Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Dua Kali Gagal Interview, Perawat Karawang Ini Kini Tembus Karier di Arab Saudi dan Bangun Jaringan Nakes Internasional
    Health

    Dua Kali Gagal Interview, Perawat Karawang Ini Kini Tembus Karier di Arab Saudi dan Bangun Jaringan Nakes Internasional

    AdminBy AdminJune 13, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Karawang, TeropongJakarta.com – Dua kali gagal interview kerja tidak membuat Widiatun Hasanah, A.Md., Kep., menyerah. Justru dari kegagalan itulah, perempuan asal Karawang ini kini berhasil menembus dunia kerja internasional sebagai perawat di Arab Saudi dan membangun jaringan tenaga kesehatan lintas negara.

    “Waktu itu saya sempat berpikir, mungkin ini bukan jalannya. Tapi saya tidak mau berhenti di mimpi yang belum tercapai,” ujar Widiatun.

    Perjalanan Widiatun menuju Arab Saudi berawal dari hal sederhana saat 2017. Kala itu, ia masih mahasiswa keperawatan dan membuat video tugas kuliah tentang alasan memilih profesi perawat. Salah satu impiannya adalah bekerja di luar negeri, meski saat itu belum memiliki gambaran negara tujuan maupun jalur yang harus ditempuh.

    Titik perubahan datang ketika ia menemukan informasi lowongan kerja perawat di Arab Saudi. Dengan penuh keberanian, ia mencoba melamar. Namun realitas tidak langsung berpihak. Dua kali mengikuti interview, dua kali pula ia harus menerima hasil gagal.

    Alih-alih berhenti, Widiatun memilih memperbaiki diri. Ia kembali belajar, memperkuat kemampuan, dan mencoba lagi hingga akhirnya diterima bekerja di salah satu klinik dental VIP di Riyadh. Kini, ia berkarier di Designer’s Clinic Riyadh, Kingdom of Saudi Arabia (KSA).

    Namun tantangan terbesar justru dimulai setelah ia diterima. Dengan latar belakang perawat umum, Widiatun harus beradaptasi dari nol saat ditempatkan di klinik gigi, bidang yang belum pernah ia tekuni sebelumnya. Semua proses harus dipelajari dengan cepat, mulai dari alat medis hingga standar pelayanan yang berbeda.

    Dalam waktu sekitar satu bulan, ia berhasil menyesuaikan diri dan mengikuti ritme kerja yang ketat di lingkungan klinik internasional tersebut.

    Selain adaptasi kerja, Widiatun juga menghadapi Prometric Exam, ujian lisensi tenaga kesehatan berbahasa Inggris yang hanya memberikan tiga kali kesempatan. Tekanan tersebut tidak membuatnya mundur. Dengan disiplin belajar dan konsistensi, ia berhasil lulus pada percobaan kedua.

    Bagi Widiatun, bekerja di Arab Saudi bukan hanya tentang karier, tetapi juga tentang membuka akses kehidupan yang lebih luas, termasuk kemudahan ibadah umrah dan haji serta pengalaman profesional lintas negara.

    Seiring waktu, pengalamannya membuka banyak pintu. Ia pernah menjadi narasumber seminar kreator di KBRI Riyadh, diliput Metro TV, hingga dipercaya menjadi brand ambassador beberapa produk di Arab Saudi. Ia juga aktif sebagai content creator yang membagikan realita tenaga kesehatan Indonesia di luar negeri.

    Melihat masih banyak tenaga kesehatan Indonesia yang kesulitan mendapatkan akses informasi kerja internasional, Widiatun kemudian mendirikan organisasi NOW (Nurse Opportunities Worldwide). Organisasi ini menjadi jembatan bagi nakes Indonesia yang ingin berkarier di Arab Saudi melalui informasi, pelatihan, dan pendampingan.

    NOW juga mengadakan berbagai kelas persiapan, mulai dari peningkatan bahasa Inggris, kesiapan mental, hingga simulasi ujian lisensi. Menurut Widiatun, kesiapan adalah kunci utama untuk bisa bersaing di dunia global.

    “Kalau kita ingin go international, jangan tunggu sempurna. Tapi terus upgrade bahasa, skill, dan knowledge dari sekarang,” katanya.

    Kini, perjalanan Widiatun tidak lagi sekadar tentang keberhasilan pribadi, tetapi tentang membuka jalan bagi lebih banyak tenaga kesehatan Indonesia untuk berani melangkah ke panggung dunia.

    karier perawat internasional KBRI Riyadh kerja di Riyadh kerja perawat luar negeri kisah inspiratif perawat kisah sukses TKI kesehatan lowongan perawat Arab Saudi Metro TV perawat Saudi NOW nakes Nurse Opportunities Worldwide peluang kerja luar negeri nakes perawat Arab Saudi perawat dental Saudi perawat go international perawat Indonesia perawat Indonesia di Timur Tengah perawat Karawang Prometric exam Saudi tenaga kesehatan Indonesia TeropongJakarta Widiatun Hasanah
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticlePerjalanan Cecilia Ratih Mengubah Passion Menjadi Bisnis Fashion dan Hospitality Premium
    Next Article Dari Pro Player PUBGM ke Desk Host PMGO S1, Perjalanan Kenia Maulidia Menembus Dunia Esports dari Sisi Berbeda
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    September 16, 2026

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    September 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.