Jakarta, TeropongJakarta.com – Menjadi ibu tidak menghentikan Siska Helmiranita, S.H., M.H., untuk mengejar prestasi. Anggota Polri berpangkat Brigadir Polisi ini berhasil meraih dua medali emas dalam World Police and Fire Games (WPFG) 2025 di Amerika Serikat setelah melewati ketakutan akan kehilangan kemampuan beraktivitas usai melahirkan melalui operasi caesar.
Kini, Siska menjalani pendidikan S1 di STIK-PTIK Lemdiklat Polri sambil tetap aktif mengikuti kompetisi olahraga. Perjalanannya menunjukkan bagaimana keberanian, disiplin, dan dukungan keluarga membantunya menghadapi berbagai keterbatasan.
Siska merupakan anak kedelapan dari 12 bersaudara yang tumbuh di Kayu Gadang Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Sejak kecil, ia membantu keluarga dengan berjualan ikan mujair, mencari sayur pakis di hutan, hingga menyabit rumput.
Ia mengandalkan beasiswa dan prestasi untuk melanjutkan pendidikan. Di tengah keterbatasan, Siska juga menekuni atletik hingga terpilih mewakili kabupaten dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik.

Setelah diterima di jurusan Pendidikan Matematika Universitas Negeri Padang melalui jalur SNMPTN undangan, ia mengikuti seleksi Bintara Polwan pada 2016. Siska meraih peringkat kedua seleksi tingkat Sumatera Barat, kemudian menjadi peringkat pertama nasional saat Pelantikan pendidikan Polwan Angkatan 45 di Sepolwan sekaligus memperoleh predikat Trengginas.
Tantangan besar datang setelah Siska melahirkan melalui operasi caesar. Ia takut tidak bisa kembali beraktivitas seperti sebelumnya. Kekhawatiran itu bertambah setelah mengalami cedera ligamen lutut kanan akibat tertabrak mobil.
Namun, ia memilih bangkit dengan dukungan suami dan keyakinan terhadap dirinya sendiri.
“Saya yakin anak saya bukanlah penghalang bagi saya untuk lebih maju. Saya percaya dengan lahirnya anak saya akan membawa kebahagiaan yang lebih di masa depan,” ungkap Siska

Saat anaknya berusia tujuh bulan, ia mengikuti Tour of Kemala Yogyakarta pada 16 Februari 2025. Bermodalkan sepeda pinjaman atau sewaan, ia meraih podium kedua nomor road race 55 kilometer kategori Female TNI/Polri.
Pencapaian itu mengantarkannya mengikuti WPFG 2025 di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat. Ia berlaga dalam lima nomor balap sepeda dan meraih dua emas pada Individual Time Trial serta Hill Climb, ditambah juara harapan pertama pada tiga nomor lainnya.
“Kesempatan tidak datang dua kali. Jadi, saya selalu melakukan yang terbaik yang saya bisa terhadap apa saja yang saya temui di dalam hidup saya,” tuturnya.
Sepulang dari Amerika Serikat, Siska menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Kapolri, dari Briptu menjadi Brigadir, berdasarkan keterangan perjalanan karier yang disampaikannya.
Siska kemudian terpilih sebagai satu dari 30 peserta angkatan pertama (Eka Rakshita Satya) pendidikan S1 STIK bagi sumber Bintara Polwan di STIK-PTIK Lemdiklat Polri.

Pada 2026, ia kembali menorehkan prestasi melalui Kemala Run di Bali, Bhayangkara Half Marathon di Lampung, dan Police Women Run di Bukittinggi. Dalam Porprov Sumatera Barat XVI 2026, ia juga mengaku meraih tujuh medali balap sepeda, terdiri dari empat emas, dua perak, dan satu perunggu.
Selain mengejar prestasi, Siska memegang prinsip untuk menghargai orang lain, menjaga ucapan, dan berani membela diri secara tegas ketika diperlukan.
“Memang semuanya atas kehendak Allah, tetapi semuanya itu bisa kita usahakan,” ujarnya.
Bagi Siska, menjadi ibu bukan alasan untuk berhenti berkarya. Ia ingin perempuan terus menghargai diri sendiri, berani mencoba, dan menjadikan keluarga sebagai sumber dukungan untuk tumbuh serta meraih cita-cita.
