Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Terinspirasi Sang Ibu, Fenny Eka Widokarti Bangun Bisnis Kecantikan hingga Jadi Womanpreneur
    Fashion

    Terinspirasi Sang Ibu, Fenny Eka Widokarti Bangun Bisnis Kecantikan hingga Jadi Womanpreneur

    AdminBy AdminAugust 26, 2026Updated:August 26, 2026No Comments5 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Menjadi seorang pengusaha tidak selalu berarti perjalanan yang penuh dengan keberhasilan. Ada masa ketika usaha belum berjalan sesuai harapan, hasil belum sebanding dengan tenaga yang dikeluarkan, hingga muncul keraguan terhadap kemampuan diri sendiri. Fase tersebut juga pernah dilalui Fenny Eka Widokarti saat membangun bisnis kecantikan F.E LASH.

    Sejak kecil, Fenny memang telah terbiasa melihat perjuangan sang ibu dalam menghadapi berbagai tantangan. Keteguhan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan sang ibu kemudian menjadi nilai yang membentuk cara Fenny memandang kehidupan, termasuk ketika mulai memasuki dunia bisnis.

    “Sejak kecil, saya terinspirasi oleh perjuangan sang ibu yang menghadapi berbagai tantangan dengan keteguhan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah,” ujar Fenny.

    Bagi Fenny, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh seberapa besar modal yang dimiliki. Keberanian untuk memulai, konsistensi, serta kemampuan bertahan ketika menghadapi kesulitan menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang entrepreneur.

    Nilai tersebut kemudian mendorong Fenny untuk membangun kemandirian sekaligus menciptakan sesuatu yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Ketertarikannya terhadap dunia kecantikan akhirnya menjadi pintu masuk untuk mewujudkan keinginan tersebut.

    Fenny melihat kecantikan bukan hanya persoalan penampilan. Menurutnya, layanan kecantikan juga dapat menjadi bagian dari proses seseorang membangun rasa nyaman dan percaya diri terhadap dirinya sendiri.

    Berangkat dari ketertarikan tersebut, Fenny mulai mempelajari teknik eyelash extension dan memahami kebutuhan pelanggan. Ia kemudian memberanikan diri membangun F.E LASH di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Bisnis tersebut mulai dirintis pada 2023. Seiring waktu, layanan yang ditawarkan berkembang menjadi one stop beauty solutions, mencakup lash, brow, nail, hingga hair.

    Namun, perjalanan membangun bisnis dari nol tidak selalu berjalan mulus. Fenny harus mempelajari banyak hal sekaligus, mulai dari kualitas layanan, pemasaran, operasional, keuangan, hingga membangun tim.

    Tantangan terbesar justru muncul ketika usaha belum berjalan sesuai harapan. Ada masa ketika waktu, tenaga, dan pikiran telah diberikan sepenuhnya, tetapi hasil yang diperoleh belum sebanding dengan perjuangan.

    Kondisi tersebut sempat membuat Fenny meragukan dirinya sendiri. Ia bahkan pernah mempertanyakan apakah dirinya mampu membawa bisnis tersebut terus berkembang.

    “Bagi saya, salah satu pengalaman paling sulit adalah menghadapi masa ketika usaha belum berjalan sesuai harapan. Ada saat ketika saya sudah memberikan waktu, tenaga, dan pikiran sepenuhnya, tetapi hasil yang didapat belum sebanding dengan perjuangan yang dilakukan,” katanya.

    Tantangan Fenny tidak berhenti pada persoalan bisnis. Di balik perannya sebagai founder, ia juga menjalankan tanggung jawab sebagai ibu dan istri.

    Membangun F.E LASH membutuhkan fokus, tenaga, waktu, dan komitmen. Di sisi lain, Fenny ingin tetap hadir untuk keluarganya, termasuk bagi dua putranya, Franklin dan Farssen.

    Membagi energi di antara pekerjaan dan keluarga menjadi tantangan tersendiri. Ada kalanya kebutuhan bisnis datang bersamaan dengan kebutuhan keluarga yang juga membutuhkan perhatian.

    Sebagai founder, Fenny harus memikirkan banyak hal, mulai dari pelayanan dan kualitas hingga pemasaran, keuangan, operasional, pengembangan tim, serta menjaga kepercayaan pelanggan.

    Situasi tersebut membuat Fenny belajar bahwa membangun bisnis bukan hanya membutuhkan kemampuan secara profesional, tetapi juga kekuatan mental dan kemampuan mengatur prioritas.

    “Tidak mudah untuk membagi waktu dan energi di antara semua peran tersebut. Ada kalanya saya harus mengurus kebutuhan bisnis, sementara di saat yang sama keluarga juga membutuhkan perhatian saya,” tuturnya.

    Meski demikian, Fenny tidak melihat pengalaman tersebut sebagai alasan untuk berhenti. Justru dari berbagai tekanan yang dihadapi, ia belajar menjadi lebih kuat dan bijak dalam mengambil keputusan.

    Bagi Fenny, pencapaian dalam berbisnis tidak selalu dapat diukur dari seberapa besar sebuah usaha berkembang atau berapa banyak pelanggan yang dimiliki.

    Ada pencapaian lain yang menurutnya jauh lebih berarti, yakni kemampuan untuk bertahan ketika berada di masa sulit.

    “Pencapaian terbesar bukan hanya ketika bisnis mulai dikenal atau ketika jumlah pelanggan bertambah, tetapi ketika saya mampu melewati masa-masa sulit tanpa kehilangan tujuan dan semangat,” ungkap Fenny.

    Pengalaman tersebut mengajarinya bahwa perjalanan bisnis tidak selalu bergerak naik. Ada fase ketika usaha berada dalam kondisi sepi, muncul keraguan, bahkan perasaan seolah harus menghadapi semuanya seorang diri.

    Namun, setiap fase tersebut memberikan pelajaran. Fenny belajar mengevaluasi diri, mengambil keputusan dengan lebih matang, dan memahami bahwa proses membutuhkan waktu.

    Bagi Fenny, membangun bisnis pada akhirnya bukan hanya tentang pencapaian pribadi. Ia ingin perjalanan yang dilaluinya dapat membuka kesempatan bagi perempuan lain untuk berkembang.

    Menurutnya, setiap perempuan memiliki potensi. Hanya saja, sebagian orang terkadang membutuhkan kesempatan, dukungan, atau keberanian untuk mengambil langkah pertama.

    “Saya ingin menunjukkan bahwa perempuan juga bisa mandiri, berkarya, memiliki mimpi besar, dan membangun jalan kesuksesannya sendiri,” ujar Fenny.

    Melalui bisnis yang dibangunnya, Fenny berharap dapat membuka peluang dalam pekerjaan maupun pengembangan keterampilan. Ia juga ingin perempuan lain tidak takut memulai hanya karena merasa belum memiliki semuanya.

    Baginya, sebuah mimpi dapat tumbuh dari langkah kecil. Proses belajar, kesalahan, kegagalan, dan konsistensi merupakan bagian yang justru membentuk seseorang menjadi lebih kuat.

    Fenny juga ingin F.E LASH tidak hanya dikenal sebagai tempat mendapatkan layanan kecantikan. Ia berharap bisnis tersebut dapat menjadi ruang yang membuat perempuan merasa lebih nyaman, dihargai, dan percaya diri.

    Jika suatu saat perjalanannya mampu membuat perempuan lain berani memulai, bangkit dari keterbatasan, atau kembali percaya terhadap mimpinya, hal tersebut menjadi salah satu pencapaian yang paling berarti bagi Fenny.

    “Saya mungkin belum mencapai semua tujuan yang saya impikan, tetapi saya bangga karena saya tidak berhenti di tengah jalan,” katanya.

    Perjalanan Fenny menjadi pengingat bahwa keberanian bukan berarti tidak pernah merasa takut atau ragu. Keberanian adalah ketika seseorang tetap memilih melangkah meski berbagai tantangan masih menghadang.

    Dari keteladanan sang ibu, Fenny belajar tentang keteguhan. Dari perjalanan membangun bisnis, ia belajar tentang konsistensi. Sementara dari perannya sebagai ibu dan istri, ia belajar tentang keseimbangan dan tanggung jawab.

    Kini, semua pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Fenny sebagai seorang womanpreneur. Ia tidak hanya ingin membangun bisnis yang bertumbuh, tetapi juga menjadi perempuan yang mampu bertumbuh bersama dan memberi manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.

    beauty entrepreneur bisnis eyelash bisnis kecantikan bisnis kecantikan Jakarta bisnis perempuan Indonesia entrepreneur Indonesia eyelash extension F.E LASH F.E LASH Jagakarsa Fenny Eka Widokarti
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleDari Ingin Jaga Berat Badan, Ajeng Prita Menemukan Passion Baru di Dunia Lari hingga Trail
    Next Article Bukan Sekadar Kendaraan, Begini Perjalanan Ocit Menemukan Solidaritas dan Gaya Hidup di Dunia Vespa
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    September 14, 2026

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    September 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Advertisement
    Demo
    Latest Posts

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.