Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Gak Harus Sempurna, Ini Cara Artha Avia Ajeng Jaga Work Life Balance Meski Punya 4 Anak
    News

    Gak Harus Sempurna, Ini Cara Artha Avia Ajeng Jaga Work Life Balance Meski Punya 4 Anak

    AdminBy AdminMay 2, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Semarang, TeropongJakarta.com – Menjalani peran sebagai pekerja kantoran sekaligus ibu dari empat anak sering kali identik dengan kelelahan tanpa jeda. Tuntutan pekerjaan, urusan rumah tangga, hingga kebutuhan anak bisa datang bersamaan dan memicu stres. Namun bagi Artha Avia Ajeng P, perempuan asal Semarang, kondisi tersebut justru menjadi alasan untuk semakin menjaga work life balance.

    Alih-alih mengejar kesempurnaan di semua peran, Ajeng memilih fokus pada keseimbangan hidup. Baginya, menjadi produktif di kantor dan hadir untuk keluarga tetap bisa berjalan beriringan, selama ia tidak melupakan kebutuhan dirinya sendiri.

    “Aku selalu nyempetin me time, walaupun cuma satu jam sehari. Itu penting banget biar gak stres dan tetap happy,” ujarnya.

    Di tengah kesibukan, Ajeng rutin melakukan berbagai aktivitas yang membantunya tetap waras. Mulai dari olahraga seperti gym dan tenis hingga melakukan self-care, semua ia lakukan sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi kesehatan fisik dan mentalnya. Ia percaya, tubuh yang sehat dan pikiran yang tenang adalah modal utama untuk menjalani peran yang kompleks setiap hari.

    Menurut Ajeng, work life balance bukan sekadar istilah populer, melainkan kebutuhan nyata agar seseorang bisa tetap produktif tanpa harus mengalami burnout. Ia pun menyadari bahwa tekanan terbesar sering kali datang dari diri sendiri, terutama ketika terlalu memaksakan standar kesempurnaan.

    “Prioritasku bukan kesempurnaan, tapi keseimbangan. Jadi aku gak terlalu keras sama diri sendiri,” katanya.

    Untuk menjaga keseimbangan tersebut, Ajeng menerapkan beberapa strategi sederhana namun konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

    Pertama, ia mengatur waktu dan menetapkan batasan yang jelas. Setelah jam kerja selesai, ia berusaha sepenuhnya fokus pada keluarga dan dirinya sendiri. Quality time menjadi hal yang tidak bisa ditawar, meskipun hanya dalam bentuk momen-momen sederhana di rumah.

    Kedua, ia selalu menyisipkan me time di sela rutinitas. Baginya, waktu untuk diri sendiri tidak harus panjang. Bahkan satu jam sehari sudah cukup untuk mengembalikan energi dan menjaga suasana hati tetap stabil.

    Ketiga, Ajeng mengubah pola pikirnya tentang hidup. Ia tidak lagi menargetkan kesempurnaan, melainkan kebahagiaan. Dengan begitu, ia bisa menjalani perannya sebagai ibu dan pekerja tanpa tekanan berlebih.

    Keempat, ia menghindari kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Ajeng percaya setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda, sehingga fokus pada diri sendiri jauh lebih sehat secara mental.

    Kelima, ia menjaga lingkungan sosial yang positif. Dukungan dari orang-orang terdekat menjadi salah satu faktor penting yang membantunya tetap kuat menghadapi berbagai tantangan.

    Terakhir, Ajeng tidak lupa mengapresiasi dirinya sendiri. Sekecil apa pun pencapaian yang diraih, baik di kantor maupun dalam mengurus keluarga, ia anggap sebagai bentuk progres yang patut disyukuri.

    Lebih jauh, Ajeng memandang olahraga dan self-care bukan sekadar tren gaya hidup. Baginya, semua itu adalah bentuk persiapan untuk masa depan. Ia ingin tetap aktif, sehat, dan percaya diri seiring bertambahnya usia.

    “Semua yang aku lakukan sekarang itu buat masa depan. Aku pengen tetap aktif, fit, dan bahagia di usia nanti,” ungkapnya.

    Kisah Ajeng menjadi gambaran bahwa perempuan dengan banyak peran tetap bisa menjalani hidup secara seimbang tanpa harus kehilangan dirinya sendiri. Di tengah tekanan dan ekspektasi, menjaga kesehatan fisik dan mental justru menjadi kunci utama.

    Pada akhirnya, work life balance bukan tentang membagi waktu secara sempurna, melainkan tentang bagaimana seseorang bisa tetap merasa utuh, bahagia, dan tidak kehilangan arah di tengah berbagai tanggung jawab yang dijalani.

    Artha Avia Ajeng cara menjaga work life balance cerita ibu pekerja inspiratif Indonesia ibu bekerja tetap bahagia inspirasi perempuan Semarang kisah Artha Avia Ajeng Semarang news Semarang TeropongJakarta TeropongJakarta lifestyle wanita tips work life balance wanita karier Work life balance work life balance ibu 4 anak work life balance ibu bekerja
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticlePilates Jadi Fondasi Gaya Hidup Sehat, Inda Monica Dorong Kolaborasi Lintas Olahraga
    Next Article Kisah Yayuk Rahayu: Konsisten Jalan Kaki hingga Jatuh Cinta pada Lari
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    September 16, 2026

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    September 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.