Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sertu TTU/W Jenica Tallane, Prajurit TNI AL yang Melanjutkan Perjuangan Sang Ibu

    Suliastini Sulistasniem: Dari Karyawan Perusahaan Jepang hingga Membangun Bisnis dan Sekolah di Batam

    Devrin Cahyanto Pratama, Dari Event Esports hingga Menggerakkan Piala Sedulur Purworejo

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Sertu TTU/W Jenica Tallane, Prajurit TNI AL yang Melanjutkan Perjuangan Sang Ibu
    News

    Sertu TTU/W Jenica Tallane, Prajurit TNI AL yang Melanjutkan Perjuangan Sang Ibu

    AdminBy AdminOctober 2, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Bagi Sertu TTU/W Jenica Tallane, menjadi prajurit TNI bukan sekadar profesi. Di balik pengabdiannya sebagai anggota Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal) yang bertugas di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta, ada sebuah perjuangan personal untuk meneruskan nilai dan keteladanan yang diwariskan sang ibu.

    Jenica lahir di Bandung dan memiliki rumah di Makassar. Saat ini, ia menjalani keseharian dengan tinggal di Mess Kowal Cut Nyak Dien. Lingkungan keluarga sejak kecil turut membentuk karakternya. Ayahnya merupakan prajurit TNI Angkatan Darat, sementara ibunya adalah Kowad.

    Sejak kecil, Jenica mengaku dibesarkan dengan didikan yang tegas. Sang ibu mengajarkannya untuk memiliki tujuan, target, sekaligus prinsip dalam menjalani kehidupan.

    “Nilai yang ditanamkan ibu dari kecil yaitu harga diri dan kemandirian, dalam artian kita harus bisa berdiri di kaki sendiri dan menjadi orang yang berprinsip,” ujar Jenica.

    Menurutnya, sang ibu juga selalu menekankan pentingnya akhlak dan perilaku. Bagi Jenica, pesan tersebut menjadi bekal yang terus dibawanya hingga kini.

    “Adab lahir dari hati yang sadar,” katanya.

    Sosok sang ibu menjadi role model terbesar dalam kehidupan Jenica. Ia menggambarkan ibunya sebagai perempuan kuat yang mampu menerima berbagai takdir dengan lapang, bahkan ketika harus menyembunyikan luka yang dirasakan.

    Dari ibunya pula, Jenica belajar tentang ketulusan, kesabaran, dan keikhlasan tanpa menyimpan dendam.

    Kini, sang ibu telah berpulang kepada Tuhan. Kehilangan tersebut meninggalkan ruang kosong dalam kehidupan Jenica. Namun, rasa kehilangan justru menjadi kekuatan baginya untuk terus melangkah.

    “Dunia memang tidak baik-baik saja semenjak ibu meninggal. Aku banyak jatuhnya, tapi aku memilih untuk selalu bangkit. Aku juga pernah gagal, tapi aku mau mencoba lagi dengan cara lain,” tuturnya.

    Jenica menyadari bahwa setelah kepergian ibunya, orientasi hidupnya turut berubah. Ia tidak lagi terlalu mengejar pengakuan dari dunia. Baginya, yang lebih penting adalah menjadi sosok yang membuat sang ibu tersenyum dan bangga apabila masih dapat melihatnya.

    “Saya mengejar hidup supaya bisa jadi pribadi yang kalau ibu lihat, ibu bisa tersenyum tenang dan bangga melihat putri pertamanya menjadi Korps Wanita Angkatan Laut yang dapat diandalkan,” ungkapnya.

    Pengalaman gagal pun pernah ia rasakan. Dahulu, ketika menghadapi persoalan, Jenica selalu bercerita kepada ibunya. Setelah ibunya tiada, rasa hampa sempat datang. Namun, ia memilih menjadikan kehampaan tersebut sebagai bahan bakar untuk menyelesaikan perjuangan yang telah dimulai.

    “Aku harus selesaikan ini biar perjuangan ibu tidak sia-sia. Kalau orang lain lari karena ambisi, aku meneruskan perjuangan ibu karena rindu yang energinya tidak akan pernah habis,” katanya.

    Sebagai putri pertama, Jenica juga melihat dirinya memiliki tanggung jawab terhadap keluarga. Ia ingin memastikan ayah dan tiga adiknya tetap merasakan kasih sayang serta rasa aman meski sosok ibu telah tiada.

    Baginya, tanggung jawab bukan sekadar menjalankan kewajiban, melainkan hadir ketika keluarga membutuhkan.

    “Tanggung jawab artinya hadir. Aku yang akan memastikan bahwa rumah ini tetap rumah, bukan cuma bangunan,” ujarnya.

    Ke depan, Jenica berharap ayah dan ketiga adiknya tetap merasa dicintai. Ia juga ingin menjadi sosok yang dapat diandalkan keluarga.

    “Suatu hari nanti aku ingin adik-adikku tumbuh dan bilang, ‘Untung ada kakakku waktu itu,” tutup Jenica.

    anak prajurit TNI Jenica Tallane kisah inspiratif prajurit TNI kisah kehidupan prajurit Kolinlamil Jakarta Komando Lintas Laut Militer Korps Wanita TNI Angkatan Laut Kowal TNI AL motivasi perempuan Indonesia pengabdian TNI AL Perempuan Tangguh perempuan TNI inspiratif perjuangan Kowal perjuangan seorang anak prajurit Kowal prajurit TNI AL putri prajurit TNI Sertu TTU/W Jenica Tallane sosok ibu inspiratif TNI AL Jakarta
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleSuliastini Sulistasniem: Dari Karyawan Perusahaan Jepang hingga Membangun Bisnis dan Sekolah di Batam
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Suliastini Sulistasniem: Dari Karyawan Perusahaan Jepang hingga Membangun Bisnis dan Sekolah di Batam

    October 1, 2026

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    September 29, 2026

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    September 28, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Sertu TTU/W Jenica Tallane, Prajurit TNI AL yang Melanjutkan Perjuangan Sang Ibu

    Suliastini Sulistasniem: Dari Karyawan Perusahaan Jepang hingga Membangun Bisnis dan Sekolah di Batam

    Devrin Cahyanto Pratama, Dari Event Esports hingga Menggerakkan Piala Sedulur Purworejo

    Lima Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Kevin Akhirnya Jadi Kowad: Berangkat dari Keluarga Sederhana

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.