Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Fraksi Partai Demokrat Dorong Esports Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, 320 Pemain Ikut Turnamen MLBB

    Dari Atlet Selam hingga Psikolog, Esa Kartika Bantu Orang Bangkit dari Tekanan

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Nam Kembali Bangkit: Dari Plosok Aceh, Merintis Lagi Mimpi yang Sempat Redup
    Education

    Nam Kembali Bangkit: Dari Plosok Aceh, Merintis Lagi Mimpi yang Sempat Redup

    AdminBy AdminMay 3, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Aceh, TeropongJakarta.com – Nurdila Anggresti yang akrab disapa Nam kini kembali menata langkah. Setelah jeda panjang pasca-menikah dan pindah ke pelosok mengikuti dinas suaminya, perempuan asal Aceh ini memutuskan kembali aktif membangun bisnis dan kariernya.

    Dulu, Nam adalah mahasiswa Kesehatan Masyarakat di Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA). Tak hanya kuliah, ia juga aktif berorganisasi dan mengajar ekstrakurikuler jurnalistik di SMK Negeri. Di sela waktunya, ia menjadi asisten dosen. “Saya senang terlibat dalam banyak aktivitas. Rasanya hidup saya benar-benar produktif,” ujarnya.

    Semangatnya tak berhenti di kampus. Ia sempat bekerja di Lembaga Riset Indonesia (LRI), sembari merintis usaha tas souvenir khas Aceh. Meski waktu dan tenaga tersita, ia mengaku menikmati setiap peran yang dijalaninya. “Waktu itu memang capek, tapi saya bahagia.”

    Namun semua berubah setelah menikah. Nam mengikuti suaminya yang bertugas di daerah terpencil. Tak lama setelah pernikahan, ia hamil dan memutuskan berhenti bekerja. “Fokus saya berpindah total ke keluarga, terutama karena kami tinggal jauh dari kota,” katanya.

    Tinggal di pelosok membuat akses untuk bekerja atau sekadar bertemu komunitas menjadi sulit. Jarak dari rumah ke kota memakan waktu satu jam lebih. “Saya sempat merasa kehilangan arah. Dulu aktif sekali, sekarang hanya bisa di rumah,” ucap Nam lirih.

    Setahun lebih ia habiskan untuk membesarkan anak pertamanya. Selama itu pula, bisnis tas yang dirintisnya ikut meredup. Produksi terhenti, pemasaran mandek, dan komunikasi dengan pelanggan menurun. Namun semangatnya tak padam.

    Awal 2025, Nam mulai bangkit. Ia mencoba membangun kembali jaringan bisnisnya secara daring. Ia menghidupkan kembali media sosial toko tasnya dan kembali menjalin komunikasi dengan pelanggan lama. “Sekarang saya mulai produksi kecil-kecilan lagi, sesuai kemampuan saya dari rumah,” katanya.

    Di tengah keterbatasan sinyal internet dan listrik yang tak selalu stabil, Nam memutar otak. Ia memanfaatkan waktu anak tidur untuk mengerjakan desain tas, membalas pesan pelanggan, dan mengatur pengiriman. “Manajemen waktu sekarang jauh lebih menantang,” ujarnya.

    Tak hanya itu, kini Nam juga mengajar anak-anak di PAUD dekat rumahnya. Mengisi waktu pagi dengan mendidik anak usia dini memberi semangat baru dalam kesehariannya. “Saya merasa kembali punya ruang untuk mengajar dan berbagi,” tuturnya.

    Nam juga aktif mencari komunitas perempuan pelaku UMKM secara online. Ia merasa dengan berkoneksi kembali, ia bisa belajar dan bertukar semangat. “Saya sadar pentingnya support system meski hanya lewat Zoom atau WhatsApp grup,” ucapnya.

    Baginya, menjadi ibu bukan penghalang untuk tetap berkarya. “Saya justru merasa punya energi lebih setelah punya anak. Seperti ada alasan kuat untuk terus berjuang,” ujarnya, tersenyum.

    Kini, meski tinggal jauh dari kota, Nam tak ingin kembali kehilangan kendali atas mimpinya. Ia menata ulang ritme hidupnya: menjadi ibu, istri, guru PAUD dan pelaku usaha mikro yang terus bergerak walau dari sudut sunyi pedesaan.

    “Saya percaya, asal konsisten dan niatnya baik, jalannya pasti dibuka,” katanya yakin. Dari sudut Aceh yang jauh dari keramaian, Nam mengirimkan pesan: mimpi boleh rehat, tapi jangan pernah padam.

    BandaAceh Berita education enterpreneur news Nurdila Anggresti TeropongJakarta.com Women Enterpreneur
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleAnies Furohidah: Mewujudkan Mimpi Menjadi Pengacara dari Negeri Seberang
    Next Article Claudia, Srikandi TNI AL yang Menjaga Disiplin di Tengah Kota
    Admin
    • Website

    Related Posts

    5 Tahun Jadi Kowal, Adila Wujudkan Mimpi Masa Kecil Melihat Salju di Eropa

    September 9, 2026

    8 Tahun Jadi PMI di Hong Kong, Septiana Rela Jauh dari Anak demi Masa Depan Keluarga

    September 7, 2026

    Pernah Jadi Penerima Beasiswa Penuh KL-YES, Ni Luh Putu Elsy Jadi Exchange Student ke Amerika Serikat

    September 7, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta Kesehatan Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model Music news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya Technology TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travel Travelling Video

    Advertisement
    Demo
    Latest Posts

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Fraksi Partai Demokrat Dorong Esports Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, 320 Pemain Ikut Turnamen MLBB

    Dari Atlet Selam hingga Psikolog, Esa Kartika Bantu Orang Bangkit dari Tekanan

    5 Tahun Jadi Kowal, Adila Wujudkan Mimpi Masa Kecil Melihat Salju di Eropa

    Trending Posts

    Maersk CEO Vincent Clerc Speaks to ‘Massive Impact’ of the Red Sea Situation

    January 20, 2021

    These Knee Braces Help With Arthritis Pain, Swelling, and Post-Surgery Recovery

    January 15, 2021

    How to Keep Your Pets Safe During the Solar Eclipse 2024

    January 15, 2021

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.