Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Bripol Kiki Asriani, Ibu Tiga Anak yang Tetap Mengabdi dan Bawa Klub Bola Raih Juara

    Dari Karate hingga Menembak, Perjalanan Prestasi Polwan Zulfany Fadhilla Rizqi

    Dari Karate hingga Menembak, Perjalanan Prestasi Polwan Zulfany Fadhilla Rizqi

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Neng Solihat: Perjuangan Gadis Sukabumi yang Bersinar di Tanah Indramayu
    Entertaiment

    Neng Solihat: Perjuangan Gadis Sukabumi yang Bersinar di Tanah Indramayu

    AdminBy AdminMarch 10, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Indramayu, TeropongJakarta.com – Meninggalkan kampung halaman demi mengejar pendidikan dan impian bukanlah hal yang mudah. Neng Solihat, perempuan berdarah Sunda asal Kabupaten Sukabumi, kini tengah menempuh pendidikan di Kabupaten Indramayu. Meski secara administratif ia sudah ber-KTP Indramayu, baginya, ia tetap seorang perantau karena jiwanya masih tertaut di tanah kelahirannya.

    Keputusan Neng untuk tinggal di Indramayu berawal dari keinginannya menemani saudara ibunya yang tinggal di sana. Namun, cobaan besar datang ketika saudara tersebut meninggal dunia beberapa bulan lalu. Situasi itu sempat membuatnya goyah, tetapi ia memilih bertahan demi menyelesaikan pendidikan yang telah dirintisnya.

    “Saya tidak menyangka akan kehilangan beliau secepat itu. Awalnya saya ke sini hanya untuk menemani, tetapi sekarang saya harus bertahan sendiri. Meninggalkan Indramayu bukan pilihan karena kuliah saya sudah berjalan,” ujar Neng saat diwawancarai.

    Perjalanan sebagai perantau tidak selalu mulus. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya adalah perbedaan budaya dan bahasa. Sebagai orang Sunda yang terbiasa dengan gaya bicara lembut, Neng sempat merasa kaget dengan intonasi bahasa Dermayon yang terdengar lebih keras.

    “Awalnya saya berpikir mereka sedang marah atau membentak, padahal setelah saya pelajari, ternyata itu memang cara mereka berbicara sehari-hari. Saya jadi belajar bahwa setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing,” katanya.

    Tak hanya itu, di lingkungan akademik pun Neng menghadapi tantangan lain. Semangatnya untuk meraih prestasi justru sering disalahpahami oleh teman-temannya. Ia kerap dianggap terlalu ambisius dan mencari muka di hadapan guru-guru.

    “Saya sering mendapat perhatian lebih dari guru karena saya memang aktif bertanya dan berdiskusi. Tapi sayangnya, beberapa teman menganggap saya hanya ingin cari muka. Padahal saya hanya ingin belajar dengan serius,” tutur Neng dengan nada kecewa.

    Namun, komentar negatif dari orang lain tidak membuatnya menyerah. Ia terus berusaha menunjukkan bahwa kerja keras akan membuahkan hasil. Prestasi demi prestasi ia raih, membuktikan bahwa ia layak mendapatkan tempat di lingkungan akademik.

    Hingga kini, Neng telah mengukir berbagai pencapaian, di antaranya menjadi juara umum saat SMP, atlet Porprov cabang olahraga Drumband, Top 7 Nok Nang Dermayu 2024, serta mendapatkan beasiswa unggulan untuk melanjutkan pendidikannya. Selain itu, ia juga sukses membangun wirausaha jasa buket sebagai bentuk kemandiriannya.

    “Saya ingin membuktikan bahwa prestasi tidak ditentukan oleh tempat. Dimanapun kita berada, kita tetap bisa bersinar jika kita mau berusaha,” tegasnya.

    Kunci kesuksesan Neng dalam bertahan di tanah rantau adalah dengan memahami lingkungan di sekitarnya. Ia mulai membiasakan diri dengan budaya Indramayu, mempelajari bahasa lokal, serta aktif dalam organisasi baik di dalam maupun di luar kampus.

    “Saya belajar bahwa untuk bisa diterima di lingkungan baru, kita harus mengenali tempat tersebut terlebih dahulu. Setelah itu, kita bisa menyesuaikan diri tanpa kehilangan identitas kita sendiri,” jelasnya.

    Motivasi terbesar Neng dalam berjuang adalah keinginan untuk membanggakan orang tua dan keluarganya. Jarak yang memisahkan mereka justru menjadi bahan bakar bagi semangatnya untuk terus maju.

    “Saya selalu berpikir, buat apa saya jauh dari keluarga kalau saya tidak bisa membuat mereka bangga? Itu yang membuat saya tetap kuat menghadapi semua rintangan,” katanya penuh tekad.

    Dengan berbagai pengalaman dan prestasi yang telah diraihnya, Neng ingin menginspirasi anak muda lainnya agar tidak takut untuk mengejar mimpi meskipun berada di tempat yang asing.

    “Jangan pernah ragu untuk mencoba. Tidak ada aturan tentang di mana kita harus bersinar, karena sejatinya di mana pun kita berada, kita tetap bisa bersinar walaupun bukan di tempat asal kita,” pesannya.

    Kisah Neng Solihat adalah bukti bahwa kegigihan dan semangat pantang menyerah dapat membawa seseorang menuju kesuksesan, terlepas dari rintangan yang menghadang. Bagi Neng, Indramayu bukan sekadar tempat merantau, tetapi juga tanah di mana ia tumbuh, belajar, dan membangun masa depan.

    Berita Berita Utama Entertainment fashion Indramayu Lifestyle Neng Solihat news Sukabumi TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleOchadbr: Dari Hobi Fotografi hingga Menjadi Content Creator Sukses
    Next Article Kisah Chusnul Khotimah: Dari Keraguan Hingga Menjadi Juara Nasional yang Mengharumkan Daerahnya
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Perjalanan Karier DJ Sandra Queen, dari Kecintaan pada Musik hingga Ingin Bangun Masjid

    October 30, 2026

    Berawal dari Modeling Sejak SD, Angell Ozawwa Dikenal sebagai Scorpio Queen

    October 29, 2026

    Tiga Tahun di London, Serka Kes Anysa Dewi Belajar Mandiri dan Melanjutkan Pengabdian

    October 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food food Blogger Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle mahasiswa malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Bripol Kiki Asriani, Ibu Tiga Anak yang Tetap Mengabdi dan Bawa Klub Bola Raih Juara

    Dari Karate hingga Menembak, Perjalanan Prestasi Polwan Zulfany Fadhilla Rizqi

    Dari Karate hingga Menembak, Perjalanan Prestasi Polwan Zulfany Fadhilla Rizqi

    Dari Karate hingga Menembak, Perjalanan Prestasi Polwan Zulfany Fadhilla Rizqi

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.