Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Edukasi Rekrutmen Polri Sejak Dini, Pesan IPDA Dona Puspa Ningrat untuk Generasi Muda
    Education

    Edukasi Rekrutmen Polri Sejak Dini, Pesan IPDA Dona Puspa Ningrat untuk Generasi Muda

    AdminBy AdminJanuary 26, 2026Updated:January 26, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Mataram, TeropongJakarta.com – Kurangnya pemahaman mengenai prosedur rekrutmen kepolisian masih menjadi hambatan bagi banyak generasi muda yang bercita-cita menjadi anggota Polri. Ketidaktahuan itu kerap berujung pada kesalahan administratif, rendahnya kepercayaan diri, hingga munculnya praktik percaloan. IPDA Dona Puspa Ningrat S.H, Paur Subbagrenminops Biro Operasi Polda Nusa Tenggara Barat, menilai edukasi sejak dini menjadi kunci untuk memperbaiki kondisi tersebut.

    Dona mengatakan, keterlibatannya dalam kegiatan edukasi jalur masuk kepolisian berangkat dari latar belakang personal. Ia lahir dari keluarga anggota Polri dan telah mengenal ritme dunia kepolisian sejak kecil. “Kebetulan saya anggota dan lahir dari keluarga anggota juga, jadi saya paham bagaimana proses dan tahapan di kepolisian sering disalahartikan oleh masyarakat,” ujar Dona saat diwawancarai.

    Berdasarkan pengalamannya, masalah paling sering ditemui calon pendaftar justru muncul pada tahap awal seleksi, yakni kelengkapan berkas. Banyak calon peserta belum memahami pentingnya persiapan administratif. “Sering kali berkas tidak lengkap, terutama terkait ijazah dan SKCK. Padahal ini menjadi pintu awal untuk bisa mengikuti tahapan selanjutnya,” kata Dona.

    Ia menambahkan, persoalan lain yang tak kalah penting adalah rendahnya rasa percaya diri calon peserta. Ketidakpercayaan pada kemampuan diri sendiri membuat sebagian orang tergoda menempuh jalan pintas yang bertentangan dengan prosedur resmi. “Mereka merasa tidak mampu, lalu mencari cara instan yang sebenarnya salah dan tidak sesuai dengan mekanisme penerimaan kepolisian,” ujarnya.

    Dalam kegiatan edukasi, Dona berupaya menyampaikan tahapan seleksi kepolisian dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami pelajar dan masyarakat awam. Ia menjelaskan bahwa proses seleksi dimulai dari pengumpulan dan verifikasi berkas, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi mata, hidung, gigi, tinggi dan berat badan, struktur tulang belakang, pemeriksaan darah, serta kesehatan jiwa.

    Setelah itu, peserta mengikuti tes jasmani yang mencakup lari, push up, sit up, pull up, shuttle run, berenang, dan bela diri. Tahapan berikutnya adalah tes akademik, yang meliputi ilmu kepolisian, bahasa Inggris, serta pengetahuan umum lainnya. “Sistem penilaian bersifat gugur dan hasilnya bisa langsung diketahui setelah pelaksanaan tes,” kata Dona.

    Dona juga menekankan pentingnya meluruskan stigma “orang dalam” yang masih melekat di masyarakat. Menurut dia, edukasi yang benar dapat mencegah calon pendaftar terjebak praktik percaloan. “Jangan mudah percaya calo yang mengatasnamakan anggota atau menjanjikan kelulusan. Mereka bukan bagian dari panitia penerimaan,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa rekrutmen Polri menuntut kesiapan fisik, mental, dan integritas personal. Karena itu, edukasi diarahkan agar calon pendaftar mampu mempersiapkan diri secara mandiri dan bertanggung jawab. “Lebih baik berjuang dengan kemampuan sendiri daripada berharap pada jalan yang salah,” katanya.

    Kepada generasi muda, Dona berpesan agar mulai membangun kebiasaan hidup sehat dan disiplin sejak dini. “Jaga kesehatan, atur pola hidup, rajin berolahraga, makan bergizi, rajin membaca, dan belajar dari pengalaman orang lain. Dengan persiapan yang benar, peluang itu terbuka untuk siapa pun,” ujarnya.

    Cegah calo rekrutmen Polri Edukasi rekrutmen Polri Generasi muda dan Polri IPDA Dona Puspa Ningrat Jalur masuk kepolisian Pendidikan kepolisian Penerimaan anggota Polri Polda NTB Rekrutmen Polri sejak dini Seleksi Polri resmi Syarat daftar Polri Tahapan seleksi Polri TeropongJakarta.com Tes masuk Polri
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleDari Zona Aman ke Industri Kecantikan: Langkah Syavira Ayu Aliffia Membangun Aliffiaza
    Next Article Merantau dari Pandeglang, Salsa Fitria Bangun Karier Influencer dan Modeling di Tangerang
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    September 29, 2026

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    September 28, 2026

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    September 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.