Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Menggapai Impian: Kisah MomVaFe, Ibu Asal Cilacap yang Menginspirasi Banyak Orang di Media Sosial
    Entertaiment

    Menggapai Impian: Kisah MomVaFe, Ibu Asal Cilacap yang Menginspirasi Banyak Orang di Media Sosial

    AdminBy AdminJanuary 2, 2025Updated:January 2, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Cilacap, TeropongJakarta.com – Samiyeh, yang lebih dikenal sebagai MomVaFe di media sosial seperti Facebook dan Instagram, telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan kisah hidupnya yang penuh dedikasi dan perjuangan. Ibu berusia 40 tahun asal Cilacap ini kini bekerja sebagai pekerja migran di Hong Kong untuk mendukung pendidikan kedua anaknya.

    “Alasan utama saya bekerja di sini adalah agar anak-anak saya dapat sekolah dengan lebih baik. Anak laki-laki saya berusia 8 tahun dan yang perempuan 13 tahun. Saya masih ingat betapa sulitnya di kampung ketika mereka ingin jajan,” ungkap Samiyeh dalam sebuah wawancara.

    Di kampung halamannya, Samiyeh sempat mencoba peruntungan dengan berjualan mie ayam bakar, namun usahanya tidak berhasil. Selama lima tahun bekerja di Hong Kong, Samiyeh belum pernah mengambil cuti. “Saya tidak ingin cuti karena sulit rasanya meninggalkan anak-anak lagi. Insyaallah, setelah enam tahun saya akan pulang dan berbagi ilmu yang saya dapatkan di sini dengan anak-anak muda di kampung,” tambahnya.

    Bekerja di Hong Kong memberikan tantangan tersendiri bagi Samiyeh. “Di sini sangat disiplin, terutama tentang waktu. Awalnya saya heran dengan cara memasak mereka dan aktivitas harian, karena bos saya sangat teliti,” kata Samiyeh.

    Walaupun pekerjaan rumah sangat padat, Samiyeh telah terbiasa dengan menu-menu makanan yang berbeda dari yang biasa ia masak di Indonesia. “Menu mereka aneh-aneh bagi saya, tetapi seiring waktu, saya sudah terbiasa,” katanya sambil tersenyum.

    Setiap minggu dan hari libur nasional di Hong Kong, Samiyeh memanfaatkan waktunya untuk mengikuti berbagai kelas. “Saya mengikuti kelas baking, masakan internasional, makeup, spa, dan editing video. Di kelas kuliner, saya diharuskan bisa mengedit video menu yang saya masak,” jelasnya.

    Samiyeh mengikuti kelas di Hong Kong School Metropolitan University yang disediakan gratis untuk pekerja migran. “Ada lima macam kelas, termasuk tentang makanan sehat, mendidik anak, dan mengatur keuangan. Bos saya sangat mendukung aktivitas saya,” tambahnya.

    Dukungan dari majikannya menjadi penyemangat tersendiri bagi Samiyeh. “Dari masakan Western, Jepang, Thailand, Korea, hingga makanan Indonesia, mereka selalu mencicipi dan sering memuji dengan mengatakan ‘Sami, so yummy your food’. Itu membuat saya senang meskipun capek,” kata Samiyeh dengan bangga.

    Mengatur waktu untuk mengedit video menjadi tantangan tersendiri bagi Samiyeh. “Saya jadwalkan mengedit saat mau tidur, hari Minggu pagi, atau saat istirahat makan siang. Walaupun belum sempurna, saya berharap bisa cepat pensiun dan berbagi konten yang bermanfaat di Indonesia,” katanya.

    Samiyeh juga aktif di organisasi pendidikan Rumah Gayatri di Hong Kong. “Ketika kelas di University Metropolitan Hong Kong kosong, saya bergabung dengan Rumah Gayatri. Saya berharap bisa berbagi konten positif di Indonesia dengan anak-anak muda,” ungkapnya.

    Komunikasi dengan keluarga di Indonesia selalu menjadi prioritas bagi Samiyeh. “Saya sempatkan jam 9 malam untuk menelepon kedua anak saya dan di hari Minggu pagi sebelum memulai hari libur saya,” katanya.

    Bahkan, Samiyeh meminta izin kepada majikannya untuk menelepon keluarga saat waktu kerja jika ada keperluan mendesak. “Bos saya sangat memahami kebutuhan saya untuk tetap berkomunikasi dengan keluarga,” kata Samiyeh.

    Samiyeh berharap pengalamannya di Hong Kong bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. “Saya ingin berbagi ilmu dan pengalaman yang saya dapat di sini dengan anak-anak muda di Indonesia. Semoga mereka bisa mengambil manfaat dari apa yang saya pelajari,” pungkasnya.

    Kisah Samiyeh adalah contoh nyata betapa tekad dan kerja keras bisa membawa perubahan besar dalam hidup seseorang. Melalui perjuangannya, Samiyeh telah menunjukkan bahwa setiap orang bisa mencapai impian mereka, meski harus melalui jalan yang penuh rintangan.

    BeritaBaru Cilacap Hongkong Lifestyle MomVaFe Samiyeh TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleDari Taiwan ke Hong Kong, Nana Supraptini Bangun Usaha Jamur Tiram yang Sukses
    Next Article Umul Fadilah Berbagi Tips Sukses Mengelola Karir di Industri Kusen Jendela Falken UPVC dan Modeling Muslimah
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    October 7, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.