Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Hidup Tanpa Listrik di Pedalaman Maluku, Chandra Hendrawan Kini Jadi ASN dan DJ di Bali
    Entertaiment

    Hidup Tanpa Listrik di Pedalaman Maluku, Chandra Hendrawan Kini Jadi ASN dan DJ di Bali

    AdminBy AdminJune 17, 2026Updated:June 18, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Bali, TeropongJakarta.com – Tidak banyak anak muda yang pernah merasakan hidup tanpa listrik, internet, dan akses fasilitas yang memadai selama bertahun-tahun. Namun pengalaman itulah yang menjadi bagian dari perjalanan hidup Chandra Hendrawan (25), pria asal Majalengka, Jawa Barat, yang kini berkarier sebagai ASN PPPK sekaligus menapaki dunia hiburan sebagai DJ di Bali.

    Masa kecil Chandra dihabiskan di Kepulauan Sula, Maluku Utara, tempat sang ayah bekerja sebagai tukang kayu. Bersama ayahnya, ia tinggal di sebuah kamar kayu sederhana di atas bukit yang dikelilingi hutan. Kehidupan yang dijalani saat itu jauh dari kenyamanan yang dinikmati banyak anak seusianya saat ini.

    Tidak ada listrik maupun internet. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia harus mengambil air dari sumur yang berjarak sekitar satu kilometer dari tempat tinggalnya. Perjalanan menuju sekolah pun harus ditempuh dengan berjalan kaki selama 35 menit hingga satu jam.

    Di tengah segala keterbatasan tersebut, Chandra kecil mulai memahami satu hal penting: pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan.

    “Orang tua saya tidak pernah mengenyam pendidikan formal dan tidak banyak mengajarkan tentang perencanaan masa depan. Karena itu saya belajar mencari tahu semuanya sendiri,” ujarnya.

    Sejak usia muda, Chandra terbiasa mengambil keputusan penting dalam hidupnya secara mandiri. Bahkan sejak berusia 16 tahun, ia mengaku tidak pernah lagi meminta uang kepada kedua orang tuanya.

    Saat memasuki jenjang SMA, ia memilih sendiri sekolah yang seluruh biaya pendidikannya ditanggung negara. Keputusan itu diambil karena ia tidak ingin menambah beban ekonomi keluarga.

    “Dari dulu saya berpikir, kalau ingin mengubah hidup, saya harus belajar. Tidak ada jalan lain,” katanya.

    Setelah lulus SMA pada 2021, Chandra memutuskan merantau ke Bali. Dengan penghasilan yang saat itu masih di bawah upah minimum, ia tetap memberanikan diri untuk bekerja sambil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

    Selama empat tahun berturut-turut, hari-harinya dipenuhi dengan aktivitas bekerja penuh waktu dan kuliah. Rutinitas tersebut dijalaninya tanpa henti hingga akhirnya membuahkan hasil.

    Pada tahun 2024, Chandra berhasil menjadi ASN PPPK di tempatnya bekerja. Setahun kemudian, ia menyelesaikan pendidikan S1 dan langsung melanjutkan studi S2. Tidak berhenti di sana, pada 2026 ia kembali mengambil program S1 di bidang lain karena kecintaannya terhadap proses belajar.

    “Satu-satunya hal yang membuat saya kecanduan adalah belajar,” ungkapnya.

    Selain berkarier sebagai ASN dan menempuh pendidikan tinggi, Chandra juga mulai mengembangkan passion di dunia musik elektronik sebagai seorang DJ.

    Ia menggunakan nama panggung Xylos, yang berasal dari kata Yunani “xylo” yang berarti kayu. Nama tersebut dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada ayahnya yang berprofesi sebagai tukang kayu.

    “Xylos bukan sekadar nama panggung. Nama itu mengingatkan saya pada asal-usul, perjuangan, dan kerja keras ayah yang membawa saya sampai di titik ini,” jelasnya.

    Perjalanan di dunia DJ dijalani Chandra dengan penuh keseriusan. Ia banyak belajar dari DJ senior Oman Bean yang membimbingnya dalam memahami industri hiburan, membangun relasi, dan memperluas jaringan profesional.

    Berkat proses belajar yang konsisten, nama Xylos mulai dikenal di kalangan DJ lokal Bali hingga mendapat kesempatan membangun koneksi dengan sejumlah pelaku industri musik di tingkat nasional.

    Bagi Chandra, tidak ada mimpi besar yang dapat diraih tanpa pengorbanan. Karena itu, ia memilih menghabiskan masa mudanya untuk belajar, bekerja, dan membangun masa depan.

    “Gapapa masa muda saya tidak seperti orang lain pada umumnya. Yang penting saya terus bergerak maju. Saya percaya hasil tidak pernah mengkhianati usaha,” tuturnya.

    Kini, Chandra terus berjuang mengembangkan diri, baik sebagai ASN, mahasiswa, maupun DJ. Ia berharap setiap langkah yang dijalaninya dapat menjadi jalan untuk memperbaiki kehidupan keluarga sekaligus menginspirasi anak-anak muda agar tidak menyerah pada keadaan.

    Baginya, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Justru dari tempat paling sederhana sekalipun, seseorang bisa memulai perjalanan menuju masa depan yang lebih baik.

    ASN dan DJ Bali ASN PPPK Bali Chandra Hendrawan DJ Xylos Bali Anak pedalaman Maluku sukses Kepulauan Sula Maluku Utara Kisah inspiratif anak muda Indonesia Kisah inspiratif anak tukang kayu Kuliah sambil kerja news Perjuangan pendidikan TeropongJakarta
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleBukan Sekadar Hobi, Tenis dan Tanaman Hias Jadi Kunci Meidiana Tetap Produktif dan Bahagia
    Next Article Sempat Takut dan Culture Shock,Tessa Bidan Asal Palembang Ini Bertahan 5 Tahun Berkarier di Arab Saudi
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    September 17, 2026

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    September 17, 2026

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    September 16, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.