Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Mengatasi Ketakutan Anak ke Dokter Lewat Buku Mika & Maka: Berani ke Dokter
    Health

    Mengatasi Ketakutan Anak ke Dokter Lewat Buku Mika & Maka: Berani ke Dokter

    AdminBy AdminApril 29, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Ketakutan anak terhadap dokter, jarum suntik, dan suasana rumah sakit yang dianggap menyeramkan masih menjadi tantangan besar bagi banyak orang tua. Banyak anak yang merasa cemas bahkan hanya dengan mendengar kata “dokter” atau “rumah sakit”. Untuk mengatasi hal ini, dr. Maria Ardelia, SpN, seorang dokter spesialis saraf, bersama aktivis sekaligus model Karen Nijsen, meluncurkan buku anak edukatif berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter. Buku ini hadir sebagai media literasi yang bertujuan mengubah persepsi anak tentang profesi medis, khususnya dokter, dengan cara yang menyenangkan dan penuh petualangan.

    Alur cerita dalam buku ini dimulai dengan karakter utama, Maka, yang merasakan sakit perut yang tak kunjung reda. Awalnya, Maka merasa sangat takut untuk pergi ke dokter karena bayangan akan disuntik. Namun, Mika, sahabatnya, dengan sabar memberikan pengertian bahwa dokter adalah sosok yang ramah dan membantu agar tubuh bisa kembali sehat untuk bermain. Buku ini secara rinci menggambarkan pengalaman anak di ruang periksa dokter, mulai dari interaksi hangat dengan dokter hingga pengenalan alat-alat medis seperti stetoskop, termometer, dan meteran. Pesan utama buku ini adalah untuk meyakinkan anak-anak bahwa pemeriksaan dokter tidak selalu berarti suntikan dan bahwa dokter adalah sahabat yang siap membantu.

    Selain menyentuh aspek psikologis, buku ini juga menyelipkan edukasi kesehatan praktis yang penting bagi anak-anak. Dalam cerita, Maka mengetahui bahwa sakit perut yang dialaminya kemungkinan disebabkan oleh infeksi akibat jajanan yang kurang bersih atau kebiasaan lupa mencuci tangan sebelum makan. Anak-anak diajak untuk lebih peduli terhadap kebersihan diri mereka, seperti rajin mencuci tangan, agar terhindar dari berbagai penyakit.

    Dr. Maria Ardelia, SpN, yang juga seorang ibu dari dua anak, menekankan bahwa buku ini merupakan bagian dari komitmennya untuk memperkenalkan dunia medis kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. “Sebagai seorang dokter dan ibu, saya tahu betul bagaimana ketakutan anak terhadap dokter dapat mempengaruhi kesehatan mereka di masa depan. Buku ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa dokter adalah orang yang membantu kita menjadi lebih sehat, bukan orang yang menakutkan,” ujar dr. Maria.

    Sementara itu, Karen Nijsen, yang juga merupakan pendiri gerakan Satu Langkah Satu Karya, menyatakan bahwa buku ini adalah langkah awal untuk membangun keberanian pada anak-anak Indonesia. “Saya sering bertemu dengan anak-anak di berbagai pelosok Indonesia, dan saya menemukan bahwa banyak dari mereka merasa takut bahkan hanya dengan mendengar kata ‘dokter’ atau ‘rumah sakit’. Ini adalah hal yang harus kita ubah, karena jika anak-anak takut ke dokter, mereka akan tumbuh dengan kecemasan terhadap kesehatan mereka sendiri. Saya berharap buku ini bisa menjadi jembatan keberanian bagi mereka,” kata Karen.

    Di akhir buku, terdapat bagian interaktif yang mengajak anak-anak untuk mengenal berbagai alat medis dan menyelipkan permainan yang menyenangkan. Dengan cara ini, buku ini tidak hanya mengedukasi, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak agar mereka tidak takut lagi dengan dunia medis.

    Buku Mika & Maka: Berani ke Dokter, yang diterbitkan oleh Stiletto Book, diharapkan dapat membantu anak-anak Indonesia memahami bahwa menjaga kesehatan itu penting dan bahwa berkunjung ke dokter adalah langkah berani menuju kesehatan yang lebih baik. Dengan buku ini, dr. Maria dan Karen berharap anak-anak Indonesia bisa tumbuh lebih sehat dan lebih percaya diri untuk menjaga kesehatannya, tanpa rasa takut.

    Berita Buku anak berani ke dokter Buku anak dengan pesan kesehatan Buku anak mengenal dunia medis Buku anak tentang kesehatan dan dokter Buku anak tentang kesehatan dan kebersihan Buku anak tentang suntikan dan pemeriksaan dokter Buku anak untuk mengurangi rasa takut ke dokter Literasi medis untuk anak-anak Buku edukatif anak tentang dokter Cara mengatasi ketakutan anak ke rumah sakit Dr. Maria Ardelia buku anak Edukasi kesehatan anak melalui buku Karen Nijsen buku anak dokter Mengatasi kecemasan anak terhadap dokter Mengatasi ketakutan anak ke dokter Meningkatkan keberanian anak ke dokter Mika & Maka Berani ke Dokter news Pendidikan kesehatan untuk anak-anak TeropongJakarta
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticlePHK Menguat di Sektor Ekspor-Impor, Efisiensi Massal Tak Terhindarkan
    Next Article Dari Unair ke Belanda, Riza Saphira Kini Bantu Anak Muda Wujudkan Mimpi Studi Luar Negeri
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    September 16, 2026

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    September 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Advertisement
    Demo
    Latest Posts

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.