Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Punya Banyak Tato, Mocca Ungkap Makna di Balik Tinta di Tubuhnya
    Entertaiment

    Punya Banyak Tato, Mocca Ungkap Makna di Balik Tinta di Tubuhnya

    AdminBy AdminAugust 12, 2026Updated:August 12, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Bali, TeropongJakarta.com – Tato masih kerap dipandang dengan stigma negatif oleh sebagian masyarakat. Namun, bagi Putu Ayu Eka D., perempuan kelahiran Mayong, 29 Juni 1995, tato justru menjadi bagian dari perjalanan hidup sekaligus media untuk mengekspresikan diri.

    Perempuan yang akrab disapa Mocca itu mengaku keputusan memiliki tato berawal dari kecintaannya terhadap seni tato. Baginya, setiap gambar yang terukir di tubuh bukan sekadar hiasan, tetapi menyimpan cerita dan makna personal.

    “Buat aku, tato itu ibarat buku harian yang menjadi bagian dari perjalanan hidup. Hampir semua tato di badan aku memiliki cerita yang menandai siklus hidup yang sudah aku lewati, baik saat bahagia maupun ketika sedang tidak baik-baik saja,” ujar Mocca.

    Mocca mengatakan, sebagian besar tato yang dimilikinya memiliki makna doa yang ia tujukan untuk dirinya sendiri. Karena itu, tato menjadi salah satu cara baginya untuk mengingat berbagai fase kehidupan sekaligus menunjukkan identitas personal.

    “Tato di badanku lebih banyak mengandung makna doa yang aku tujukan untuk diriku sendiri. Itu yang menjadikan aku autentik,” katanya.

    Mocca memahami bahwa tato memiliki sejarah panjang dan pada masa tertentu kerap dikaitkan dengan hukuman, identitas kelompok, hingga dunia kriminal. Namun, menurutnya, perkembangan industri tato membuat persepsi tersebut perlahan berubah.

    Kehadiran seniman tato dengan kemampuan artistik tinggi turut menempatkan tato sebagai bagian dari karya seni. Bahkan, terdapat karya tato yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi.

    “Sekarang semakin banyak seniman tato yang mengedepankan nilai seni tinggi. Jadi, menurut aku, memiliki tato di zaman ini bukan lagi sekadar bentuk kriminalitas, tetapi lebih kepada lifestyle, otonomi, dan klaim atas tubuh sendiri,” ujarnya.

    Bagi Mocca, perempuan yang memiliki tato juga menunjukkan bentuk keberanian dalam menentukan pilihan atas tubuhnya. Ia menilai tubuh dapat menjadi jurnal visual yang merekam perjalanan, nilai hidup, kreativitas, dan pengalaman seseorang.

    Mocca mengaku pernah menghadapi pandangan negatif karena penampilannya. Namun, ia memilih menjawab stigma tersebut melalui sikap dan karya.

    “Buktikan kepada mereka bahwa orang yang bertato bisa melakukan apa pun dan bisa menjadi apa pun,” tuturnya.

    Menurutnya, karakter autentik justru membuat sejumlah brand tertarik bekerja sama dengannya. Ia percaya penampilan bukan satu-satunya ukuran untuk menilai seseorang.

    “Intinya kembali kepada attitude diri sendiri. Semakin bagus attitude-mu, semakin layak kamu dihargai walaupun badan penuh tato sekalipun,” katanya.

    Mocca juga melihat Bali sebagai wilayah yang memiliki ruang besar bagi ekspresi seni. Menurutnya, budaya Bali yang lekat dengan seni membuat tato lebih mudah diterima sebagai karya visual.

    Ia pun berpesan agar setiap orang berani menjalani pilihan hidupnya tanpa terlalu terikat penilaian orang lain.

    “Penilaian masyarakat akan selalu ada. Hidup ini terlalu berharga jika hanya dijalani untuk memenuhi ekspektasi orang lain,” ujar Mocca.

    makna tato Mocca Putu Ayu Eka perempuan bertato Putu Ayu Eka Putu Ayu Eka tato stigma perempuan bertato tato perempuan tato sebagai ekspresi diri TeropongJakarta
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticlePernah Jadi Kasir dan Karyawan Pabrik, Ragil Retno Herawati Kini Bangun Karier sebagai Content Creator di Jakarta
    Next Article Aerostreet Rilis Toleranshoes, Gandeng Enam Pemuka Agama
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Pernah Jadi Penerima Beasiswa Penuh KL-YES, Ni Luh Putu Elsy Jadi Exchange Student ke Amerika Serikat

    September 7, 2026

    Dari Fashion hingga Fun Run, Begini Cara Bidan Ria Mulana Menemukan Gaya Hidup yang Bikin Happy

    September 5, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Advertisement
    Demo
    Latest Posts

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.