Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Fraksi Partai Demokrat Dorong Esports Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, 320 Pemain Ikut Turnamen MLBB

    Dari Atlet Selam hingga Psikolog, Esa Kartika Bantu Orang Bangkit dari Tekanan

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Buy SmartMag Now
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Tsuwaibatul Islamiyah: Perjalanan Model Hijab dari Panggung Kecil ke Dunia Digital
    Entertaiment

    Tsuwaibatul Islamiyah: Perjalanan Model Hijab dari Panggung Kecil ke Dunia Digital

    AdminBy AdminMarch 26, 2025No Comments4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Batu, TeropongJakarta.com – Dunia modeling hijab semakin berkembang, menghadirkan sosok-sosok inspiratif yang membuktikan bahwa berhijab bukanlah penghalang untuk tampil stylish dan percaya diri. Salah satu sosok inspiratif tersebut adalah Tsuwaibatul Islamiyah, atau yang akrab disapa Mia, seorang model hijab dan content creator asal Kota Batu, Jawa Timur.

    Mia telah membuktikan bahwa passion yang dijalani dengan ketekunan dapat membuka banyak peluang. Ia mengawali perjalanannya di dunia fashion sejak masih kecil, bukan karena ambisi, tetapi karena keinginan sederhana untuk membantu ibunya. “Saya pertama kali ikut lomba fashion show saat kelas 4 SD. Awalnya hanya iseng, tergiur hadiah uang karena saya ingin membawa ibu saya berobat,” ungkapnya.

    Tak disangka, di lomba pertamanya itu Mia berhasil meraih juara satu. Uang hasil kemenangan pun ia gunakan untuk membawa sang ibu berobat. Sejak saat itu, ia semakin menyadari bahwa dunia fashion adalah sesuatu yang membuatnya bahagia. “Saya mulai tertarik dengan dunia modeling hijab dan ingin membuktikan bahwa perempuan berhijab bisa tetap tampil percaya diri dengan gaya mereka,” lanjutnya.

    Mia pun mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi, dari tingkat sekolah, kecamatan, hingga kabupaten. Kepercayaan dirinya terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya pengalaman di atas panggung. Namun, saat duduk di bangku SMA, ia memutuskan untuk rehat sementara dari dunia modeling. “Saya ingin fokus belajar karena saya punya impian untuk kuliah,” ujarnya.

    Setelah masuk kuliah, kesempatan besar kembali menghampirinya. Tanpa disangka, ada brand yang menghubunginya untuk menjadi model hijab. “Saat itu saya tidak menyangka ada yang menghubungi saya untuk bekerja sama. Dari situ, saya mulai berpikir bahwa mungkin ini adalah jalan saya,” katanya. Sejak saat itu, Mia mulai serius mengembangkan konten seputar fashion hijab, kecantikan, dan gaya hidup.

    Menjalani peran sebagai ibu sekaligus content creator bukanlah hal yang mudah. Mia mengakui bahwa manajemen waktu menjadi tantangan terbesar dalam hidupnya. “Mengurus keluarga tetap menjadi prioritas utama, tetapi di sisi lain, saya juga ingin tetap produktif dalam berkarya. Saya harus benar-benar pintar mengatur waktu,” katanya.

    Salah satu strategi yang ia terapkan adalah dengan membuat jadwal yang terstruktur. “Saya bekerja saat anak-anak tidur atau berkolaborasi dengan keluarga dalam pembuatan konten. Dengan begitu, saya tetap bisa menjalankan keduanya dengan seimbang,” jelasnya.

    Bagi Mia, menjadi seorang ibu bukan berarti harus berhenti mengejar mimpi. Ia pun membagikan pesan kepada para ibu rumah tangga yang ingin memulai perjalanan serupa. “Jangan takut untuk memulai. Menjadi ibu bukan berarti harus berhenti mengejar impian. Mulailah dari hal kecil, gunakan waktu sebaik mungkin, dan jangan ragu untuk mencari dukungan dari orang-orang terdekat,” katanya penuh semangat.

    Untuk menjaga konsistensi dalam berkarya, Mia juga memanfaatkan teknologi dalam manajemen kontennya. “Saya biasanya membuat to-do list setiap hari dan menentukan prioritas. Pagi hari saya fokus pada pekerjaan utama saya sebagai guru, sore untuk keluarga, dan malam atau saat weekend, saya mengerjakan proyek atau membuat konten,” ungkapnya.

    Selain itu, Mia juga memanfaatkan fitur penjadwalan di media sosial agar tetap aktif meskipun sedang sibuk. “Dengan adanya teknologi, saya bisa tetap produktif tanpa harus terus-menerus memantau media sosial setiap saat,” tambahnya.

    Namun, ia juga menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga. “Saya tidak memaksakan diri. Kalau merasa lelah, saya mengambil waktu istirahat agar tetap bisa memberikan yang terbaik, baik untuk keluarga maupun pekerjaan,” ujarnya.

    Ke depan, Mia berharap bisa terus berkembang di dunia modeling hijab dan content creation. “Saya ingin berkolaborasi dengan lebih banyak brand fashion dan beauty yang sejalan dengan nilai-nilai saya. Selain itu, saya juga ingin membangun komunitas yang lebih besar untuk mendukung para perempuan berhijab agar lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri mereka,” tuturnya.

    Saat ini, Mia tengah mempersiapkan beberapa proyek kolaborasi dengan brand fashion hijab dan beauty. Ia juga ingin mendalami edukasi digital agar bisa berbagi pengalaman serta tips kepada perempuan yang ingin memulai karier di bidang modeling dan content creation. “Dunia digital berkembang sangat pesat. Saya ingin berbagi wawasan agar semakin banyak perempuan berhijab yang bisa berdaya dan percaya diri dengan gaya mereka,” pungkasnya.

    Kisah Mia adalah bukti bahwa passion yang dijalani dengan ketekunan bisa membawa seseorang melampaui ekspektasi. Ia tidak hanya menjadi model hijab yang stylish, tetapi juga sosok inspiratif bagi banyak perempuan untuk tetap percaya diri dalam berkarya dan mengekspresikan diri mereka.

    BeritaBaru Conten Creator fashion Lifestyle model news TeropongJakarta.com Tsuwaibatul Islamiyah
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleDiana Dewi Sabet Woman Award: Pemimpin Visioner yang Menginspirasi Pemberdayaan dan Kemanusiaan
    Next Article Ivah Zhang: MUA Profesional yang Sukses Menaklukkan Dunia Digital, Fashion, dan Travelling
    Admin
    • Website

    Related Posts

    5 Tahun Jadi Kowal, Adila Wujudkan Mimpi Masa Kecil Melihat Salju di Eropa

    September 9, 2026

    8 Tahun Jadi PMI di Hong Kong, Septiana Rela Jauh dari Anak demi Masa Depan Keluarga

    September 7, 2026

    Dari Fashion hingga Fun Run, Begini Cara Bidan Ria Mulana Menemukan Gaya Hidup yang Bikin Happy

    September 5, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta Kesehatan Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model Music news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya Technology TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travel Travelling Video

    Advertisement
    Demo
    Latest Posts

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Fraksi Partai Demokrat Dorong Esports Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, 320 Pemain Ikut Turnamen MLBB

    Dari Atlet Selam hingga Psikolog, Esa Kartika Bantu Orang Bangkit dari Tekanan

    5 Tahun Jadi Kowal, Adila Wujudkan Mimpi Masa Kecil Melihat Salju di Eropa

    Trending Posts

    Maersk CEO Vincent Clerc Speaks to ‘Massive Impact’ of the Red Sea Situation

    January 20, 2021

    These Knee Braces Help With Arthritis Pain, Swelling, and Post-Surgery Recovery

    January 15, 2021

    How to Keep Your Pets Safe During the Solar Eclipse 2024

    January 15, 2021

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.