Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Fraksi Partai Demokrat Dorong Esports Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, 320 Pemain Ikut Turnamen MLBB

    Dari Atlet Selam hingga Psikolog, Esa Kartika Bantu Orang Bangkit dari Tekanan

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Buy SmartMag Now
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Fauziah Eka Risna Puspita: Merawat Ruang Berbagi di Tengah Peran sebagai Pendidik dan Ibu
    Education

    Fauziah Eka Risna Puspita: Merawat Ruang Berbagi di Tengah Peran sebagai Pendidik dan Ibu

    AdminBy AdminJanuary 25, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Bekasi, TeropongJakarta.com – Di balik keseharian yang dipenuhi peran sebagai ibu, pendidik, dan content creator, Fauziah Eka Risna Puspita, yang dikenal di media sosial sebagai ferisnapuspita, memilih satu benang merah yang terus ia jaga: berbagi dan memberi makna. Perempuan yang tinggal di Bekasi ini memaknai proses berkaryanya bukan sebagai upaya mengejar sorotan, melainkan ikhtiar untuk tetap hadir secara utuh dalam berbagai ruang kehidupan.

    Fauziah memulai perjalanan profesionalnya sebagai pendidik kimia. Bertahun-tahun berada di ruang kelas membuatnya memahami bahwa pendidikan tidak berhenti pada transfer pengetahuan. “Saya menyadari pendidikan itu bukan hanya soal materi pelajaran, tapi soal memahami manusia cara berpikir, emosi, dan proses tumbuhnya,” kata Fauziah saat diwawancarai, Minggu, 25 Januari 2026.

    Pengalaman itu membentuk cara pandangnya dalam mendidik, sekaligus menjadi fondasi ketika ia mulai memasuki dunia content creator. Awalnya, kehadiran Fauziah di ruang digital tidak dirancang sebagai profesi. Ia hanya ingin memperluas ruang berbagi yang sebelumnya terbatas di kelas. “Ketika mulai membuat konten, saya tidak berpikir harus selalu bicara tentang kimia. Tapi semangatnya tetap sama, yaitu mendidik dan menemani proses tumbuh, terutama sebagai ibu,” ujarnya.

    Seiring waktu, Fauziah menyadari bahwa peran-peran yang ia jalani tidak saling bertentangan. Justru sebaliknya, saling menguatkan. Pengalaman sebagai ibu memberinya kedalaman empati, sementara latar belakang sebagai pendidik membantunya menyusun pesan secara reflektif dan bertanggung jawab. “Di situ saya merasa peran sebagai pendidik, content creator, dan ibu saling memperkaya perspektif saya,” katanya.

    Namun, perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Tantangan terbesar datang dari upaya menyeimbangkan idealisme dengan realitas hidup. Ada tuntutan keluarga, ekspektasi sosial terhadap perempuan, serta dorongan untuk tetap setia pada nilai diri sendiri. Fauziah mengakui, rasa ragu dan lelah kerap muncul. “Perempuan sering dihadapkan pada banyak standar sekaligus. Dari situ saya belajar bahwa tidak semua harus dijalani dengan sempurna,” ujarnya.

    Dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam proses itu. Fauziah menyebut peran suami sebagai penopang yang membantunya berdamai dengan keterbatasan. Dukungan tersebut memberinya ruang untuk terus bertumbuh tanpa harus melepaskan peran lain yang juga ia jalani.

    Bagi Fauziah, makna “hadir” memiliki arti yang lebih dalam dari sekadar ada. Hadir untuk anak berarti membersamai dengan kesadaran dan kasih, tanpa kehilangan diri sendiri. Hadir untuk peserta didik berarti mendidik dengan empati dan harapan, memahami bahwa setiap individu memiliki ritme tumbuh yang berbeda. Sementara hadir untuk perempuan lain, menurutnya, adalah membuka ruang aman melalui cerita dan pengalaman. “Supaya perempuan tahu bahwa bertumbuh, berbahagia, dan tetap memegang nilai diri adalah sesuatu yang mungkin dan layak diperjuangkan,” kata Fauziah.

    Di tengah hiruk-pikuk peran yang dijalani, Fauziah Eka Risna Puspita memilih menjaga api kecil itu tetap menyala api berbagi yang pelan, konsisten, dan sarat makna. Sebuah perjalanan sunyi yang justru menemukan gaungnya di banyak hati.

    Bekasi Berita Content Creator Edukasi Fauziah Eka Risna Puspita ferisnapuspita Perempuan Inspiratif Guru Kimia Perempuan Ibu dan Pendidik Inspirasi perempuan Indonesia news Pendidik Perempuan Indonesia Pendidikan Humanis Peran perempuan modern Perempuan Berkarya Perempuan dan Keluarga Perempuan dan Pendidikan Teropong Jakarta Tokoh Perempuan Bekasi
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleBertumbuh di Perantauan, Nadya Azhari Memilih Setia pada Diri Sendiri
    Next Article Berawal dari Lapak Batik Keluarga, Imam Rofi’i Bangun Usaha Tas di Pasar Sore Malioboro
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Fraksi Partai Demokrat Dorong Esports Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, 320 Pemain Ikut Turnamen MLBB

    September 9, 2026

    Pernah Jadi Penerima Beasiswa Penuh KL-YES, Ni Luh Putu Elsy Jadi Exchange Student ke Amerika Serikat

    September 7, 2026

    Berawal dari Lari di Desa, Uswatun Hasanah Kini Bertugas di Kongo

    September 3, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta Kesehatan Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model Music news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya Technology TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travel Travelling Video

    Advertisement
    Demo
    Latest Posts

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Fraksi Partai Demokrat Dorong Esports Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, 320 Pemain Ikut Turnamen MLBB

    Dari Atlet Selam hingga Psikolog, Esa Kartika Bantu Orang Bangkit dari Tekanan

    5 Tahun Jadi Kowal, Adila Wujudkan Mimpi Masa Kecil Melihat Salju di Eropa

    Trending Posts

    Maersk CEO Vincent Clerc Speaks to ‘Massive Impact’ of the Red Sea Situation

    January 20, 2021

    These Knee Braces Help With Arthritis Pain, Swelling, and Post-Surgery Recovery

    January 15, 2021

    How to Keep Your Pets Safe During the Solar Eclipse 2024

    January 15, 2021

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.