Cibubur, TeropongJakarta.com – Di tengah semakin banyak perempuan Indonesia yang memilih membangun bisnis sendiri, tantangan yang dihadapi tidak lagi sebatas menciptakan produk berkualitas. Persaingan yang semakin dinamis menuntut pelaku usaha untuk terus berinovasi, memahami kebutuhan pasar, sekaligus menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Hal itulah yang dijalani Ivana Wibowo, women entrepreneur yang berdomisili di Cibubur dan mengembangkan bisnis minuman Breezemood.id serta bakery Nanunasnack.
Bagi Ivana, perjalanan membangun usaha merupakan proses yang penuh pembelajaran. Setiap tantangan yang datang menjadi kesempatan untuk mengevaluasi strategi sekaligus memperkuat fondasi bisnis agar mampu bertahan dalam jangka panjang. Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kemampuan pemilik bisnis untuk terus berkembang mengikuti perubahan.
“Bisnis yang bertahan bukan hanya karena produknya bagus, tetapi karena konsisten belajar, beradaptasi, dan mendengarkan kebutuhan pasar. Setiap tantangan saya jadikan pelajaran untuk terus berkembang dan menciptakan nilai yang lebih baik bagi pelanggan,” ujar Ivana.
Prinsip tersebut menjadi pegangan dalam mengelola dua lini usaha dengan karakter yang berbeda. Ia terus berupaya menjaga kualitas produk, meningkatkan pelayanan, dan menghadirkan inovasi agar setiap bisnis yang dijalankannya tetap relevan di tengah perubahan tren serta kebutuhan konsumen.

Di balik kesibukannya sebagai entrepreneur, Ivana juga menyadari pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Karena itu, ia menjadikan padel sebagai salah satu rutinitas yang membantunya tetap bugar sekaligus menyegarkan pikiran setelah menjalani aktivitas yang padat.
Menurutnya, olahraga bukan hanya menjadi investasi bagi kesehatan, tetapi juga cara untuk meningkatkan fokus dan produktivitas. Padel memberikan ruang baginya untuk melepas penat sekaligus menikmati suasana yang lebih santai di luar rutinitas pekerjaan.
“Padel menjadi cara saya menjaga keseimbangan hidup. Selain membuat tubuh lebih sehat dan pikiran lebih segar, olahraga ini juga mempertemukan saya dengan banyak orang dari berbagai latar belakang sehingga membuka peluang kolaborasi dan relasi baru,” katanya.
Fenomena padel yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir juga menghadirkan pengalaman baru bagi Ivana. Ia melihat lapangan padel telah menjadi ruang bertemunya para profesional, pelaku usaha, hingga komunitas dari berbagai bidang dalam suasana yang lebih cair dan terbuka.

“Di lapangan padel, semua orang bertemu dalam suasana yang santai dan setara. Dari situ terjalin hubungan yang tulus, yang sering kali berkembang menjadi kolaborasi maupun peluang bisnis,” ungkapnya.
Meski demikian, perjalanan sebagai perempuan di dunia bisnis tidak selalu berjalan mulus. Ada masa ketika ia harus menghadapi tekanan, mengambil keputusan penting, dan kembali bangkit setelah mengalami kegagalan. Pengalaman tersebut justru membentuk mental yang lebih kuat serta mengajarkannya untuk tidak mudah menyerah.
“Tantangan terbesar adalah tetap kuat saat menghadapi masa-masa sulit dan harus mengambil keputusan penting. Saya belajar untuk tidak takut memulai lagi, karena setiap kegagalan membawa pengalaman yang membuat saya lebih bijaksana dan tangguh,” tuturnya.

Bagi perempuan yang ingin memulai usaha, Ivana berpesan agar tidak menunggu semua kondisi terasa sempurna. Menurutnya, keberanian mengambil langkah pertama merupakan modal penting dalam membangun bisnis.
“Jangan menunggu semuanya sempurna untuk memulai. Mulailah dari apa yang Anda miliki, terus belajar, dan jangan takut gagal. Keberanian untuk melangkah adalah awal dari setiap kesuksesan.”
Di tengah perubahan dunia usaha yang bergerak semakin cepat, kisah Ivana Wibowo menunjukkan bahwa membangun bisnis tidak hanya membutuhkan strategi, tetapi juga kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi. Menjaga keseimbangan antara pekerjaan, kesehatan, dan relasi menjadi bekal penting agar seorang entrepreneur mampu bertahan sekaligus terus menciptakan peluang baru di setiap fase perjalanan bisnisnya.
