Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Dari Taiwan ke Hong Kong, Nana Supraptini Bangun Usaha Jamur Tiram yang Sukses
    News

    Dari Taiwan ke Hong Kong, Nana Supraptini Bangun Usaha Jamur Tiram yang Sukses

    AdminBy AdminJanuary 2, 2025Updated:January 2, 2025No Comments4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Madiun, TeropongJakarta.com – Nana Supraptini, asal Madiun, memulai perjalanannya di dunia usaha dengan penuh tantangan dan tekad yang kuat. Berawal dari kecintaannya bersama suami terhadap olahan jamur tiram putih, Nana melihat peluang besar di bidang budidaya jamur. Ia ingin membangun usaha yang dapat bertahan jangka panjang dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. “Jamur adalah bahan makanan yang bisa dinikmati banyak kalangan, dan bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan yang enak,” ujarnya, menjelaskan motivasinya.

    Pada tahun 2012, Nana sempat bekerja di Taiwan untuk mencari penghasilan lebih. Meski bosnya baik, pekerjaan yang dijalaninya tidak mudah. Ia harus bekerja tanpa libur, bahkan melayani tiga rumah sekaligus, termasuk rumah anak-anak kakek. “Saya merasa sangat lelah dan akhirnya memutuskan untuk pulang pada tahun 2015,” kenangnya. Setelah pulang, Nana menikah dan mulai mencoba budidaya jamur tiram, namun kehidupan yang baru membuatnya harus mengambil keputusan besar.

    Meskipun sudah memulai usaha, Nana tetap memutuskan untuk bekerja ke luar negeri lagi, kali ini ke Hong Kong. Keputusan ini diambil karena di Hong Kong ada kebijakan wajib libur di hari Minggu, memberikan kesempatan bagi Nana untuk beristirahat dan juga mengelola usaha budidaya jamurnya. “Saya tertarik bekerja di Hong Kong karena banyak pekerja migran Indonesia yang produktif, mereka mengisi waktu libur dengan berbagai kegiatan positif,” tambahnya.

    Selama bekerja di luar negeri, Nana tidak membiarkan usahanya terhenti. Orang tua di Indonesia menjadi mitra yang sangat penting dalam menjalankan budidaya jamur tiram, mulai dari proses pembuatan hingga pemasaran. “Alhamdulillah, meski saya di luar negeri, orang tua saya yang mengelola usaha ini dengan baik,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.

    Namun, perjalanan usaha budidaya jamur tiram Nana tidak selalu mulus. Banyak tantangan yang harus dihadapi, salah satunya adalah persaingan di pasar yang semakin ketat. “Banting harga menjadi masalah, terutama ketika harga bahan-bahan untuk budidaya terus naik,” ungkap Nana. Meskipun demikian, ia tidak menyerah dan berusaha untuk tetap mempertahankan kualitas produknya.

    Selain itu, Nana juga mengungkapkan bahwa salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan usaha adalah pengetahuan yang didapat dari berbagai sumber, termasuk edukasi yang diterima oleh komunitas pekerja migran Indonesia (PMI). Dalam hal ini, BNI memberikan pelatihan kewirausahaan dan perencanaan keuangan yang sangat berguna bagi Nana dan teman-temannya. “BNI memberikan bekal yang sangat berharga, terutama terkait kewirausahaan, sehingga kami bisa memulai usaha sendiri setelah pulang ke Indonesia,” kata Nana.

    Nana juga aktif dalam berbagi ilmu kepada sesama PMI, dengan memberikan edukasi mengenai perencanaan keuangan dan kewirausahaan. “Kami saling mendukung, memberikan informasi tentang cara membuka rekening, waspada terhadap penipuan, dan banyak hal lainnya yang sangat bermanfaat,” ujarnya. Semua ilmu yang didapatkan selama bekerja di luar negeri dimanfaatkan untuk merencanakan masa depan yang lebih baik.

    Dalam waktu dekat, Nana berencana untuk kembali ke Indonesia. Namun, ia mengaku masih dalam proses menyelesaikan pembangunan rumah yang membutuhkan biaya yang cukup besar. “Kembali ke Indonesia bukan hal yang mudah, karena rumah yang sedang dibangun juga memerlukan perhatian khusus,” kata Nana dengan harapan besar.

    Namun, meskipun ada tantangan finansial, Nana tetap optimis dengan rencana masa depan usahanya. Ia berencana untuk mengembangkan budidaya jamur tiram tidak hanya dengan menjual jamur segar, tetapi juga menjual media baglog yang digunakan untuk budidaya jamur. “Ke depannya, saya ingin memperluas usaha dengan menjual produk olahan jamur tiram, seperti frozen food,” jelas Nana dengan penuh semangat.

    Pengembangan produk olahan jamur tiram menjadi salah satu langkah yang sangat potensial untuk memperluas pasar. Nana berharap dapat membawa inovasi baru yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang. “Frozen food bisa menjadi pilihan praktis bagi banyak orang yang ingin menikmati olahan jamur tiram tanpa harus repot mengolahnya,” tambah Nana.

    Ke depannya, Nana berencana untuk terus mengembangkan usaha ini dengan lebih serius dan profesional. Ia berharap dapat memperkenalkan produk-produk baru, seperti baglog jamur tiram, yang bisa digunakan oleh petani atau peminat budidaya jamur lainnya. “Saya ingin agar usaha ini bisa berkembang pesat dan memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujar Nana.

    Meskipun telah melewati banyak rintangan, Nana Supraptini tetap teguh pada prinsipnya untuk berinovasi dan memberikan yang terbaik dalam setiap usaha yang dijalani. Perjalanan yang panjang ini membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat, setiap tantangan bisa dihadapi dan dijadikan batu loncatan menuju kesuksesan.

    Berita enterpreneur Madiun Nana Supraptini PMI TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleKisah Inspiratif Made Ayu Destika Dewi: Ibu dari Tiga Anak yang Sukses Menyeimbangkan Karir, Pendidikan, dan Keluarga
    Next Article Menggapai Impian: Kisah MomVaFe, Ibu Asal Cilacap yang Menginspirasi Banyak Orang di Media Sosial
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    September 14, 2026

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    September 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Advertisement
    Demo
    Latest Posts

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.