Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Tak Sekadar Penerima Beasiswa, Fadya Iasha Nasution Mahasiswa UI Kini Justru Jadi Penggerak Pendidikan Gratis
    Education

    Tak Sekadar Penerima Beasiswa, Fadya Iasha Nasution Mahasiswa UI Kini Justru Jadi Penggerak Pendidikan Gratis

    AdminBy AdminJuly 18, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Bekasi, TeropongJakarta.com – Perjalanan Fadya Iasha Nasution, mahasiswi Geografi Universitas Indonesia (UI) semester 7, tidak selalu mulus. Ketika pertama kali dinyatakan lolos masuk UI melalui jalur SIMAK UI, ia justru diliputi kebimbangan. Biaya kuliah yang mencapai dua digit per semester. Namun, semangat dan keyakinan sang ibu menjadi kompas yang menuntunnya. “Kalau niatnya baik, pasti ada jalan,” begitu pesan ibunya yang terus diingat Fadya.

    Langkah awal yang ia ambil adalah mendaftar beasiswa. Tanpa pengalaman, ia mempelajari syarat, berdiskusi dengan mentor dan dosen, hingga melatih kemampuan menulis esai motivasi dan wawancara secara mandiri. Usaha itu berbuah manis. Di semester pertama, ia lolos Beasiswa Bright Scholarship dari BRI. Berbekal prestasi semasa SMA, hafalan Al-Qur’an, dan semangat belajar yang tinggi, ia menunjukkan bahwa perjuangan yang gigih dan keyakinan bisa membuka pintu keberhasilan.

    Tidak berhenti di situ, Fadya terus membidik beasiswa yang sejalan dengan nilai hidupnya. Ia percaya bahwa beasiswa bukan hanya soal bantuan finansial, melainkan wadah untuk tumbuh, belajar, dan terkoneksi dengan lingkungan suportif. Ia berhasil meraih Jabar Future Leaders Scholarship dari Pemprov Jawa Barat dan Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) yang didapat selama dua tahun berturut-turut.

    Total, sudah empat beasiswa berhasil ia raih, dengan nilai hampir Rp50 juta. Bantuan itu tidak hanya meringankan beban UKT tapi juga menjadi pintu akses bagi pengembangan diri mulai dari soft skill, networking, hingga pengalaman kepemimpinan. Saat ini, Fadya tengah menanti hasil seleksi beasiswa kelimanya.

    Setiap seleksi beasiswa punya tantangannya sendiri. Fadya tak menutupi bahwa ada masa ia merasa gugup, tak percaya diri, hingga ingin menyerah. Namun prinsipnya sederhana: jujur dan tidak berlebihan dalam menggambarkan diri. Ia menjadikan setiap proses aplikasi sebagai ruang refleksi, bukan sekadar mengejar hasil. Kegigihan, konsistensi kontribusi di dunia pendidikan, dan semangat belajar menjadi kekuatan utama yang ia tunjukkan di tiap aplikasi.

    Di luar kampus, aktivitas Fadya nyaris tak pernah berhenti. Ia mengajar les privat dari rumah ke rumah sejak semester satu, aktif sebagai content creator yang sudah menerima endorsement, hingga menjadi mentor beasiswa. Lebih dari 20 kepanitiaan dan organisasi telah ia ikuti, bahkan beberapa kali dipercaya sebagai ketua. “Kalau sudah terlibat, saya ingin memberi dampak, bukan sekadar ikut-ikutan,” ujarnya.

    Dengan segudang aktivitas, tak jarang Fadya kewalahan. Tapi dari sana, ia belajar manajemen waktu dan energi. Ia terbiasa menyusun jadwal harian secara rinci, bahkan mengerjakan tugas kuliah sambil mengikuti rapat organisasi diperjalanan tak jarang sesekali ia harus berdesak desakkan di dalam KRL. Ia mulai mengenali batas kemampuannya, dan belajar membedakan antara urgensi dan distraksi.

    Di balik kemandiriannya, Fadya tetap mengakui pentingnya peran support system. Sebagai anak tunggal, ia merasa bertanggung jawab pada keluarga, terutama pada ibunya yang selalu memberi dukungan penuh. “Saya bisa sejauh ini karena mama percaya saya bisa,” katanya.

    Kini, dengan pengalaman dan jaringan yang ia miliki, Fadya menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Rumah Pintar UI (RUPIN UI) sebuah program pendidikan gratis untuk siswa SMA kurang mampu yang ingin masuk PTN favorit. Di sana, ia memberi bimbingan dan motivasi bagi mereka yang sering merasa perjuangannya sendiri.

    Tidak hanya itu, Fadya juga menjadi mentor beasiswa bagi adik-adik dan teman-teman lain, secara sukarela. Ia percaya bahwa ilmu yang baik harus dibagikan. “Harapannya, semua yang saya dapat tidak berhenti di saya. Saya ingin punya dampak nyata,” ucapnya.

    Perjalanan Fadya adalah gambaran nyata tentang ketekunan, niat baik, dan keberanian untuk terus berusaha dan belajar hingga menunjukkan akan segala preatasi yang didapatkannya. Ia menutup ceritanya dengan pesan yang menginspirasi: “Kamu tidak perlu menunggu sampai sempurna untuk melangkah. Kadang, kesiapan justru datang setelah kita berani mencoba. Lakukan semaksimal mungkin, jangan setengah-setengah.”

    Beasiswa Bright Scholarship BRI Beasiswa Karya Salemba Empat KSE Beasiswa mahasiswa Universitas Indonesia Bekasi Cerita inspiratif mahasiswa Indonesia education Fadya Iasha Nasution Jabar Future Leaders Scholarship Mahasiswa UI berprestasi Mahasiswa UI inspiratif Mahasiswa UI penerima beasiswa Mentor beasiswa Indonesia news Penggerak pendidikan gratis Perempuan inspiratif Indonesia Rumah Pintar UI RUPIN TeropongJakarta.com Tokoh muda pendidikan Indonesia Universitas Indonesia
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleFillia Afiani Setyaningsih: Perawat Muda Yogyakarta yang Menjaga Produktivitas di Usia 20-an
    Next Article “Dihujat Rezeki Datang”: Strategi Emosional Cut Zahratul Sahira di Dunia Sosmed
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    October 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.