Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Polniwati Salim: Menginspirasi Melalui Pendidikan, Olahraga, dan Gaya Hidup Sehat
    Education

    Polniwati Salim: Menginspirasi Melalui Pendidikan, Olahraga, dan Gaya Hidup Sehat

    AdminBy AdminJune 28, 2024Updated:June 28, 2024No Comments4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Polniwati Salim, yang akrab dipanggil Paupau, adalah sosok inspiratif yang tinggal di Jakarta Utara. Sebagai dosen di salah satu universitas swasta, Paupau memiliki motivasi yang kuat untuk membagi ilmu yang dimilikinya. “Saya suka membagi ilmu yang saya miliki dan memiliki passion di dunia pendidikan serta desain,” ujar Paupau.

    Sejak tahun 2018, Paupau menekuni hobi lari yang menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup sehatnya. Selain itu, gym sudah menjadi rutinitasnya sejak tahun 2000 meskipun sempat berhenti sementara karena berbagai kesibukan, termasuk saat melahirkan. “Sejak muda, saya memang suka olahraga dan mencoba berbagai jenis olahraga. Tapi, lari adalah olahraga yang sangat fun dan cardio banget,” katanya.

    Gym juga menjadi pilihan Paupau karena ia ingin menjaga stamina dan metabolisme tubuhnya tetap baik. “Dengan gym, saya bisa menjaga stamina dan metabolisme tubuh saya agar tetap baik,” tambahnya. Keduanya, lari dan gym, saling melengkapi dalam rutinitas kesehariannya, membuatnya tetap bugar dan penuh energi.

    Pada usia 32 tahun, Paupau mengambil keputusan besar untuk menjadi vegetarian. Alasan utamanya adalah keinginan untuk hidup lebih sehat dengan mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan. “Sudah terlalu banyak daging yang saya makan selama ini, dan saya tidak mau membuat badan saya menjadi sarang penyakit,” ungkapnya.

    Dalam dunia olahraga lari, Paupau berhasil meraih berbagai prestasi yang membanggakan. Baik di Jakarta maupun luar kota, setiap kali mengikuti lomba lari, dia selalu berhasil naik podium di kategori yang dipilihnya. Salah satu prestasi paling berkesan adalah saat meraih podium pertama dalam ajang BTN Jakarta International Marathon pada 23 Juni lalu. “Puji Tuhan, saya selalu podium dalam kategori yang saya pilih bila ikut lomba lari. Salah satu yang paling berkesan adalah full marathon di ajang BTN Jakarta International Marathon, di mana saya mendapat podium pertama,” jelasnya.

    Kemenangan ini sangat spesial karena catatan waktunya merupakan yang terbaik dibandingkan dengan full marathon sebelumnya. “Catatan waktu saya terbaik dari full marathon sebelumnya. Itu sangat berkesan,” ujar Paupau. Untuk mencapai prestasi tersebut, Paupau berlatih konsisten selama empat bulan. Membuktikan bahwa konsistensi berlatih dan dedikasi tidak mengkhianati hasil.

    Rutinitas sehari-hari Paupau diatur dengan sangat baik. Dia memulai hari dengan lari pagi, kemudian berangkat kerja sebagai dosen, pulang sore hari untuk gym sebentar, dan kembali ke rumah untuk mengurus pekerjaan rumah tangga. “Pagi-pagi saya lari, lalu berangkat kerja, pulang sore saya gym sebentar, kemudian kembali ke rumah untuk mengurus pekerjaan rumah tangga,” paparnya. Rutinitas ini membuatnya tetap bugar dan produktif dalam menjalani berbagai peran.

    Setelah 16 tahun menjadi vegetarian, Paupau merasakan banyak dampak positif pada tubuhnya. Tubuhnya jarang sakit, terutama penyakit berat, dan dia merasa lebih ringan saat berolahraga. “Tubuh saya jarang sakit, terutama yang berat-berat. Saya juga merasa tidak perlu ‘membunuh’ makhluk hidup untuk dimakan, dan badan saya ringan untuk diajak olahraga. Cek darah saya juga selalu baik,” ujarnya.

    Paupau juga menekankan pentingnya konsistensi bagi teman-teman yang ingin mulai berolahraga atau menjadi vegetarian. “Buat teman-teman yang mau mulai olahraga atau menjadi vegetarian, yang terpenting adalah konsistensi. Bila awal-awal sulit, membosankan, banyak tantangan atau godaan, janganlah cepat menyerah. Semua butuh proses dan niscaya bila tekad kuat dan konsisten, pasti membuahkan hasil dari kegiatan olahraganya, dan menjalankan pola makan hidup sehatnya dengan vegetarian,” pesannya.

    Paupau adalah contoh nyata bahwa dengan dedikasi dan konsistensi, seseorang bisa mencapai keseimbangan antara karier, hobi, dan pola hidup sehat. Kisahnya menginspirasi banyak orang untuk berani mengambil langkah menuju hidup yang lebih baik.

    Melalui perannya sebagai dosen, Paupau terus berusaha membagi ilmu dan inspirasinya kepada para mahasiswa. “Saya suka membagi ilmu yang saya miliki dan memiliki passion di dunia pendidikan serta desain,” tegasnya. Passion di dunia pendidikan dan desain menjadi pendorong utama dalam setiap langkahnya.

    Selain berprestasi dalam karier dan olahraga, Paupau juga menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat. Keputusannya untuk menjadi vegetarian bukan hanya tentang kesehatan, tetapi juga tentang menghargai kehidupan dan menjaga keseimbangan alam.

    Paupau berharap kisahnya dapat memberikan motivasi kepada banyak orang untuk terus berusaha dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan. “Semua butuh proses dan niscaya bila tekad kuat dan konsisten, pasti membuahkan hasil,” pungkasnya.

    education Health Lifestyle Sport TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleMuhammad Ichram: Ikon Olahraga Indonesia dengan Prestasi Gemilang di Kancah Internasional
    Next Article Lalaa Nor Arifin: Cara menyeimbangkan Hidup dengan Beragam Aktivitas Positif
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    September 14, 2026

    Fraksi Partai Demokrat Dorong Esports Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, 320 Pemain Ikut Turnamen MLBB

    September 9, 2026

    5 Tahun Jadi Kowal, Adila Wujudkan Mimpi Masa Kecil Melihat Salju di Eropa

    September 9, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Advertisement
    Demo
    Latest Posts

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    Dari Bekal Rp20 Ribu hingga Jadi Kandidat Doktor, Kisah Perjuangan Indah Trie

    Sertu Dhea, Kowal Asal Bangka yang Jadi Peacekeeper di Kongo

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.