Bandung, TeropongJakarta.com – Dr. Sheila Kurnia Putri, S.IP., M.M., dosen PNS termuda di Pascasarjana ISBI Bandung, menunjukkan bagaimana tekad dan perjuangan menghadapi keterbatasan dapat membawa seseorang pada pencapaian luar biasa. Perjalanan hidupnya yang dimulai dengan ketidakpastian kini menginspirasi banyak orang untuk terus berjuang meski tantangan terus datang.
Sheila memulai pendidikan tinggi dengan cara yang jauh dari mudah. “Saya memulai kuliah dengan hanya bermodal uang pendaftaran SPMB sekali. Setelah lulus, saya sempat merasa bingung karena biaya kuliah yang terbatas. Namun, saya tahu satu hal: saya harus lulus dengan cepat dan mendapatkan pekerjaan yang layak,” kenangnya.
Meskipun sering merasa terbebani dengan keterbatasan biaya, Sheila memegang teguh prinsip bahwa pendidikan adalah jalan menuju kesempatan yang lebih baik. “Kelulusan adalah pintu yang membuka peluang. Saya berfokus pada tujuan untuk menyelesaikan kuliah meski harus melewati banyak tantangan.”

Setelah berhasil menyelesaikan pendidikan S1, Sheila bekerja di sebuah bank BUMN, yang memberinya stabilitas finansial. Namun, pengalaman tersebut tidak membuatnya berhenti. “Bekerja di bank memberi saya kenyamanan finansial, tapi saya merasa ada lebih banyak yang bisa saya capai dengan pendidikan. Saya mulai memikirkan untuk melanjutkan studi S2,” katanya.
Dengan semangat yang baru, Sheila mendaftar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 sambil bekerja, yang tak lama kemudian membawanya ke jenjang S3. “Awalnya saya tidak berniat untuk melanjutkan hingga S3, tetapi seiring waktu, keinginan untuk terus belajar semakin kuat. Saya merasa belajar adalah cara terbaik untuk mengembangkan diri dan memahami dunia lebih dalam,” ungkapnya.
Kini, Sheila mengabdi sebagai dosen PNS dan menjabat sebagai Kaprodi termuda di Pascasarjana ISBI Bandung. Meskipun tidak pernah kuliah di ISBI, perjalanan akademiknya dimulai dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) untuk S1, lalu melanjutkan S2 dan S3 di Universitas Pasundan di Bandung (UNPAS). Pencapaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang ditempuh dengan tekad dan kerja keras dapat membuka peluang yang lebih besar, meski tidak melalui jalur yang biasa.

Dalam peran barunya, Sheila tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi mahasiswa untuk mengejar pendidikan tinggi dan mengembangkan diri. “Saya berusaha menjadi contoh bagi mahasiswa bahwa pendidikan itu tidak hanya tentang gelar, tetapi bagaimana kita terus belajar dan berkembang sepanjang hidup.”
Tidak ada perjalanan yang mulus, dan bagi Sheila, tantangan terbesar datang dari keterbatasan biaya yang ia hadapi di awal kuliah. “Awalnya, saya sempat meragukan kemampuan diri untuk menyelesaikan pendidikan karena kekurangan dana. Namun, seiring berjalannya waktu, saya belajar bahwa kelulusan adalah langkah pertama menuju peluang besar. Titik baliknya adalah ketika saya menyadari bahwa pendidikan membuka banyak kesempatan baru,” ujar Sheila.
Sheila juga mengingat saat-saat penuh keraguan yang ia hadapi dalam perjalanan akademiknya. “Setiap kali merasa putus asa, saya selalu ingat bahwa setiap langkah maju adalah sebuah pencapaian. Proses itu bukan hanya tentang mencapai tujuan akhir, tapi tentang bagaimana kita bertumbuh dalam setiap tantangan yang kita hadapi,” katanya dengan penuh keyakinan.

Sheila memiliki pesan penting untuk generasi muda yang sedang berjuang dengan keterbatasan dalam pendidikan. “Keterbatasan bukan penghalang. Fokuslah pada tujuan, jalani proses dengan tekun, dan jangan takut melangkah meski kondisi tidak sempurna. Pendidikan adalah kunci untuk membuka peluang baru di masa depan, dan apa yang kita lakukan hari ini akan membentuk hidup kita ke depannya,” katanya.
Dalam perjalanan panjang ini, Sheila membuktikan bahwa meskipun banyak tantangan, ketekunan dan fokus pada tujuan dapat membawa perubahan signifikan dalam hidup. Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai alat untuk memperbaiki kualitas hidup, meski harus melalui jalan yang penuh lika-liku.
Melalui pengalamannya, Sheila ingin mengingatkan kita semua bahwa pendidikan adalah proses yang panjang dan tidak selalu mudah, tetapi dengan semangat dan ketekunan, tidak ada impian yang tidak bisa tercapai. Seperti yang dikatakan Sheila, “Pendidikan adalah investasi terbesar untuk masa depan yang lebih baik. Jangan pernah berhenti berjuang untuk itu.”
