Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Melaju di Dua Lintasan: Tika Putri, Pelari Pagi dari Keputih yang Meracik Cita Rasa Rombong Kekinian
    News

    Melaju di Dua Lintasan: Tika Putri, Pelari Pagi dari Keputih yang Meracik Cita Rasa Rombong Kekinian

    AdminBy AdminJune 16, 2025Updated:June 16, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Surabaya, TeropongJakarta.com – Di Keputih, Surabaya, pagi-pagi sekali, suara sepatu lari beradu dengan aspal sering kali terdengar dari gang-gang kecil. Itu Tika Putri, perempuan yang kini tak hanya dikenal sebagai ibu dari empat anak, tetapi juga pebisnis kuliner rumahan yang terus menanjak namanya. Sambil menyeka keringat selepas berlari, Tika tersenyum. “Justru dari olahraga saya dapat energi untuk menjalani hari,” ujarnya.

    Tika bukan pelari biasa. Ia tergabung dalam komunitas lari GG Run Surabaya, yang rutin menggelar sesi lari pagi di berbagai sudut kota. Di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga, komunitas itu memberinya ruang untuk tetap aktif dan termotivasi. “Lari bareng teman-teman satu komunitas itu jadi semangat sendiri,” katanya.

    Olahraga bagi Tika bukan semata aktivitas fisik. Ia adalah bahan bakar. Enam kali seminggu ia jalani rutinitas sehatnya: dari yoga, pilates, gym, hingga lari. Hanya satu hari yang ia luangkan untuk beristirahat, atau menyesuaikan dengan kebutuhan keluarga. “Kalau enggak olahraga, saya bisa tantrum sendiri,” kelakarnya sambil tertawa.

    Rutinitas padat tak membuat Tika menyerah. Ia justru menatanya menjadi irama hidup yang dinamis. Pagi, ia antar anak-anak ke sekolah. Setelahnya, olahraga menjadi prioritas. Siang hari ia bersiap membuka usaha pujasera, menyambut para pembeli yang mulai berdatangan saat jam makan siang. “Jam 11.00 saya sudah harus di lokasi. Tapi tetap, kalau anak-anak pulang sekolah, saya usahakan bisa menjemput mereka juga,” katanya.

    Keputusannya untuk berwirausaha di bidang kuliner bukan tanpa alasan. Bagi Tika, usaha ini memungkinkan dirinya tetap dekat dengan anak-anak. “Saya ingin tetap bisa memantau tumbuh kembang mereka. Karena itulah usaha yang fleksibel jadi pilihan saya,” jelasnya.

    Namun, bukan berarti perjalanan itu tanpa dilema. Sebagai ibu bekerja, Tika kerap dihantui rasa bersalah karena tak selalu hadir penuh di rumah. Tapi ia menyadari, ini semua dilakukan demi keluarga. “Kita saling menghargai. Anak-anak pun belajar memahami bahwa ibunya bekerja juga untuk mereka,” tuturnya.

    Di balik kedisiplinan dan konsistensi Tika, ada filosofi hidup yang ia genggam erat: menjadi sehat di usia tua agar tak merepotkan anak-anak. “Saya enggak mau jadi beban di usia 70 nanti. Saya ingin tetap sehat, tetap bisa mandiri,” ujarnya, setengah bercanda.

    Usaha kulinernya yang kini dikenal dengan nama Rombong Kepo bukanlah bisnis biasa. Konsepnya lahir dari keresahan seorang ibu terhadap makanan anak-anak yang banyak mengandung MSG. “Anak saya alergi. Dari situ saya mulai bikin camilan sehat sendiri. Eh, ternyata disukai juga sama teman-teman,” kata Tika.

    Kini, Rombong Kepo berkembang menjadi usaha yang tak hanya menjual makanan, tetapi juga membawa semangat inovasi dan kerapian. Warungnya tertata apik, menu ditata rapi, dan semua produk minim bahan tambahan berbahaya. “Saya percaya makanan sehat juga bisa enak dan menarik,” ujar Tika.

    Konsistensinya berolahraga dan membesarkan bisnis justru menjadi inspirasi bagi ibu-ibu muda di sekitarnya. Tika tak pelit berbagi tips. Baginya, rahasia produktivitas adalah manajemen waktu dan niat. “Olahraga enggak harus ke gym. Di rumah juga bisa, asal rutin. Cukup 30 menit sehari, sudah cukup menjaga badan,” jelasnya.

    Ia ingin para ibu muda tidak terjebak dalam rutinitas domestik yang membuat diri sendiri terabaikan. “Jangan lupa jaga tubuh. Karena tubuh kita ini alat utama untuk membesarkan anak-anak dan menjalani hidup,” katanya tegas.

    Dari Keputih, semangat Tika menjalar. Ia bukan hanya pelari pagi, bukan hanya penjual camilan. Ia adalah potret ibu modern yang tak berhenti melaju di dua lintasan: rumah dan dunia. Dan ia terus berlari, dengan senyum dan peluh yang tak pernah kehilangan arah.

    Ibu rumah tangga sukses news Pelari pagi Surabaya Pengusaha wanita inspiratif Rombong Kepo Sport Surabaya TeropongJakarta.com Tika Putri UMKM Surabaya Usaha kuliner sehat Women Enterpreneur
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleTinggalkan Zona Nyaman, Ananda Magvirah Menaklukkan Bisnis Alat Berat
    Next Article Shelly Haris Sukses Turunkan Berat Badan Pasca Melahirkan, Ini Rahasia & Perjalanannya!
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    October 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.