Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Dari Ejekan Jadi Motivasi: Perjalanan Rissa Hidayah Melawan Insecure
    Lifestyle

    Dari Ejekan Jadi Motivasi: Perjalanan Rissa Hidayah Melawan Insecure

    AdminBy AdminSeptember 5, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Malang, TeropongJakarta.com Hidup Risma Hidayah, atau yang akrab disapa Rissa, tidak selalu mulus. Perempuan asal Malang itu pernah merasakan pahitnya menjadi korban ejekan dan perundungan. “Saya sering disebut upik abu, karena kulit saya hitam dan saat memakai bedak jadi terlihat abu-abu,” katanya, mengenang masa lalunya.

    Cemooh soal fisik bukan sekali dua kali ia dengar. Rissa sering dianggap jelek dan dipandang rendah. Namun, alih-alih terpuruk, ia menjadikan semua itu doa dan motivasi. “Saya percaya semua bisa berubah. Kritikan dan hinaan justru saya jadikan bahan bakar untuk terus berkembang,” ujarnya.

    Tekad itu muncul juga karena dorongan keluarga. Menurutnya, orang tua adalah alasan utama untuk terus berjuang. “Saya ingin membanggakan mereka. Kalau saya terus terjebak dalam rasa insecure, saya tidak akan punya masa depan,” kata Rissa.

    Ia sadar, perubahan bukan sekadar angan-angan. Perlu usaha, doa, bahkan modal. Namun, semangatnya untuk memperbaiki diri baik secara karier maupun fisik tidak pernah surut. “Kalau soal fisik memang perlu usaha ekstra. Tapi yang utama adalah semangat untuk terus melangkah,” katanya.

    Pengalaman pahit dibully justru membuatnya lebih peka pada orang lain. Rissa merasa dekat dengan mereka yang mengalami nasib serupa. “Saya senang merangkul orang-orang yang dikucilkan. Bahkan ada teman yang sempat ingin bunuh diri karena bully-an. Saya lebih suka menjadi pendengar mereka,” ujarnya lirih.

    Ketekunannya dalam mendengarkan dan memberi semangat membuatnya dipercaya banyak teman. Ia merasa lebih tenang ketika bisa hadir untuk orang lain. “Kalau saya dulu kuat bertahan, saya ingin orang lain juga bisa,” tambahnya.

    Perjalanan hidupnya juga membawanya pada dunia usaha. Rissa sempat merintis bisnis kuliner berskala UMKM. Namun, perjalanan itu tidak mudah. “Saya bingung harus mengenalkan produk ke mana. Pernah ditawari promosi, tapi bayarnya mahal,” kata dia.

    Dari pengalaman itulah lahir keinginan besar untuk membantu UMKM lain. Menurutnya, banyak pelaku usaha kecil kesulitan karena keterbatasan akses dan biaya promosi. “Saya ingin jadi jembatan mereka, supaya UMKM bisa dikenal tanpa harus keluar modal besar,” tegasnya.

    Bagi Rissa, hidup bukan soal bagaimana orang menilai fisik atau penampilan. Lebih penting adalah bagaimana memberi manfaat. “Hidup tidak tergantung cacian dan hinaan. Lebih sakit kalau kita tidak berguna bagi orang lain,” ucapnya.

    Kini, ia terus melangkah dengan semangat itu. Ia aktif di berbagai kegiatan sosial, terutama untuk memberi ruang bagi mereka yang merasa terpinggirkan. “Saya ingin jadi pendengar dan teman bagi siapa pun yang butuh tempat bercerita,” kata Rissa.

    Cita-citanya sederhana namun bermakna. Jika suatu saat diberi jalan untuk sukses, ia ingin mengulurkan tangan lebih jauh. “Kalau Allah izinkan saya berhasil, insya Allah saya akan membantu orang-orang yang membutuhkan,” tuturnya.

    Kisah Rissa menunjukkan bahwa luka masa lalu tidak harus menjadi penghalang. Dari ejekan dan cemooh, ia menemukan energi untuk bangkit dan merangkul sesama. Dari Malang, ia menuliskan cerita bahwa setiap orang bisa memilih: terpuruk atau berubah menjadi cahaya.

    Bangkit dari insecure BeritaBaru Cerita inspiratif wanita Indonesia Dari ejekan jadi motivasi Entertainment Inspirasi UMKM Malang Kisah bangkit dari ejekan Kisah inspiratif perempuan Malang Kisah korban bullying Kisah pejuang UMKM Kisah sukses perempuan muda Lifestyle Motivasi generasi muda Motivasi hidup dari bullying news Perjalanan melawan insecure Rissa Hidayah TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleTak Banyak yang Tahu, Konsep Healing Ala Alia Wijaya Justru Dimulai dari Luka
    Next Article Dari Palangkaraya, Mita Ashary Merintis Jalan Ganda: Kecantikan dan Pemerintahan
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    September 29, 2026

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    September 28, 2026

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    September 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.