Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Bukan Sekadar Langsing, Dian Novitasari Jadikan Olahraga Investasi Masa Tua

    Berawal dari Hobi, Fazri Maulana Kini Jadi MC Lari Nasional dan Internasional

    Berawal dari Pandemi, Selly Fatria Ifrina Bangun Bisnis hingga 20 Ribu Mitra

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Perjuangan Alifah: Dari Trauma di Hong Kong hingga Membangun Rumah di Ponorogo
    News

    Perjuangan Alifah: Dari Trauma di Hong Kong hingga Membangun Rumah di Ponorogo

    AdminBy AdminJanuary 1, 2025No Comments4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Ponorogo, TeropongJakarta.com – Alifah, seorang perempuan asli Ponorogo, kembali bekerja di Hong Kong setelah pengalaman pertama yang kurang menyenangkan pada tahun 2012. “Ini adalah kali kedua saya bekerja di Hong Kong. Sebelumnya, saya pernah bekerja di sini selama satu kontrak, tetapi karena majikan yang tidak baik, saya memutuskan pulang ke Indonesia pada tahun 2014,” kenangnya.

    Pada tahun 2015, Alifah menikah dengan Muson. “Setelah tiga bulan menikah, kami membuka usaha jual beli padi di rumah. Alhamdulillah, pernikahan kami dikaruniai dua buah hati, Fathan yang lahir awal tahun 2017 dan Abil yang lahir akhir tahun 2018,” kata Alifah. Namun, karena kondisi ekonomi yang sulit, dia memutuskan untuk kembali ke Hong Kong pada 2 Januari 2020, meninggalkan suami dan anak-anak yang masih kecil.

    “Sebenarnya saya trauma bekerja di Hong Kong karena perlakuan majikan yang sebelumnya kurang baik dan anak kedua saya masih berumur 1 tahun,” cerita Alifah. “Namun, memikirkan hutang yang mencapai ratusan juta rupiah, saya nekat berangkat lagi.”

    Sebelum berangkat, Alifah berbicara dengan suaminya, “Seandainya majikan kurang baik seperti dulu, maka saya akan pulang lebih awal.” Suaminya menjawab, “Iya, tidak apa-apa, asal tidak menambah hutang.” Alifah menjelaskan bahwa bekerja di Hong Kong biasanya ada potongan gaji selama enam bulan, jadi suaminya berharap Alifah bisa menyelesaikan potongan gaji terlebih dahulu sebelum pulang.

    “Alhamdulillah, Allah memberikan majikan yang baik pada saya kali ini. Saya bekerja menjaga dua orang anak,” ungkap Alifah. “Selama awal bekerja, saya jarang libur dan berhemat demi segera melunasi hutang. Alhamdulillah, suami juga bisa diajak bekerja sama, kami sama-sama berjuang.”

    Pada November 2021, majikan Alifah pindah ke Australia, sehingga Alifah pindah bekerja dengan orang tua majikan. “Alhamdulillah mereka juga baik sekali, jadi saya masih lanjut sampai sekarang,” tambahnya.

    Sekarang, Alifah sudah berhasil melunasi hutangnya. “Alhamdulillah, sekarang hutang sudah lunas, kami sudah bisa beli tanah dan bangun rumah,” katanya dengan penuh syukur.

    “Saat tahun 2012, saya merasa sangat tertekan. Saya hanya libur pada hari biasa, majikan tidak baik, pekerjaan tidak ada habisnya, tidur tengah malam, mencuci tiga mobil setiap hari, pernah dipukul, kadang disuruh bekerja di rumah anaknya, handphone disita, dan masih banyak lagi yang tidak enak,” ungkap Alifah. “Kalau sekarang Alhamdulillah majikan baik, makan cukup, istirahat cukup, libur hari Minggu, dan bebas menggunakan handphone.”

    Ketika ditanya apa yang mendorongnya untuk kembali ke Hong Kong meskipun ada trauma dari pengalaman sebelumnya, Alifah menjawab, “Karena ekonomi, memiliki hutang ratusan juta rupiah.”

    Alifah juga berbagi cerita tentang bagaimana ia dan suami mengatur keuangan selama bekerja di Hong Kong untuk melunasi hutang dan membangun rumah. “Pada Januari 2020, awal datang ke Hong Kong, di KJRI ada welcoming program. Saya diajak ke situ oleh agen. Waktu itu diisi oleh salah satu lembaga amal di Hong Kong yaitu Enrich. Lalu saya mengikuti Facebook mereka. Setelah empat bulan di Hong Kong, saya ikut zoom meeting. Intinya kalau mau konsultasi tentang keuangan bisa komunikasi lebih lanjut dengan mereka. Akhirnya saya lanjut menghubungi mereka,” cerita Alifah. “Saya ceritakan keuangan saya, hutang, dll. Setelah itu saya diberi solusi bagaimana mengatur keuangan, bagaimana memilah-milah keuangan, mana yang harus diprioritaskan. Saya juga diskusi dengan suami. Suami pun sangat mendukung segalanya.”

    “Sangat bersyukur tentunya. Mungkin ini yang dimaksud roda berputar, tidak mungkin kita selamanya kesusahan, ada waktunya kita juga merasakan kenyamanan,” katanya penuh syukur.

    Alifah juga menceritakan bagaimana ia mengatasi kerinduan terhadap keluarga, terutama anak-anak, saat bekerja di luar negeri. “Sangat beruntung di era sekarang ada video call. Jadi hanya itu yang bisa dilakukan. Sering-sering komunikasi,” katanya.

    “Tantangan terbesar adalah jauh dari anak-anak. Kalau ingat mereka rasanya ingin terbang pulang lalu memeluk mereka. Mereka masih kecil-kecil tapi tanpa ibu di sampingnya. Namun, video call dan doa yang bisa dilakukan,” ungkap Alifah.

    Ketika ditanya tentang rencana selanjutnya setelah berhasil melunasi hutang dan membangun rumah, Alifah menjawab, “Kata orang-orang, Hong Kong ditinggal sayang, tidak ditinggal ngangenin. Mungkin setelah kerja satu kontrak lagi, lalu pulang ke Indonesia berkumpul bersama keluarga.”

    Dengan semangat dan ketekunan, Alifah telah berhasil melalui berbagai tantangan dan mencapai tujuan hidupnya. Kini, ia siap menyongsong masa depan dengan optimisme dan kebahagiaan bersama keluarganya.

    Alifah BeritaBaru news Ponorogo TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleAtletik Master Baldah Arrayan: Mantan Atlet Panjat Tebing yang Menginspirasi dengan 10 Podium Nasional di 2024
    Next Article Kisah Inspiratif Made Ayu Destika Dewi: Ibu dari Tiga Anak yang Sukses Menyeimbangkan Karir, Pendidikan, dan Keluarga
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Berawal dari Pandemi, Selly Fatria Ifrina Bangun Bisnis hingga 20 Ribu Mitra

    October 15, 2026

    Berawal Bantu Suami, Siti Marfuah Sukses Jadi Best Sales Properti Lippo Cikarang Dua Tahun Beruntun

    October 14, 2026

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Bukan Sekadar Langsing, Dian Novitasari Jadikan Olahraga Investasi Masa Tua

    Berawal dari Hobi, Fazri Maulana Kini Jadi MC Lari Nasional dan Internasional

    Berawal dari Pandemi, Selly Fatria Ifrina Bangun Bisnis hingga 20 Ribu Mitra

    Berawal Bantu Suami, Siti Marfuah Sukses Jadi Best Sales Properti Lippo Cikarang Dua Tahun Beruntun

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.