Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Anindiya Delia Renata Bawa Pesona Nusantara ke Panggung ASEAN Fashion Festival 2026

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Salut! Kapten TNI Ini Ungkap Sisi Lain Kehidupan Prajurit Lewat Kamera
    Lifestyle

    Salut! Kapten TNI Ini Ungkap Sisi Lain Kehidupan Prajurit Lewat Kamera

    AdminBy AdminOctober 6, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    BANDUNG, TeropongJakarta.com – Sebuah kamera menggantung erat di leher Kapten Caj (K) Hesti Oktaviani Panca Sakti, S.Tr.(Han), menyusuri barak militer di pelosok negeri. Bukan pemandangan lazim, melihat seorang perwira wanita membawa senjata sekaligus perlengkapan dokumentasi. Tapi begitulah keseharian Hesti: prajurit TNI sekaligus fotografer lapangan, yang merekam kehidupan militer dalam bingkai penuh makna.

    Hesti tinggal di Bandung, namun darah Makassar mengalir kuat dalam dirinya. Disiplin dan keteguhan khas Sulawesi Selatan terasa jelas dalam cara ia bertutur maupun bertugas. Namun di balik seragam loreng dan jabatan militer, tersimpan gairah besar pada dunia visual kamera yang selalu ia bawa bukan sekadar alat, tapi jendela untuk menyampaikan kisah yang jarang terdengar.

    “Awalnya karena memang hobi,” ujar Hesti saat ditemui di sela pelatihan rutin. “Tapi semakin ke sini, saya sadar bahwa dokumentasi foto dan video bisa memberi apresiasi dan semangat bagi para prajurit, terutama yang sedang bertugas di daerah rawan atau terpencil.”

    Rutinitas sebagai prajurit TNI tentu bukan perkara ringan. Ada disiplin ketat, penugasan mendadak, dan medan sulit yang harus ditaklukkan. Namun Hesti tak melihat kamera sebagai gangguan. Justru, baginya, memotret dan bertugas adalah dua sisi mata uang yang saling melengkapi. “Setiap kegiatan militer itu adalah cerita. Bagi saya, ini bukan sekadar dokumentasi, tapi arsip hidup untuk generasi mendatang.”

    Salah satu momen paling berkesan bagi Hesti adalah ketika mendokumentasikan detik-detik keberangkatan para prajurit ke daerah perbatasan. “Saya melihat langsung bagaimana mereka pamit pada anak-istri. Ada peluk tangis, tapi juga ada semangat juang yang luar biasa. Itu jadi pengalaman emosional dan spiritual buat saya,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

    Reaksi atas kegiatannya memotret justru positif. Banyak rekan dan atasan yang mendukung. Foto-fotonya kerap menjadi kenang-kenangan personal dan pelecut semangat. “Mereka senang karena merasa dihargai. Momen yang mereka lalui jadi abadi dan bisa dilihat kembali, bahkan oleh keluarga mereka,” jelasnya.

    Di era digital saat ini, Hesti menilai dokumentasi visual dalam militer sangat krusial. Bukan hanya sebagai arsip, tapi juga sebagai media komunikasi yang kuat antara TNI dan masyarakat sipil. “Apa yang tidak terlihat orang, bisa saya tunjukkan lewat foto. TNI itu bukan hanya tentang perang. Ada kemanusiaan, ada pengorbanan, ada dedikasi yang dalam,” tuturnya.

    Lewat karya-karyanya, Hesti ingin mengubah persepsi banyak orang baik tentang prajurit TNI secara umum, maupun tentang peran perempuan di dalamnya. Ia ingin publik melihat bahwa perempuan bisa memegang senjata, membawa kamera, dan tetap menjaga kelembutan hatinya dalam mengabdi.

    “Saya ingin menyampaikan bahwa prajurit wanita juga bisa menginspirasi. Bisa membuat cerita. Bisa berdiri sejajar dengan siapa pun, tanpa kehilangan jati diri sebagai perempuan Indonesia,” katanya tegas.

    Ia pun mengutip dengan bangga motto Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad): “Bukan Mawar Penghias Taman, Tetapi Melati Pagar Bangsa.” Sebuah kalimat yang baginya lebih dari sekadar semboyan, tapi cerminan peran nyata perempuan dalam menjaga negeri.

    “Motto itu mengingatkan kami bahwa keberadaan kami bukan sekadar pelengkap. Kami adalah pagar bangsa, yang berdiri teguh, bersih hati, mandiri, dan penuh tanggung jawab. Itu yang saya bawa ke dalam setiap karya foto saya,” ujar Hesti.

    Dalam keheningan pos jaga atau riuhnya pelatihan, Hesti tetap memotret. Diam-diam, ia sedang membingkai sejarah, satu klik dalam satu momen. Di balik bidikan kameranya, ada tekad seorang prajurit perempuan untuk menjaga Indonesia bukan hanya lewat senapan, tapi juga lewat cahaya.

    Berita dokumentasi kehidupan militer dokumentasi militer Indonesia fotografer TNI Hesti Oktaviani Panca Sakti Kapten TNI Hesti Oktaviani kehidupan prajurit kisah inspiratif TNI kowad Kowad inspiratif peran perempuan di TNI perempuan TNI inspiratif potret kehidupan prajurit prajurit dan seni visual prajurit TNI wanita sisi lain TNI TeropongJakarta.com TNI dan kamera TNI dan kemanusiaan TNI di daerah terpencil TNI di perbatasan TNI wanita fotografer
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleDulu Nggak Pernah Bisa Lari, Sekarang Novlin Claudi Finish 10K Tanpa Napas Tersengal!
    Next Article Single Mom Asal Jepara Ini Buktikan, Ditinggalkan Bukan Akhir Segalanya!
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    September 16, 2026

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    September 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Anindiya Delia Renata Bawa Pesona Nusantara ke Panggung ASEAN Fashion Festival 2026

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.