Jakarta, TeropongJakarta.com – Ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Jakarta unjuk kemampuan dalam Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026. Sebanyak 3.693 pelajar dari 280 sekolah tingkat SMP dan SMA berpartisipasi dalam kompetisi yang melibatkan 747 tim tersebut.
Turnamen ini mempertandingkan enam kategori dari empat gim, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Honor of Kings (HOK), eFootball, dan PUBG Mobile. Setelah melalui babak kualifikasi secara daring, para peserta melanjutkan persaingan pada babak final yang digelar di GOR Mampang, Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Selain mengejar gelar juara, kompetisi ini menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk menguji strategi, memperkuat kerja sama tim, serta menerapkan sportivitas dalam pertandingan.
Ketua ESI DKI Jakarta, Mayjen TNI Tjahjono Prasetyo, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme dan potensi peserta yang mengikuti turnamen tersebut. Ia berharap kompetisi serupa dapat terus dikembangkan agar semakin banyak pelajar memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuan mereka.
“Potensi talenta anak muda Jakarta sangat membanggakan. Hari ini kita akan menyaksikan atlet-atlet masa depan DKI Jakarta,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga ketertiban dan menjadikan sportivitas sebagai bagian penting dalam berkompetisi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Zuhud Pana Graha, S.H., M.Si., menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas esports dan kewajiban pendidikan.
“Walaupun bermain game, tetap hormati orang tua dan jaga prestasi akademik. Untuk menjadi atlet profesional, waktunya harus diatur dan semuanya harus disiplin,” katanya.
Menurut Zuhud, kemampuan mengatur waktu menjadi salah satu faktor penting bagi pelajar yang ingin menekuni esports. Dengan kedisiplinan, aktivitas kompetitif dapat berjalan beriringan dengan pendidikan dan tanggung jawab keluarga.
Dukungan keluarga turut memberikan motivasi bagi peserta. Yanti, orang tua salah satu peserta dari Rawamangun, mengaku bangga mendampingi anaknya yang memperkuat tim SMPN 74 Jakarta Timur hingga mencapai babak final.
“Karena anak saya suka, sebagai orang tua saya mendukung karena ini positif. Dulu saya pikir main game melulu, ternyata ini juga sebagai olahraga,” tuturnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal PB Esports Indonesia, Harthan Harris Christian, sebagai tamu undangan.
Berdasarkan data penyelenggara, berikut para pemenang dari enam kategori yang dipertandingkan:
1. Honor of Kings tingkat SMP
- Juara 1: SMPN 103 Jakarta
- Juara 2: SMPN 155 Jakarta Selatan
- Juara 3: MTs Madarijut Thalibin
2. Honor of Kings tingkat SMA
- Juara 1: SMAN 110 Jakarta
- Juara 2: SMK Ristek Jaya
- Juara 3: SMK Walang Jaya
3. eFootball
- Juara 1: Radinka Wiratama – Global Islamic School
- Juara 2: Fadhl Dwi Putranto – SMAN 117 Jakarta
- Juara 3: Dasha Azbin Haryo Pandanaran – SMAN 58 Jakarta A
4. PUBG Mobile tingkat SMA
- Juara 1: MAN 10 Jakarta
- Juara 2: SMA Bunda Mulia
- Juara 3: SMA Cyber Media Jakarta Selatan
5. Mobile Legends: Bang Bang tingkat SMP
- Juara 1: SMPN 161 Jakarta Selatan
- Juara 2: SMPN 74 Jakarta Timur
- Juara 3: SMP Sekolah Bunda Mulia
6. Mobile Legends: Bang Bang tingkat SMA
- Juara 1: SMKN 6 Jakarta
- Juara 2: SMAN 80 Jakarta
- Juara 3: SMAN 97 Jakarta
Tingginya jumlah peserta memperlihatkan besarnya minat pelajar terhadap esports kompetitif. Keterlibatan ratusan sekolah juga membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan bermain, komunikasi, dan kerja sama dalam sebuah tim.
Namun, pengembangan esports di kalangan pelajar tetap membutuhkan pembinaan yang konsisten. Keterampilan teknis perlu didukung kedisiplinan, kemampuan mengelola waktu, dan tanggung jawab terhadap pendidikan.
Melalui pendekatan tersebut, kompetisi esports pelajar diharapkan tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga mendorong terbentuknya generasi muda yang mampu berkompetisi secara sehat dan bertanggung jawab.
