Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Bangkit dari Patah Hati, Sintha Wahyu Arista Taklukkan Gunung dan Raih Gelar Magister
    Education

    Bangkit dari Patah Hati, Sintha Wahyu Arista Taklukkan Gunung dan Raih Gelar Magister

    AdminBy AdminMay 21, 2025Updated:May 23, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Sidoarjo, TeropongJakarta.com – Dari putus cinta hingga puncak gunung, dari air mata hingga toga kelulusan. Itulah perjalanan transformatif yang dialami Sintha Wahyu Arista, perempuan asal Sidoarjo, Jawa Timur. Setelah hubungannya selama tujuh tahun kandas, Sintha memilih jalur penyembuhan yang tak biasa menapaki jalur pendakian dan menamatkan pendidikan S2 di bidang Manajemen.

    “Awalnya saya benar-benar hancur,” ujar Sintha kepada TeropongJakarta saat dihubungi melalui sambungan telepon. “Saya kehilangan arah, merasa hidup berhenti di situ. Tapi kemudian saya sadar, kalau saya terus terpuruk, saya hanya akan membuang waktu saya sendiri.”

    Dari kesadaran itu, ia mulai menyusun langkah baru. Gunung menjadi pelarian sekaligus tempat kontemplasi. Salah satu pendakian yang paling membekas adalah ke Gunung Buthak, yang dikenal dengan sabana emasnya. “Saat berdiri di tengah sabana, saya merasa seolah semua luka perlahan menguap bersama angin,” kata Sintha.

    Ia kemudian melanjutkan pendakian ke Gunung Kelud, gunung berapi aktif yang menawarkan pemandangan kawah hijau yang menakjubkan. Medan yang terjal dan udara dingin tidak menghalanginya. Sebaliknya, ia merasa semakin kuat secara mental. “Mendaki itu seperti metafora hidup. Capek, sakit, tapi begitu sampai di puncak semua terasa sangat layak,” ujarnya.

    Perjalanan mendaki gunung ini ia dokumentasikan melalui akun Instagram-nya, @sintha_ars. Unggahan-unggahannya berisi refleksi pribadi, puisi pendek, serta visualisasi keindahan alam yang menyejukkan. Banyak pengikutnya yang mengaku terinspirasi oleh kisahnya.

    Namun healing Sintha tak berhenti di alam bebas. Ia memutuskan menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di salah satu universitas di Malang. Dalam waktu 1,5 tahun, ia berhasil menyandang gelar M.M. dengan hasil memuaskan. “Saya belajar dan mendaki dalam waktu hampir bersamaan. Saat akhir pekan naik gunung, Senin kuliah dan mengerjakan tugas,” ungkapnya sambil tertawa.

    Pendidikan dan pendakian menjadi dua pilar utama dalam transformasi hidupnya. “Gunung menguatkan mental saya. Kuliah menguatkan struktur berpikir saya. Keduanya saling melengkapi,” jelasnya. Ia mengaku bahwa fokus pada dua hal itu membantunya keluar dari kesedihan dan membangun rasa percaya diri kembali.

    Kutipan reflektif yang ditulis Sintha, “From heartbreak to high peaks & high honors,” kini banyak dikutip ulang oleh warganet. Ungkapan tersebut seolah menjadi manifesto perjuangannya bahwa dari luka, seseorang bisa melompat ke prestasi yang lebih tinggi, jika tahu bagaimana mengolah rasa sakitnya.

    Kini, ia aktif membagikan kisah-kisah inspiratif, utamanya kepada para perempuan muda. Ia percaya bahwa perempuan berhak bangkit dengan caranya masing-masing. “Kalau kamu sedang patah hati, jangan takut untuk bergerak. Diam hanya membuat luka semakin dalam,” tuturnya penuh keyakinan.

    Cerita Sintha menjadi bukti nyata bahwa setiap perempuan punya potensi luar biasa untuk bangkit. Dengan tekad, disiplin, dan keberanian, luka bisa diubah menjadi lompatan besar dalam hidup. Sintha tak hanya naik gunung ia juga naik kelas dalam kehidupannya.

    Dari puncak gunung hingga podium kelulusan, Sintha Wahyu Arista telah menaklukkan banyak hal. Bukan hanya rasa kehilangan, tetapi juga dirinya sendiri. Ia kini menjadi simbol ketangguhan dan inspirasi bahwa patah hati bukan akhir segalanya melainkan awal dari segalanya.

    Berita cerita bangkit dari patah hati gunung buthak dan gunung kelud kisah healing perempuan magister manajemen malang news patah hati inspiratif pendaki perempuan indonesia perempuan pendaki gunung perempuan sukses pasca putus cinta self healing alami sintha wahyu arista Teropong Jakarta
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleJejak Langkah Vera Regina Azaria, Konten Kreator Gen Z dari Purbalingga yang Inspiratif
    Next Article Langkah Kecil di Kota Besar: Jejak Mega Anindya dari Grajagan ke Gemerlap Hong Kong
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026

    Dedikasikan Diri untuk Kesehatan Perempuan, Ini Kiprah Dr. Ratna Dewi Puspita Sari

    October 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.