Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » 5 Tahun Nubie Cycling Club, Komunitas Gowes Inklusif yang Tumbuh dari Pemula hingga Solid Bersama
    News

    5 Tahun Nubie Cycling Club, Komunitas Gowes Inklusif yang Tumbuh dari Pemula hingga Solid Bersama

    AdminBy AdminMay 18, 2026No Comments4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Di tengah tren olahraga sepeda yang terus berkembang, tidak semua komunitas mampu bertahan menjaga kekompakan hingga bertahun-tahun. Namun hal berbeda ditunjukkan oleh Nubie Cycling Club yang kini memasuki usia ke-5 tahun sejak berdiri pada 8 Mei 2021.

    Komunitas yang akrab disapa NCC ini lahir di masa pandemi dari keresahan para goweser pemula yang merasa dunia road bike terlalu eksklusif dan sulit menerima cyclist baru. Berawal dari gowes sederhana di Kowis Loop Cibubur, NCC perlahan tumbuh menjadi komunitas yang dikenal dengan budaya inklusif, suportif, dan jauh dari atmosfer kompetitif yang membuat pemula minder.

    Official admin @nubie.cc menyampaikan bahwa sejak awal komunitas ini memang dibangun sebagai “rumah sendiri” bagi siapa pun yang ingin belajar bersepeda tanpa tekanan.

    “Di NCC semua orang pernah menjadi pemula. Karena itu kami ingin membangun komunitas yang tidak meninggalkan siapa pun dan tetap nyaman untuk berkembang bersama,” ujarnya.

    Selama lima tahun berjalan, NCC menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menjaga kekompakan member, perbedaan kemampuan rider, hingga kultur road bike yang identik dengan ego dan kecepatan tinggi. Namun komunitas ini memilih membangun identitas lewat konsep “speed damai” dan nilai S.P.E.E.D Values yang terdiri dari Safety First, Positive Vibes, Education, Engagement, dan Discipline.

    Melalui sistem riding yang terstruktur, mulai dari briefing sebelum gowes, pembagian peran Road Captain, Marshall, hingga Sweeper, NCC mencoba memastikan seluruh member tetap aman dan nyaman selama perjalanan.

    Tidak hanya fokus pada olahraga, NCC juga dikenal aktif membangun relasi sosial dan kolaborasi antar komunitas sepeda. Berbagai agenda seperti Bali Loop 400KM, Tour de Anyer, Yogya CulinaRide, hingga anniversary ride menjadi momen yang paling membekas bagi para member.

    Bagi banyak anggota, perjalanan bersama NCC bukan hanya soal menaklukkan jarak, tetapi juga tentang proses bertumbuh bersama. Banyak member yang awalnya merasa takut tertinggal kini mampu mengikuti touring jarak jauh hingga dipercaya menjadi Road Captain untuk membimbing rider baru.

    Tidak sedikit member baru yang awalnya hanya ikut “coba gowes” kini justru merasa menemukan lingkungan yang membuat mereka bertahan menekuni dunia sepeda. Banyak di antara mereka datang tanpa pengalaman riding jarak jauh, bahkan masih merasa minder menggunakan road bike. Namun melalui budaya riding yang suportif dan edukatif, mereka perlahan mulai percaya diri mengikuti rolling city ride, long ride, hingga touring bersama.

    Di NCC, rider yang tertinggal tidak dianggap beban, melainkan bagian dari perjalanan yang harus dijaga bersama hingga finish.

    Kehadiran member baru dari berbagai latar belakang juga menjadi warna tersendiri dalam perjalanan NCC selama lima tahun terakhir. Tidak sedikit anggota yang awalnya datang sendiri tanpa mengenal siapa pun, lalu perlahan merasa memiliki circle dan keluarga baru melalui rutinitas gowes, kopi darat, hingga touring luar kota.

    “Awalnya saya takut ikut komunitas karena khawatir nggak kuat dan bakal tertinggal. Tapi di NCC justru diajarin pelan-pelan dan selalu ditunggu sampai finish,” ujar salah satu member baru NCC.

    Kultur kebersamaan seperti inilah yang membuat NCC terus tumbuh bukan hanya sebagai komunitas olahraga, tetapi juga ruang bertumbuh yang nyaman bagi para cyclist pemula.

    Sebagai klub yang terbuka, NCC merangkul teman-teman yang mengikuti kegiatannya meskipun tidak bersepeda. Salah satunya adalah Via Utlatunnisa, pegiat olahraga yang aktif mengikuti kegiatan NCC dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, Via tergabung dalam NCC Runners grup kecil di bawah ekosistem NCC. Sejak saat itu, Via semakin sering bergabung dalam berbagai kegiatan NCC dan merasakan kuatnya budaya kebersamaan di komunitas ini.

    Di luar kegiatan touring, NCC juga rutin menjalankan aksi sosial seperti donasi ke Yayasan Tuna Ganda Cibinong sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Bagi NCC, kebersamaan tidak berhenti di atas sepeda, tetapi juga harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

    Memasuki usia lima tahun, NCC kini mulai menyiapkan Blueprint 2030 dengan target memperluas kolaborasi nasional, menghadirkan event cycling berskala besar, hingga memperkuat edukasi untuk cyclist pemula, ladies rider, dan youth rider.

    Meski terus berkembang, NCC tetap memegang prinsip sederhana yang selama ini menjadi fondasi komunitas: “Dari kita, oleh kita, dan untuk kita.”

    Anniversary 5 tahun NCC Bali Loop 400KM Berita Cycling club pemula Indonesia Cycling community Indonesia Gowes bareng komunitas Kita Wisata Komunitas cycling inklusif Komunitas cyclist pemula Komunitas gowes pemula Komunitas gowes suportif Komunitas olahraga Jakarta Komunitas road bike Indonesia Komunitas sepeda Jakarta Komunitas sepeda road bike Komunitas sepeda solidaritas news Nubie Cycling Club 5 tahun Nubie Cycling Club NCC Indonesia Safety First Positive Vibes Speed damai NCC TeropongJakarta Tour de Anyer Touring sepeda Indonesia Yogya CulinaRide
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticlePatroli Berkuda hingga CFD, Cara Polwan Zelda Ratih Dekat dengan Masyarakat
    Next Article Kenal Sosok Mutee, Content Creator Bekasi yang Hobi Jelajah Alam
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026

    Dedikasikan Diri untuk Kesehatan Perempuan, Ini Kiprah Dr. Ratna Dewi Puspita Sari

    October 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.