya ragu dan takut, tapi setiap lewat jalur ekstrem aku selalu sugesti diri sendiri kalau aku bisa. Pelan-pelan jadi terbiasa,” katanya.

    Kini, Tika aktif mengikuti berbagai event trail run di Sulawesi Selatan. Tidak jarang, ia berhasil membawa pulang hasil membanggakan. Namun bagi Tika, kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Proses dan pengalaman di setiap lintasan justru menjadi hal yang paling berharga.

    Selain trail run, ia juga rutin melakukan berbagai jenis olahraga lain seperti gym, berenang, dan lari. Kombinasi ini membuatnya menjaga kebugaran tubuh sekaligus menghindari kejenuhan dalam berolahraga.

    Dalam kesehariannya, Tika berusaha menyeimbangkan antara pekerjaan dan hobi. Ia membuat jadwal yang disiplin namun tetap fleksibel. Jika pagi bekerja, sore ia gunakan untuk berlari. Jika bekerja shift sore, pagi hari ia isi dengan gym. Sementara berenang ia jadwalkan satu hingga dua kali dalam seminggu saat hari istirahat.

    “Yang penting konsisten. Jadi olahraga tetap jalan, kerja juga tetap fokus,” ujarnya.

    Perubahan paling besar yang ia rasakan bukan hanya pada fisik, tetapi juga mental. Tika mengaku kini menjadi pribadi yang lebih mandiri, berani, dan tidak mudah bergantung pada orang lain. Bahkan, ia tidak lagi takut untuk melakukan perjalanan jauh sendirian, termasuk berkendara motor hingga ratusan kilometer atau camping seorang diri di hutan pinus saat libur.

    “Dulu mungkin takut, sekarang sudah biasa. Aku jadi lebih percaya diri dan merasa perempuan juga bisa kuat,” tegasnya.

    Dari sisi fisik, ia merasakan tubuh menjadi lebih bugar, ringan, dan tidak mudah lelah. Sementara secara mental, olahraga menjadi ruang pelampiasan positif ketika menghadapi tekanan hidup.

    “Kalau ada masalah, aku larinya ke olahraga. Jadi lebih sehat secara mental juga, nggak ke hal-hal negatif,” tuturnya.

    Perjalanan Sartika menjadi bukti bahwa ketakutan bukan untuk dihindari, melainkan dihadapi. Dari rasa ragu, ia tumbuh menjadi sosok perempuan yang berani menaklukkan medan ekstrem sekaligus batas dirinya sendiri.

    kisah inspiratif trail run Indonesia Makassar olahraga trail run Sulawesi Selatan Sartika trail runner Makassar Sports TeropongJakarta trail runner wanita trail runner Indonesia
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleKisah Yayuk Rahayu: Konsisten Jalan Kaki hingga Jatuh Cinta pada Lari
    Next Article Bripda Marita, Polwan Humanis di Kudus yang Pilih Menyapa daripada Menghukum
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Fraksi Partai Demokrat Dorong Esports Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, 320 Pemain Ikut Turnamen MLBB

    September 9, 2026

    Pernah Jadi Penerima Beasiswa Penuh KL-YES, Ni Luh Putu Elsy Jadi Exchange Student ke Amerika Serikat

    September 7, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.