Jakarta, TeropongJakarta.com – Di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh tuntutan, banyak orang sering kali lupa mengapresiasi dirinya sendiri. Pesan itulah yang ingin disampaikan penyanyi muda Febryan Kenz melalui lagu terbarunya berjudul Terima Kasih Diriku, sebuah karya ciptaan Hamid dan Ade yang mengangkat tema kesadaran diri, rasa syukur, serta keikhlasan dalam menjalani kehidupan.
Secara garis besar, lagu ini mengajak pendengar untuk belajar melepaskan hal-hal yang tidak lagi sejalan dengan perjalanan hidup mereka. Tak hanya itu, lagu ini juga mengingatkan pentingnya menerima keadaan, berdamai dengan kenyataan, dan membebaskan diri dari beban emosional demi menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Febryan Kenz mengungkapkan bahwa ide awal lagu tersebut muncul secara tidak terduga saat dirinya berada di studio rekaman. Kala itu, ia mengaku sedang mengalami kebuntuan ide dan belum menemukan inspirasi untuk menciptakan lagu baru.
“Awalnya saya lagi di studio dan belum dapat inspirasi apa pun. Lalu saya tidak sengaja melihat video tentang kehidupan di media sosial. Dari situ muncul ide untuk membuat lagu Terima Kasih Diriku,” ujarnya.

Menurut Febryan, lagu tersebut lahir dari refleksi terhadap fenomena yang sering terjadi di masyarakat. Banyak orang yang sibuk mengeluhkan hidup, tetapi jarang memberikan apresiasi kepada diri sendiri atas berbagai pencapaian yang telah diraih.
“Banyak orang yang kurang bersyukur terhadap dirinya sendiri. Padahal, mereka sudah berjuang dan melewati banyak hal. Dari situlah saya ingin mengingatkan bahwa kita juga perlu berterima kasih kepada diri sendiri,” katanya.
Meski berangkat dari pengamatan terhadap kehidupan secara umum, Febryan mengakui bahwa pesan dalam lagu ini juga memiliki keterkaitan dengan pengalaman pribadinya. Ia merasa pernah berada di fase ketika lebih fokus pada kekurangan dibanding mensyukuri apa yang sudah dimiliki.
“Kadang saya juga suka mengeluh dan kurang bersyukur. Tapi sejak lagu ini dibuat, saya jadi terus belajar untuk bersyukur atas kehidupan yang sudah diberikan,” tambahnya.

Membawakan lagu yang sarat dengan pesan emosional tentu memiliki tantangan tersendiri. Bagi Febryan, tantangan terbesar bukan sekadar menyanyikan nada dan lirik, melainkan memastikan pesan yang terkandung di dalam lagu benar-benar sampai kepada pendengar.
Ia berharap lagu Terima Kasih Diriku dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan menjadi pengingat bahwa rasa syukur tidak hanya diperlukan saat bahagia, tetapi juga ketika sedang berada di titik terendah kehidupan.
“Kalau lagi senang harus ingat untuk bersyukur, dan ketika sedang sedih atau merasa hampa juga tetap harus bersyukur atas kehidupan yang dimiliki,” tuturnya.
Melalui lagu ini, Febryan Kenz mengajak semua orang untuk lebih menghargai perjalanan hidupnya masing-masing. Sebab, terkadang ucapan terima kasih yang paling penting adalah yang diberikan kepada diri sendiri setelah berhasil bertahan melewati berbagai tantangan hidup.
