Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    3.693 Pelajar Ramaikan Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Berikut Daftar Juara

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Fiska Nur Kilatul Jannah: Mimpi Besar dan Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan
    Education

    Fiska Nur Kilatul Jannah: Mimpi Besar dan Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

    AdminBy AdminMay 11, 2025No Comments5 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Bandung, TeropongJakarta.com – Fiska Nur Kilatul Jannah, seorang aktivis muda asal Bandung, telah menginspirasi banyak orang dengan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan melalui pendidikan. Baginya, mimpi yang tinggi dan orang tua adalah dua faktor utama yang memotivasi dirinya untuk terus berprogres. “Saya ingin membuat orang tua saya bangga dan bahagia dengan mewujudkan mimpi-mimpi saya, langkah demi langkah,” ujar Fiska, dengan penuh semangat.

    Sebagai seorang perempuan muda yang berambisi besar, Fiska menyadari pentingnya pendidikan dalam meraih mimpi. Ia juga melihat bahwa masih banyak perempuan di Indonesia yang belum sepenuhnya memahami nilai pendidikan, terutama di daerah pedesaan. “Dalam survei PISA 2022, Indonesia berada di peringkat ke-66 dari 88 negara dalam hal kualitas pendidikan. Di pedesaan, 33% perempuan hanya lulusan SD, dan 29% perempuan di perkotaan hanya lulusan sekolah menengah,” ungkap Fiska, mengutip data yang menggambarkan kesenjangan pendidikan di tanah air.

    Fiska tidak tinggal diam. Ia melihat bahwa masih banyak perempuan yang terjebak dalam pola pikir tradisional yang menganggap bahwa peran perempuan hanya sebatas mengurus rumah tangga. “Mindset seperti ini masih sangat kental di pedesaan. Banyak yang beranggapan bahwa perempuan tidak perlu pendidikan tinggi karena tugas mereka hanya di dapur,” jelasnya. Fiska percaya bahwa perempuan memiliki potensi besar yang harus dikembangkan melalui pendidikan.

    Dalam pandangan Fiska, perempuan adalah sekolah pertama bagi anak-anak mereka. “Pendidikan yang baik di rumah dimulai dari ibu. Jika seorang ibu berpendidikan, maka anak-anaknya akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, beretika, dan memiliki kualitas yang baik,” tegasnya. Itulah mengapa, menurutnya, pemberdayaan perempuan melalui pendidikan adalah langkah penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.

    Selain fokus pada pendidikan, Fiska juga menekankan pentingnya keterampilan public speaking bagi perempuan. “Public speaking adalah salah satu keterampilan yang sangat penting untuk kemajuan karir dan kesejahteraan hidup. Saya aktif mengunjungi berbagai forum diskusi dan menjadi pembicara di acara-acara yang berkaitan dengan public speaking, khususnya untuk remaja,” kata Fiska. Ia berharap, dengan kemampuan berbicara di depan umum, para remaja, terutama perempuan, dapat lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan dan ide mereka.

    Menurut Fiska, cara untuk membangun kepercayaan diri dalam public speaking adalah dengan niat yang kuat dan latihan yang terus menerus. “Langkah pertama adalah yakin dalam diri kita bahwa kita bisa melakukannya dengan baik. Kemudian, berlatih secara konsisten dan mencari ilmu tentang teknik public speaking. Jangan lupa, mental dan fisik yang siap juga sangat penting untuk menghadapinya,” tambahnya. Fiska sendiri telah menjadi pembicara di berbagai sekolah dan organisasi, berbagi ilmu dan pengalaman dalam mengatasi rasa takut berbicara di depan umum.

    Namun, seperti yang dialami banyak orang sukses, perjalanan Fiska tidak tanpa tantangan. “Tantangan terbesar adalah orang-orang yang tidak suka melihat kesuksesan kita. Mereka akan mencoba menjatuhkan kita, tapi kita tidak boleh terganggu. Fokuslah pada tujuan kita dan terus berkembang,” ujar Fiska. Ia percaya bahwa setiap orang harus berani untuk bermimpi besar dan tidak terpengaruh oleh pendapat orang lain yang cenderung pesimis.

    Selain itu, Fiska juga mencatat bahwa sebagian remaja masih menutup diri karena merasa tidak berbakat. “Padahal, banyak dari mereka yang belum mengenali potensi diri mereka. Mereka menganggap profil Instagram yang sepi lebih estetik, padahal sekarang ini, kita harus menonjolkan kemampuan kita agar dikenal dan membawa branding yang positif,” ungkapnya. Bagi Fiska, penting bagi setiap remaja untuk mengenali bakat dan kemampuan diri, serta berani menunjukkan potensi mereka ke dunia luar.

    Sebagai seorang aktivis, Fiska memiliki kecintaan mendalam terhadap dunia organisasi. “Bergelut di dunia organisasi memberikan saya kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang berpengaruh dan berpengalaman yang menjadi mentor saya. Mereka adalah sumber inspirasi yang memotivasi saya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan,” ujar Fiska.

    Visinya adalah untuk mendorong perempuan Indonesia memiliki growth mindset, yaitu pola pikir yang terus berkembang dan belajar. “Pendidikan sangat penting bagi diri sendiri, bangsa, dan negara. Dengan pendidikan, perempuan bisa memperbaiki pola pikir dan menjadi pribadi yang bijaksana, serta bisa mengambil keputusan yang tepat,” ungkap Fiska. Ia juga menambahkan bahwa pendidikan membuka peluang bagi perempuan untuk mandiri, tidak tergantung pada orang lain, dan mampu menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik.

    Fiska berharap perempuan di Indonesia bisa semakin sadar bahwa mereka adalah agen perubahan dalam masyarakat. “Perempuan harus berdaya untuk berkarya dan berkarir. Dengan begitu, mereka bisa mengimplementasikan kemampuan dan bakat mereka untuk kemajuan diri dan bangsa,” katanya. Menurutnya, perempuan tidak hanya harus fokus pada peran domestik, tetapi juga mampu berkontribusi di berbagai bidang.

    Dalam pandangannya, pendidikan bukan hanya sekadar belajar di sekolah, tetapi juga tentang bagaimana seseorang bisa mengembangkan diri menjadi individu yang lebih baik. “Pendidikan yang baik akan mengubah cara berpikir, memperbaiki perilaku, dan memberikan solusi terhadap berbagai masalah. Itu sebabnya pendidikan bagi perempuan sangat penting untuk menciptakan generasi yang lebih cerdas dan berbudi pekerti,” ujar Fiska.

    Sebagai aktivis dan pembicara, Fiska berharap banyak perempuan yang terinspirasi oleh perjuangannya dan menjadi bagian dari generasi baru yang terus berjuang untuk pendidikan dan pemberdayaan perempuan. “Saya berharap banyak Kartini masa kini yang semangat berjuang dalam pemberdayaan perempuan untuk melahirkan generasi bangsa yang cerdas, tangguh, dan penuh semangat,” tutupnya penuh harap.

    aktivis perempuan muda Indonesia Fiska Nur Kilatul Jannah Kartini masa kini pemberdayaan perempuan pendidikan perempuan perempuan dan growth mindset perempuan pedesaan dan pendidikan public speaking untuk remaja TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleVerren Vinayaka Deva: Perwira Polisi Muda yang Taklukan Dua Gelar Magister dan Tantangan Alam
    Next Article Tak Menyerah pada Nasib: Dara Tivanka dan Transformasi Lewat Syukur dan Dukungan Keluarga
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    October 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    3.693 Pelajar Ramaikan Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Berikut Daftar Juara

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.