Samarinda, TeropongJakarta.com – Menjalankan tugas sebagai anggota Polri saja bukan perkara mudah. Namun, Dinda Arimby Raihany, yang akrab disapa Arimby, membuktikan bahwa perempuan mampu menjalankan banyak peran sekaligus. Bertugas sebagai polisi wanita (Polwan) di Samarinda, Kalimantan Timur, ia sukses membangun tiga lini bisnis, aktif sebagai konten kreator, berprestasi di bidang olahraga, sekaligus membesarkan anak seorang diri sebagai seorang single parent.
Lulusan Sarjana Hukum dan Polwan angkatan 2014 ini mengaku jiwa wirausaha sudah tumbuh sejak masih kecil. Saat duduk di bangku sekolah dasar, ia terbiasa menjual pensil, pulpen, lem, hingga perlengkapan sekolah kepada teman-temannya. Pengalaman sederhana tersebut menjadi awal yang membentuk karakter mandiri dan pantang menyerah.
“Sejak kecil saya belajar bahwa usaha sekecil apa pun bisa melatih kemandirian dan tanggung jawab,” ujar Arimby.
Semangat itu tidak pernah padam meski kini mengemban tugas sebagai anggota Polri. Awal mula bisnisnya berangkat dari permintaan seseorang yang ingin dibuatkan dekorasi hampers. Melihat peluang tersebut, Arimby memberanikan diri mendirikan Arimby.id, sebuah usaha yang bergerak di bidang hampers dan souvenir.

Perlahan namun pasti, bisnis tersebut berkembang. Tidak berhenti di satu bidang, Arimby kemudian merintis Jejakrasa.samarinda, bisnis kuliner yang menghadirkan beragam sajian, serta gold.silver.86, usaha jual beli logam mulia.
Baginya, bisnis bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga sarana untuk terus belajar, menciptakan peluang, dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Di sisi lain, Arimby juga aktif sebagai konten kreator. Lewat media sosial, ia membagikan kesehariannya sebagai anggota Polri, perjalanan membangun bisnis, aktivitas olahraga, hingga kehidupan sebagai seorang ibu.
“Saya ingin menunjukkan bahwa media sosial bisa menjadi tempat untuk berbagi hal-hal positif dan menginspirasi orang lain agar berani memulai sesuatu yang baik,” katanya.
Menjalani banyak peran sekaligus tentu bukan tanpa tantangan. Arimby mengungkapkan bahwa pekerjaannya sebagai anggota Polri tetap menjadi prioritas utama. Setelah menyelesaikan tugas kedinasan, ia membagi waktu untuk mengurus anak, mengembangkan bisnis, sekaligus membuat konten.

Sebagai seorang single parent, tanggung jawab membesarkan anak menjadi motivasi terbesarnya untuk terus berkembang. Menurutnya, disiplin dan manajemen waktu menjadi kunci agar semua peran dapat berjalan beriringan.
Ia selalu menyusun jadwal harian, menentukan prioritas, dan memanfaatkan waktu luang sebaik mungkin. Cara tersebut membuatnya tetap mampu hadir sebagai ibu, profesional sebagai anggota Polri, sekaligus konsisten menjalankan bisnis.
Kesibukan tidak membuat Arimby melupakan kesehatan. Ia rutin berolahraga di pusat kebugaran, aktif mengikuti lomba lari, bahkan beberapa kali dipercaya menjadi pacer dalam ajang lari.
Dedikasinya di dunia olahraga membuahkan hasil saat berhasil meraih medali emas cabang judo pada Kapolda Kaltim Cup 2025. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kedisiplinan dan konsistensi mampu menghasilkan pencapaian yang membanggakan.
Menurut Arimby, media sosial kini memiliki peran penting dalam membangun personal branding sekaligus memperluas jangkauan bisnis. Melalui platform digital, ia memperkenalkan Arimby.id, Jejakrasa.samarinda, dan gold.silver.86 kepada masyarakat yang lebih luas.
Ia juga ingin mematahkan anggapan bahwa perempuan harus memilih satu jalan hidup.

“Saya berharap masyarakat melihat bahwa seorang polwan tetap bisa profesional dalam bertugas, berprestasi, berwirausaha, menjalani gaya hidup sehat, dan tetap hadir untuk keluarga,” ujarnya.
Menutup perbincangan, Arimby menyampaikan pesan kepada perempuan Indonesia, khususnya para ibu dan anggota Polri, agar tidak pernah takut memulai mimpi.
“Jangan pernah menunggu semuanya sempurna. Setiap usaha besar selalu dimulai dari langkah kecil. Menjadi ibu, bahkan seorang single parent, bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Selama kita menjaga integritas, terus belajar, memanfaatkan teknologi dengan baik, dan tidak mudah menyerah, perempuan mampu menjalankan banyak peran sekaligus serta memberikan manfaat bagi keluarga, institusi, dan masyarakat,” tutupnya.
