Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Gak Kehilangan Jati Diri, Cara Brigina Adtrina Putri Berkembang di Dunia Militer
    News

    Gak Kehilangan Jati Diri, Cara Brigina Adtrina Putri Berkembang di Dunia Militer

    AdminBy AdminMay 6, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Pontianak, TeropongJakarta.com – Menjadi bagian dari Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) kerap dipersepsikan sebagai jalan yang membatasi ruang ekspresi diri. Namun, bagi Sertu Brigina Adtrina Putri, anggapan itu justru menjadi titik tolak untuk berkembang bukan alasan untuk berhenti menjadi diri sendiri.

    “Menjadi Kowal itu bukan stop jadi ‘aku’. Justru jadi alasan buat makin berkembang,” ujarnya.

    Bertugas di Pontianak, Brigina menjalani keseharian sebagai prajurit dengan ritme disiplin yang tinggi. Di balik tuntutan tersebut, ia tetap memberi ruang bagi dirinya untuk menjalankan hobi dan minat pribadi. Baginya, keseimbangan antara tugas dan kehidupan personal bukan sekadar pelengkap, melainkan kunci menjaga semangat.

    “Tugas jalan, hobi juga tetap nyala. Biar hidup nggak cuma disiplin, tapi juga berwarna dan seru,” lanjutnya.

    Di tengah stereotip yang masih melekat pada perempuan di dunia militer, Brigina memilih untuk tidak menjadikannya sebagai batas. Ia justru memandang keraguan sebagai tantangan yang perlu ditaklukkan.

    “Buat sebagian orang, stereotip itu kayak tembok. Tapi buat saya itu target latihan, sekalian dihancurin,” katanya.

    Keputusannya menjadi Kowal tidak dilandasi keinginan untuk sekadar membuktikan bahwa perempuan juga bisa. Lebih dari itu, Brigina menegaskan bahwa pilihannya lahir dari kesiapan, kemauan, dan kebanggaan pribadi menjalani profesi tersebut.

    Menurutnya, dunia militer bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga tentang ketahanan mental, disiplin, dan konsistensi. Nilai-nilai itu, kata dia, tidak dimiliki oleh satu gender saja, melainkan bisa dibangun oleh siapa pun yang berkomitmen.

    “Ini bukan soal melawan siapa-siapa. Tapi tentang menunjukkan bahwa perempuan bisa berdiri sejajar, profesional, dan berkontribusi nyata,” tegasnya.

    Bagi Brigina, menjadi Kowal bukan berarti menghilangkan identitas diri. Justru sebaliknya, proses yang dijalani membentuk kepribadian menjadi lebih kuat, terarah, dan bernilai. Ia percaya bahwa setiap batasan dalam dunia militer hadir bukan untuk mengekang, melainkan untuk membentuk karakter.

    “Dari situ, kita tetap bisa tumbuh, berkarya, dan menunjukkan kualitas diri,” jelasnya.

    Di tengah dinamika peran perempuan saat ini, Brigina melihat pentingnya keberanian untuk tidak hanya tampil, tetapi juga bertahan dan berkembang dalam pilihan hidup yang dijalani.

    “Tetap jadi diri sendiri, tapi jangan berhenti berkembang. Karena dunia butuh lebih banyak perempuan yang berani, konsisten, dan punya daya tahan,” tutupnya.

    Berita Brigina Adtrina Putri disiplin dan mental prajurit kisah inspiratif prajurit wanita Korps Wanita Angkatan Laut Kowal TNI AL news pengembangan diri di dunia militer perempuan di dunia militer perempuan kuat di militer Prajurit wanita Indonesia stereotip perempuan di militer TeropongJakarta wanita karier di militer Indonesia wanita TNI inspiratif work life balance tentara
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleDari Toko Sepatu ke RS Impian, Perjalanan Annisa Riswandany Jadi Perawat di Sardjito
    Next Article Kisah Jennyfer, Psikolog di Jakarta: Pernah Kehilangan Diri Sendiri di Tengah Tuntutan Profesi
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    September 28, 2026

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    September 25, 2026

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    September 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Agata Selia Keylani, dari Catwalk hingga Panggung Seni: Remaja 16 Tahun yang Berani Mengejar Mimpi

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.