Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Devrin Cahyanto Pratama, Dari Event Esports hingga Menggerakkan Piala Sedulur Purworejo

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Anggaran Riset Dipangkas, Peneliti Khawatir Dampaknya bagi Inovasi
    News

    Anggaran Riset Dipangkas, Peneliti Khawatir Dampaknya bagi Inovasi

    AdminBy AdminFebruary 16, 2025Updated:February 16, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Pemerintah Indonesia telah menginstruksikan pemangkasan anggaran di berbagai kementerian dan lembaga, termasuk dana yang dialokasikan untuk riset dan inovasi. Arahan ini tertuang dalam surat edaran Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 24 Januari 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran negara, tetapi menimbulkan kekhawatiran di kalangan akademisi dan peneliti.

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berencana melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp2,074 triliun. Sebagian dari pemangkasan ini mencakup anggaran riset, yang berpotensi mempengaruhi berbagai proyek penelitian yang tengah berjalan. Beberapa peneliti khawatir kebijakan ini akan memperlambat perkembangan inovasi di berbagai bidang, terutama dalam teknologi dan sains.

    Selain BRIN, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) juga terkena dampak pemotongan anggaran. Sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, kementerian ini harus mengurangi anggaran riset hingga 20 persen dari total Rp1,1 triliun yang sebelumnya dialokasikan. Para akademisi di perguruan tinggi turut menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap pemangkasan ini, yang berpotensi menghambat penelitian mahasiswa dan dosen.

    Menanggapi keresahan ini, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menegaskan bahwa pemangkasan anggaran tidak akan mempengaruhi jalannya kegiatan riset secara signifikan. Menurutnya, BRIN akan melakukan efisiensi di beberapa aspek tanpa mengorbankan prioritas penelitian yang telah direncanakan. “Kami akan memastikan proyek-proyek riset strategis tetap berjalan dan tidak terganggu oleh pengurangan anggaran,” ujarnya.

    Meskipun demikian, sejumlah peneliti mempertanyakan komitmen pemerintah dalam mendukung perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Menurut mereka, pemangkasan ini justru menunjukkan kurangnya perhatian terhadap riset dan inovasi sebagai pilar utama kemajuan bangsa. Beberapa peneliti juga menyoroti pentingnya keberlanjutan pendanaan bagi penelitian jangka panjang yang hasilnya tidak bisa langsung terlihat dalam waktu singkat.

    Di sisi lain, kalangan industri yang bekerja sama dengan akademisi dalam riset juga menyatakan keprihatinan mereka. Banyak inovasi yang lahir dari kolaborasi antara universitas dan dunia usaha, sehingga pemotongan anggaran ini berisiko mengurangi daya saing industri nasional dalam menghadapi revolusi teknologi global.

    Para mahasiswa yang sedang melakukan penelitian untuk tugas akhir atau program magister dan doktor juga terpengaruh oleh kebijakan ini. Beberapa di antara mereka khawatir akan sulit mendapatkan dana hibah atau fasilitas laboratorium yang memadai untuk menyelesaikan penelitian mereka.

    Pemotongan anggaran riset ini juga berpotensi mengurangi jumlah publikasi ilmiah Indonesia di tingkat internasional. Tanpa dukungan dana yang cukup, para peneliti mungkin kesulitan melakukan penelitian yang kompetitif dan berdampak besar. Ini berisiko menurunkan peringkat akademik Indonesia di kancah global.

    Berbagai pihak, termasuk akademisi, industri, dan organisasi riset, berharap pemerintah dapat mencari solusi agar efisiensi anggaran tidak menghambat perkembangan ilmu pengetahuan. Salah satu usulan yang muncul adalah mendorong skema pendanaan alternatif dari sektor swasta atau internasional untuk mendukung riset di Indonesia.

    Meskipun pemerintah berupaya memastikan bahwa riset tetap berjalan, banyak pihak masih menunggu kebijakan lanjutan yang dapat menjamin keberlanjutan inovasi di Indonesia. Perdebatan mengenai prioritas anggaran ini masih akan terus berlanjut, seiring dengan harapan bahwa kebijakan efisiensi tidak akan mengorbankan masa depan penelitian dan teknologi di tanah air.

    Badan Riset dan Inovasi Nasional Berita BRIN Kemendiktisaintek Laksana Tri Handoko news Riset Sri Mulyani Indrawati TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleWindu Tyagita: Perjuangan Generasi Sandwich Menyeimbangkan Impian dan Kewajiban Keluarga
    Next Article Waspada! Biaya Kuliah di PTN dan PTS Bisa Naik, Ini Penyebabnya
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    September 29, 2026

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    September 28, 2026

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    September 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Devrin Cahyanto Pratama, Dari Event Esports hingga Menggerakkan Piala Sedulur Purworejo

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.