Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Puput Riyahullah, dari Trek Balap ke Trek Kehidupan: Inspirasi Gaya Hidup Sehat
    Health

    Puput Riyahullah, dari Trek Balap ke Trek Kehidupan: Inspirasi Gaya Hidup Sehat

    AdminBy AdminApril 22, 2025Updated:April 22, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Kandangan, TeropongJakarta.com – Di antara kabut tipis pagi yang menyelimuti Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, seorang perempuan muda tampak berlari dengan irama langkah yang konsisten. Nafasnya teratur, matanya menatap ke depan tanpa ragu. Dialah Puput Riyahullah, mantan atlet balap sepeda yang kini menjadikan berlari dan gowes sebagai jalan menemukan ketenangan.

    Tidak ada pelatih yang mengatur, tidak ada stopwatch yang mencatat. Tapi semangat itu tetap menyala. Semangat yang dulunya membawanya ke lintasan kompetisi, kini mengalir di jalan-jalan perkampungan, mengantar tubuh dan pikirannya menuju versi terbaik dirinya.

    “Dulu, saya terbiasa mengejar garis finis. Sekarang saya mengejar rasa damai,” ucap Puput, tersenyum setelah menyelesaikan lari pagi sejauh lima kilometer. Keringatnya menetes, tapi raut wajahnya justru tampak segar.

    Puput adalah seorang Banker di Perusahaan BUMD. Dunia yang berbeda, tekanan yang lain. Ia harus menyesuaikan diri dengan ritme kerja kantor, angka-angka, dan rapat-rapat panjang. Namun satu hal yang tak berubah: tubuhnya butuh bergerak, pikirannya butuh ruang.

    “Berlari jadi cara saya menjaga waras,” katanya. “Di kantor, saya harus duduk berjam-jam. Tapi begitu kaki ini mulai berlari, rasanya seperti keluar dari sangkar.”

    Peralihan dari atlet ke profesional bukan perkara mudah. Ada kekosongan yang sempat menganga. Tidak ada lagi jadwal latihan, tidak ada kompetisi, tidak ada seragam tim. Tapi Puput tahu, tubuhnya tetap punya memori. Ia menyalurkan energi itu ke rutinitas berlari sebelum kerja, bersepeda saat akhir pekan, dan menjaga pola makan sehat.

    Ia menyebut tantangan terbesarnya bukan medan berat, melainkan rasa malas. “Begitu pulang kerja, godaan sofa itu luar biasa. Tapi saya belajar, kalau menunggu waktu luang, olahraga itu tidak akan pernah terjadi.”

    Prinsipnya sederhana: olahraga adalah janji dengan diri sendiri. “Saya jadwalkan lari pagi dan gowes seperti saya menjadwalkan meeting penting. Ini rapatnya tubuh dengan jiwanya sendiri“.

    Yang menarik, rutinitas Puput ternyata menular. Beberapa rekan kerjanya mulai ikut berlari. Ada yang awalnya hanya coba-coba, lalu ketagihan. Ada pula yang mulai rutin olahraga setelah melihat konsistensinya. “Saya tidak banyak ceramah. Tapi ketika mereka lihat perubahan saya, mereka ikut penasaran.”

    Puput menyebut transformasi hidupnya bukan hanya fisik. Ia merasa lebih fokus, lebih stabil secara emosi, dan lebih bahagia. “Ini bukan soal punya badan langsing atau kuat. Tapi lebih ke mental yang tahan banting.”

    Kepada para profesional sibuk yang ingin mulai hidup sehat, ia berbagi lima jurus praktis: mulai dari yang kecil, jadwalkan olahraga seperti rapat penting, manfaatkan waktu tersembunyi, jaga tidur dan minum air cukup, serta selalu ingat alasan utama memulainya.

    Kini, lari bukan lagi soal kecepatan, tapi tentang merawat diri. Di tiap langkahnya, Puput seperti berdialog dengan dirinya sendiri menata ulang prioritas hidup, menyambung kembali napas yang pernah terengah oleh tekanan. “Dulu aku ingin jadi juara. Sekarang aku ingin jadi utuh,” katanya lirih.

    Langkah-langkahnya makin ringan, menyusuri jalanan Kandangan yang sejuk. Satu napas, satu langkah, satu tekad. Trek hidupnya mungkin berubah, tapi semangatnya tetap utuh.

    Berita Utama Health Health Lifestyle news Puput Riyahullah Sport Teropong Jakarta
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleMartha Crisye Monalisa, Profesional di Balik Gaun dan Jas Korporat
    Next Article Kartini Masa Kini, Aji Mirni Mawarni: Perempuan Harus Selesaikan S1 Sebelum Menikah
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026

    Dedikasikan Diri untuk Kesehatan Perempuan, Ini Kiprah Dr. Ratna Dewi Puspita Sari

    October 6, 2026

    Selvia Diana, Perempuan Tangguh di Balik LENOS

    October 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.