Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Dari Perbatasan RI-RDTL ke Papua, Serda (K) ClaristHa Delaros Mau Buktikan Arti Pengabdian sebagai Kowad
    News

    Dari Perbatasan RI-RDTL ke Papua, Serda (K) ClaristHa Delaros Mau Buktikan Arti Pengabdian sebagai Kowad

    AdminBy AdminAugust 19, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Tumbuh di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor-Leste membuat Serda (K) ClaristHa Delaros Mau memahami bahwa menjaga keutuhan negara bukan sekadar slogan. Sejak kecil, ia melihat bagaimana kehidupan masyarakat perbatasan berjalan berdampingan dengan persoalan kedaulatan, keterbatasan fasilitas, dan kebutuhan akan kehadiran negara.

    Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan ClaristHa memilih jalan pengabdian sebagai Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Kini, ia menjalankan tugas sebagai Tur Arsip Urtu Situud Ajendam XXIV/Mandala Trikora di Papua.

    Bagi ClaristHa, perjalanan dari wilayah perbatasan RI–RDTL menuju Papua memiliki benang merah yang sama. Keduanya membuatnya semakin memahami bahwa pengabdian kepada Indonesia dapat dilakukan di mana pun seorang prajurit ditempatkan.

    “Dari perbatasan RI–RDTL sampai Papua, semangat pengabdiannya tetap sama,” ujar ClaristHa.

    Bertugas di Papua menjadi pengalaman yang memberikan banyak pelajaran bagi ClaristHa. Ia harus beradaptasi dengan kondisi geografis, karakter masyarakat, perubahan cuaca, jarak yang jauh, hingga akses di sejumlah wilayah yang tidak selalu mudah.

    Tantangan tersebut menuntut ketahanan fisik dan mental. Namun, bukan hanya kondisi medan yang menjadi proses pembelajaran. Berinteraksi dengan masyarakat setempat juga mengajarkannya pentingnya memahami adat dan budaya.

    Menurut ClaristHa, seorang prajurit tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan militer ketika berada di tengah masyarakat. Sikap rendah hati, kesabaran, kemampuan mendengarkan, serta menghormati kebiasaan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun hubungan.

    “Seorang prajurit harus mampu beradaptasi. Kita tidak bisa memaksakan cara kita sendiri, tetapi harus mampu memahami lingkungan tempat kita bertugas,” katanya.

    Bagi ClaristHa, menjadi Kowad di Papua bukan semata menjalankan tugas kedinasan. Menjaga keamanan dan membantu mempertahankan keutuhan wilayah NKRI memang menjadi bagian dari pengabdian, tetapi hubungan dengan masyarakat juga memiliki peran penting.

    Ia berusaha membangun komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat di lingkungan tempatnya bertugas. Baginya, ketika masyarakat merasa aman, dihargai, dan dapat berkomunikasi dengan prajurit, kehadiran TNI akan memiliki makna yang lebih luas.

    Pengalaman tersebut juga memperkuat pandangannya bahwa kekuatan prajurit perempuan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik. Keteguhan hati, disiplin, empati, dan kemauan untuk terus belajar menjadi modal yang tidak kalah penting.

    ClaristHa berpesan kepada generasi muda, khususnya perempuan yang ingin menjadi prajurit TNI, agar tidak menjadikan keterbatasan daerah asal atau kondisi keluarga sebagai penghalang untuk mengejar cita-cita.

    Ia meyakini perjalanan menuju cita-cita membutuhkan keberanian untuk memulai, disiplin dalam menjalani proses, dan keteguhan ketika menghadapi tantangan.

    “Jangan tanyakan seberapa jauh tempat tugas kita dari rumah, tetapi tanyakan seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan untuk negeri,” tuturnya.

    Bagi ClaristHa, jarak dari rumah bukan ukuran besar kecilnya pengabdian. Selama Merah Putih berkibar, di sanalah seorang prajurit memiliki kesempatan untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

    ClaristHa Delaros Mau kisah inspiratif Kowad kisah prajurit perempuan kowad Kowad Papua Kowad TNI AD pengabdian Kowad pengabdian TNI perbatasan RI-RDTL perempuan TNI prajurit dari perbatasan Prajurit perempuan TNI Serda ClaristHa Delaros Mau TeropongJakarta.com TNI AD Papua tugas prajurit di Papua
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleResign dari Bank, Wulandari Harmadi Taklukkan Dunia Tambang yang Didominasi Pria
    Next Article Bukan Jalan Mudah, Kisah Serda (W) Azzahra 10 Kali Gagal Sebelum Berhasil Jadi Prajurit TNI AU
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    September 14, 2026

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    September 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Advertisement
    Demo
    Latest Posts

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.