Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Ni Luh Putu Putri Prami Dewi: Menemukan Keseimbangan Hidup di Antara Dunia Hukum dan Lintasan Lari
    News

    Ni Luh Putu Putri Prami Dewi: Menemukan Keseimbangan Hidup di Antara Dunia Hukum dan Lintasan Lari

    AdminBy AdminOctober 24, 2025Updated:October 24, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Bagi Ni Luh Putu Putri Prami Dewi, S.H., M.H., dunia hukum yang keras dan penuh tekanan tidak menjadi alasan untuk melupakan kesehatan diri. Di balik toga dan meja sidang, perempuan berprofesi sebagai lawyer ini menemukan ketenangan melalui olahraga lari. Aktivitas yang awalnya sekadar rutinitas menjaga kebugaran, kini menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya.

    “Awalnya saya berlari hanya untuk menjaga kesehatan fisik di tengah padatnya jadwal kerja,” ujar Prami. “Namun lama-kelamaan saya menemukan bahwa lari bukan sekadar olahraga, tapi ruang refleksi pribadi.” Ia menggambarkan setiap kilometer yang ditempuh sebagai momen untuk menenangkan pikiran dan menyegarkan jiwa dari penatnya dunia hukum.

    Sebagai pengacara, Prami kerap dihadapkan pada tekanan mental yang tinggi dan beban kerja yang tidak mengenal waktu. Meski begitu, ia tak menjadikan kesibukan sebagai alasan untuk berhenti berolahraga. “Prinsip saya adalah luangkan waktu untuk berolahraga, bukan menunggu waktu luang,” katanya. “Menjaga tubuh dan pikiran tetap sehat adalah hal penting, terutama di profesi yang menuntut ketegasan dan kejernihan berpikir.”

    Rutinitasnya kini tersusun dengan disiplin. Setelah menyelesaikan urusan kantor, ia menyempatkan diri untuk ke gym di malam hari. Sementara setiap akhir pekan, ia selalu menyapa pagi dengan berlari di jalan-jalan kota. “Lari pagi di akhir pekan menjadi waktu terbaik saya untuk refleksi,” tuturnya. “Di situ saya bisa merasakan kebebasan yang jarang saya dapatkan di ruang sidang.”

    Bagi Prami, dunia hukum dan olahraga memiliki benang merah yang sama disiplin dan konsistensi. “Sebagai lawyer, saya terbiasa dengan proses panjang dan penuh tantangan. Prinsip itu juga berlaku dalam olahraga, terutama lari,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa tidak ada hasil instan, baik dalam menangani kasus maupun dalam membangun ketahanan tubuh. Semuanya membutuhkan waktu, strategi, dan kesabaran.

    Menariknya, Prami juga menerapkan logika hukum dalam dunia lari. “Dalam menangani perkara, kita harus membaca situasi dan menentukan langkah dengan hati-hati. Sama halnya dengan lari, saya harus tahu kapan menekan dan kapan menahan diri,” katanya sambil tersenyum. “Lari mengajarkan keseimbangan antara ambisi dan ketenangan.”

    Namun, bagi Prami, lari bukan sekadar urusan fisik. Di balik setiap langkahnya, ada makna spiritual yang dalam. “Berlari bagi saya seperti meditasi bergerak,” ujarnya. “Saat berlari, saya berdialog dengan diri sendiri, melepaskan hal-hal yang tidak bisa saya kendalikan, dan menemukan kedamaian dalam proses.” Ia percaya bahwa lari mengajarkan filosofi hidup: terus maju, meski pelan, asal tidak berhenti.

    Tak jarang, rekan-rekannya di kantor heran bagaimana ia bisa tetap produktif dengan jadwal sepadat itu. Bagi Prami, jawabannya sederhana prioritas. “Keseimbangan hidup tidak datang begitu saja, tapi harus diperjuangkan,” katanya. “Ketika tubuh dan pikiran selaras, produktivitas justru meningkat.” Ia mengaku, banyak ide segar dan solusi hukum justru muncul setelah berlari.

    Prami juga menyampaikan pesan inspiratif bagi perempuan muda dan profesional yang terjebak dalam rutinitas kerja. “Jangan menunggu waktu luang untuk merawat diri, luangkan waktu itu,” ujarnya. “Mulailah dari hal kecil, seperti berjalan kaki atau olahraga ringan 30 menit setiap hari. Keseimbangan bukan kemewahan, tapi kebutuhan.”

    Dengan semangat yang menyala di dua dunia ruang sidang dan lintasan lari Ni Luh Putu Putri Prami Dewi membuktikan bahwa kekuatan sejati seorang perempuan modern tidak hanya diukur dari karier dan prestasi, tetapi juga dari kemampuannya menjaga harmoni antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Di setiap langkahnya, ia menunjukkan bahwa keberhasilan sejati dimulai dari kesadaran untuk merawat diri.

    cerita motivasi dunia hukum Indonesia Gaya hidup sehat hukum dan olahraga Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta kesehatan mental lawyer keseimbangan hidup keseimbangan karier dan kehidupan lari pagi lawyer inspiratif lawyer sehat mindfulness Ni Luh Putu Putri Prami Dewi olahraga lari pengacara perempuan perempuan profesional self development Teropong Jakarta tokoh inspiratif Indonesia woman empowerment
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleKisah Inspiratif Ida Ayu Inten: Guru yang Tak Hanya Mengajar, Tapi Menyalakan Jiwa Anak Bangsa
    Next Article Weni Nurcahya, Pegawai Bank yang Menemukan Kedamaian di Alam dan Lintasan Lari
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    September 29, 2026

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    September 28, 2026

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    September 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.