Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Terbang sebagai Komitmen: Profesionalisme Shinta Moeryara Aditya Ningrum di Dunia Aviasi
    News

    Terbang sebagai Komitmen: Profesionalisme Shinta Moeryara Aditya Ningrum di Dunia Aviasi

    AdminBy AdminMarch 23, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Banjarmasin, TeropongJakarta.com – Bagi Shinta Moeryara Aditya Ningrum, profesi pramugari bukan sekadar pekerjaan dengan tuntutan penampilan, melainkan sebuah komitmen yang harus dijalani dengan kesadaran penuh. Ia menolak menyebut berbagai standar dalam dunia aviasi sebagai tantangan. Baginya, itu adalah konsekuensi dari pilihan profesi.

    “Ini bukan tantangan, tapi kewajiban,” ujarnya. Dalam keseharian, ia menjaga pola makan, kesehatan tubuh, hingga kondisi kulit agar tetap prima. Standar tersebut merupakan bagian dari profesionalisme yang diharapkan dalam industri penerbangan, di mana citra dan pelayanan berjalan beriringan.

    Namun, tuntutan profesi tidak berhenti pada aspek fisik. Shinta menekankan pentingnya sikap, mulai dari tutur kata yang lembut hingga gestur tubuh yang terjaga serta knowledge / pengetahuan yang luas. Ia menyadari, pelayanan yang diberikan kepada penumpang tidak hanya dinilai dari apa yang terlihat, tetapi juga dari cara berinteraksi.

    Di sisi lain, ada realitas yang kerap luput dari perhatian publik. “Penumpang tidak tahu bagaimana kondisi perasaan kita saat itu,” katanya. Meski demikian, ia memilih untuk tetap menjalankan perannya secara profesional, dengan menempatkan tanggung jawab di atas kondisi personal.

    Shinta percaya, bekerja sesuai passion menjadi kunci untuk bertahan di tengah tuntutan pekerjaan. Di tengah situasi lapangan kerja yang kompetitif, ia melihat profesi yang dijalaninya sebagai peluang yang harus dijaga. Bahkan, aktivitas terbang justru menjadi ruang untuk menjaga keseimbangan diri.

    “Saat menjalankan jadwal terbang, saya merasa seperti healing. Bertemu rekan kerja baru, melihat daerah baru,” ujarnya.

    Meski terlihat ideal, perjalanan tersebut tidak lepas dari dilema. Ia pernah berada pada situasi ketika harus tetap terbang di tengah kondisi orang tua yang sakit, atau ketika keinginan untuk fokus menyelesaikan pendidikan muncul. Pilihan untuk bertahan menjadi keputusan yang diambil setelah melalui pertimbangan panjang.

    “Saya ingat pekerjaan ini yang membawa saya sampai di titik sekarang. Saya mencintai pekerjaan ini,” kata Shinta.

    Pengalaman tersebut membentuk cara pandangnya terhadap dunia aviasi sebagai profesi yang menuntut kesiapan fisik sekaligus mental. Persaingan yang ketat sejak tahap seleksi menjadi hal yang tidak terpisahkan.

    Ia pun membagikan pandangannya bagi generasi muda yang ingin meniti karier serupa. Persiapan menjadi faktor penting, mulai dari kemampuan bahasa asing, pemahaman tentang dunia penerbangan, hingga menjaga kondisi tubuh tetap proporsional.

    Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi proses yang tidak selalu berjalan mulus. “Kalau gagal, coba terus sampai berhasil,” ujarnya.

    Bagi Shinta, menjadi pramugari bukan sekadar profesi yang dijalani dari satu penerbangan ke penerbangan lain. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai ruang untuk bertumbuh, menjaga dedikasi, serta membuktikan bahwa pilihan yang dijalani dengan kesungguhan akan menemukan maknanya sendiri.

    Berita Dunia aviasi Indonesia Karier pramugari Indonesia news Pramugari Indonesia Profesionalisme pramugari Shinta Moeryara Aditya Ningrum TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleMenjadikan Olahraga sebagai Identitas: Konsistensi Niken di Tengah Tren Gaya Hidup Sehat
    Next Article Anindya Mutiara Cinta Jadi Juri Puteri Kebaya DKI Jakarta 2026, Soroti Substansi di Balik Keanggunan
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    September 29, 2026

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    September 28, 2026

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    September 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.