Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    4 Kali Gagal Seleksi, Letda Mila Sari Bangkit hingga Jadi Perwira TNI

    Dari Homecare Vaksin Pontianak, Dr. Angel Melinda Kembangkan Klinik Pratama Veliora

    Sempat Tunda Kuliah, Ratih Purwasih Kini Bangun Golden Club dan Kejar Mimpi

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Dari Atlet Selam hingga Psikolog, Esa Kartika Bantu Orang Bangkit dari Tekanan
    Health

    Dari Atlet Selam hingga Psikolog, Esa Kartika Bantu Orang Bangkit dari Tekanan

    AdminBy AdminSeptember 9, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Sidoarjo, TeropongJakarta.com – Jalan hidup Esa Kartika Dewantari Samudra, S.Psi., M.Pd., Psikolog., CH., CHt., tidak bisa dilepaskan dari dunia olahraga. Sebelum dikenal sebagai psikolog dan hipnoterapis, perempuan yang tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur, ini lebih dulu menjalani kehidupan sebagai atlet finswimming.

    Masa remajanya dihabiskan di SMA Negeri Olahraga Jawa Timur. Sebagai atlet, Esa terbiasa menjalani latihan setiap hari dengan target prestasi yang tidak ringan. Tekanan dari pelatih, tuntutan akademik, hingga harapan keluarga menjadi bagian dari kesehariannya.

    Di tengah rutinitas tersebut, Esa mengaku tidak banyak memiliki kesempatan untuk menikmati masa muda seperti remaja pada umumnya.

    “Sebagai atlet, saya dituntut setiap hari latihan dan mendapatkan tekanan dari pelatih. Belum lagi tuntutan akademik dari sekolah dan keluarga. Masa muda saya banyak dihabiskan untuk berlatih dan berprestasi,” ujar Esa.

    Meski demikian, pengalaman tersebut justru membentuk karakter Esa menjadi pribadi yang disiplin dan tangguh. Sebagai anak perempuan pertama dari dua bersaudara, ia mengaku sejak kecil dididik orangtuanya untuk memiliki tiga konsep diri, yakni percaya diri, mandiri, dan berani.

    Dukungan orangtua pula yang membuat Esa mampu melewati berbagai proses dalam perjalanan sebagai atlet. Ia pernah mengikuti sejumlah kejuaraan mulai dari tingkat daerah, provinsi hingga nasional.

    Setelah lulus dari SMA Negeri Olahraga Jawa Timur, Esa sempat memiliki cita-cita untuk menjadi bagian dari TNI Angkatan Laut. Ia mengikuti proses seleksi sebanyak dua kali. Namun, impian tersebut belum terwujud.

    Kegagalan itu tidak membuatnya berhenti. Esa kemudian memilih melanjutkan pendidikan di bidang psikologi. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Psikologi, kemudian melanjutkan ke jenjang S2 hingga pendidikan profesi psikolog.

    Menariknya, perjalanan Esa di dunia hipnoterapi justru sudah dimulai ketika dirinya masih duduk di bangku SMA. Saat itu, ia diperkenalkan dengan hipnoterapi oleh sang ayah.

    “Awalnya saya diajak ayah. Saat itu ayah saya bilang, hipnoterapi ini nantinya akan bermanfaat untuk kehidupan saya,” tuturnya.

    Ucapan sang ayah tersebut perlahan terbukti. Esa mulai memiliki pengalaman menangani klien sejak 2016, jauh sebelum dirinya menyelesaikan pendidikan profesi psikolog.

    Pengalaman sebagai atlet kemudian menjadi bekal penting ketika Esa mendampingi orang-orang yang sedang menghadapi persoalan psikologis. Ia memahami bagaimana rasanya berada dalam tekanan, menghadapi tuntutan, sekaligus berusaha menembus batas kemampuan diri.

    “Sebagai mantan atlet, saya tahu persis rasanya berjuang menembus batas rasa sakit. Pengalaman itulah yang mengantarkan saya pada babak baru kehidupan: menjadi seorang psikolog dan hipnoterapis,” katanya.

    Kini, Esa tidak hanya menjalani profesinya sebagai psikolog dan hipnoterapis. Dalam kehidupan pribadinya, ia juga menjalani peran sebagai seorang istri TNI AL dan mengaku bangga menjadi bagian dari Jalasenastri.

    Baginya, perjalanan hidup dari seorang atlet menuju dunia psikologi bukanlah dua jalan yang terpisah. Keduanya justru saling melengkapi.

    Dunia olahraga mengajarkannya tentang disiplin, ketahanan mental, kegagalan, dan keberanian untuk kembali mencoba. Sementara pendidikan psikologi memberinya landasan keilmuan untuk memahami manusia secara lebih mendalam.

    “Saya tidak hanya mempelajari teori, saya pernah hidup di dalamnya. Kini, tugas saya adalah membantu sesama manusia untuk bangkit dan menang dalam hidupnya,” ujar Esa.

    Perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa kegagalan tidak selalu menjadi akhir dari sebuah cita-cita. Bagi Esa, terkadang kegagalan justru membuka jalan menuju tujuan yang lebih sesuai dengan kehidupan seseorang.

    Atlet Finswimming Atlet Selam Esa Kartika Esa Kartika Dewantari Samudra Hipnoterapi Hipnoterapis inspirasi perempuan Istri TNI AL Jalasenastri Jawa Timur kesehatan mental Kisah inspiratif Mantan Atlet Motivasi hidup Perempuan Tangguh Perjalanan Menjadi Psikolog Profesi Psikolog psikolog Psikolog Sidoarjo Psikologi Sidoarjo SMA Negeri Olahraga Jawa Timur Tekanan Atlet Terapi Psikologis tokoh inspiratif
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous Article5 Tahun Jadi Kowal, Adila Wujudkan Mimpi Masa Kecil Melihat Salju di Eropa
    Next Article Fraksi Partai Demokrat Dorong Esports Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, 320 Pemain Ikut Turnamen MLBB
    Admin
    • Website

    Related Posts

    4 Kali Gagal Seleksi, Letda Mila Sari Bangkit hingga Jadi Perwira TNI

    October 25, 2026

    Dari Homecare Vaksin Pontianak, Dr. Angel Melinda Kembangkan Klinik Pratama Veliora

    October 24, 2026

    Sempat Tunda Kuliah, Ratih Purwasih Kini Bangun Golden Club dan Kejar Mimpi

    October 21, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    4 Kali Gagal Seleksi, Letda Mila Sari Bangkit hingga Jadi Perwira TNI

    Dari Homecare Vaksin Pontianak, Dr. Angel Melinda Kembangkan Klinik Pratama Veliora

    Sempat Tunda Kuliah, Ratih Purwasih Kini Bangun Golden Club dan Kejar Mimpi

    Dari Praktisi Hukum ke Dunia Digital, Eko Sepritama Kembangkan Bisnis TREN

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.