Surabaya, TeropongJakarta.com – Berawal dari hobi mengisi waktu luang, kini Revinda Rizky Gian Elyana, S.Psi., berhasil mengembangkan usaha fashion yang semakin dikenal di Surabaya. Di tengah kesibukannya sebagai wanita karier, istri, dan ibu, ia membuktikan bahwa perempuan tetap bisa mengejar mimpi tanpa meninggalkan peran penting dalam keluarga.
Pemilik REVINDA GIAN Fashion ini menjual berbagai produk fashion seperti pakaian, tas, dan kacamata secara online. Dalam beberapa bulan terakhir, ia juga rutin membuka lapak di kawasan Car Free Day (CFD) Raya Darmo Surabaya yang mendapat respons positif dari masyarakat.
Perjalanan Revinda di dunia fashion sebenarnya bukan hal yang baru. Sejak kecil, ia sudah memiliki ketertarikan terhadap dunia modeling. Ketertarikan tersebut terus berlanjut hingga masa kuliah, ketika ia beberapa kali terlibat dalam kegiatan modeling dan tampil dalam sejumlah proyek kreatif. Pengalaman itu secara tidak langsung membentuk kecintaannya terhadap dunia fashion yang kini menjadi bagian dari usahanya.

“Saya memang sudah menyukai dunia fashion sejak lama. Dulu sempat menjadi model dan mengikuti beberapa kegiatan kreatif saat kuliah. Mungkin dari situ rasa suka terhadap fashion terus tumbuh hingga akhirnya menjadi usaha yang saya jalankan sekarang,” ujarnya.
Sebelum serius mengembangkan bisnis, Revinda mengaku berjualan hanya untuk mengisi waktu luang. Sejak 2019, ia mulai menjual pakaian secara online dan sempat membuka usaha kuliner rumahan. Namun pada awal 2026, ia memutuskan untuk lebih fokus mengembangkan bisnis fashion yang dimilikinya.
Keputusan membuka lapak di CFD Surabaya awalnya juga berangkat dari rasa penasaran. Ia tidak menyangka antusiasme pengunjung begitu tinggi hingga membuatnya semakin bersemangat menjalankan usaha tersebut.
Meski demikian, perjalanan itu tidak selalu mudah. Revinda harus menjalani tiga peran sekaligus sebagai wanita karier, ibu, dan pelaku usaha. Menurutnya, kunci utama adalah manajemen waktu dan kemampuan menentukan prioritas.
“Dukungan suami dan keluarga sangat berarti. Saya merasa semua bisa berjalan beriringan karena kami saling mendukung dan memahami peran masing-masing,” katanya.
Bagi Revinda, keluarga tetap menjadi prioritas utama. Di tengah berbagai aktivitas, ia dan sang suami selalu berusaha menyediakan waktu khusus untuk anak-anak.

“Kami selalu menyempatkan setiap akhir pekan untuk jalan-jalan bersama anak-anak. Bagi saya, waktu bersama keluarga adalah investasi yang sangat berharga. Momen sederhana seperti berjalan-jalan, makan bersama, atau sekadar mengobrol menjadi cara kami menjaga kedekatan,” ungkapnya.
Latar belakang pendidikan psikologi yang dimilikinya juga memberikan manfaat dalam menjalankan bisnis. Ia merasa ilmu psikologi membantunya memahami karakter pelanggan, membangun komunikasi yang lebih baik, hingga mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pengalamannya, Revinda ingin mengajak para ibu untuk tidak takut memulai sesuatu yang baru. Menurutnya, keraguan adalah hal yang wajar, tetapi keberanian untuk melangkah akan membuka banyak peluang yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan.
“Jangan takut memulai. Menjadi istri dan ibu bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Selama kita tahu prioritas dan mampu mengatur waktu dengan baik, semuanya bisa berjalan beriringan,” tutupnya.
