Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    dr. Novi Anggriyani Buktikan Woman Empowerment, Bangkit sebagai Single Mom dan Peduli terhadap Sesama

    Bripol Kiki Asriani, Ibu Tiga Anak yang Tetap Mengabdi dan Bawa Klub Bola Raih Juara

    Dari Karate hingga Menembak, Perjalanan Prestasi Polwan Zulfany Fadhilla Rizqi

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Refika Ayuna Sari Dosen Muda Politeknik Jakarta Internasional: Bimbingan Skripsi Bukan Ajang Penghakiman
    Education

    Refika Ayuna Sari Dosen Muda Politeknik Jakarta Internasional: Bimbingan Skripsi Bukan Ajang Penghakiman

    AdminBy AdminMarch 13, 2026Updated:March 13, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Ketakutan mahasiswa saat menghadapi dosen pembimbing masih sering terjadi, terutama ketika menjalani proses penyusunan tugas akhir atau penelitian akademik. Kekhawatiran terhadap revisi yang terus bertambah kerap membuat sebagian mahasiswa merasa tertekan bahkan kehilangan kepercayaan diri.

    Dosen Politeknik Jakarta Internasional, Refika Ayuna Sari, S.Kom., M.Kom., menilai pandangan tersebut perlu diluruskan. Menurut dia, proses bimbingan seharusnya dipahami sebagai ruang dialog yang konstruktif antara mahasiswa dan dosen untuk menyempurnakan gagasan serta kerangka berpikir ilmiah.

    “Melalui Ilmu Komputer, kita belajar berpikir logis untuk menciptakan solusi digital yang solutif bagi tantangan zaman,” ujar Refika, Jumat, 13 Maret 2026.

    Ia menegaskan mahasiswa tidak perlu merasa takut ketika melakukan bimbingan dengan dosen. Dalam proses akademik, kesalahan justru menjadi bagian penting dari pembelajaran.

    “Jangan pernah takut untuk bimbingan ke dosen. Bimbingan adalah ruang dialog untuk penyempurnaan, bukan ajang penghakiman. Kesalahan bukanlah kegagalan, melainkan kesempatan untuk melakukan perbaikan yang nyata,” kata dia.

    Refika mengaku pernah merasakan pengalaman serupa ketika masih menempuh pendidikan sarjana hingga magister. Saat itu ia kerap merasa khawatir setiap kali melakukan bimbingan karena revisi dari dosen pembimbing semakin banyak.

    “Saya dulu sempat memiliki ketakutan bahwa semakin sering bimbingan, maka revisi akan semakin banyak. Di situ saya sempat merasa down dan menganggap diri saya gagal,” ujarnya.

    Namun dukungan dari keluarga dan teman-teman membuatnya kembali bangkit. Tekad untuk menyelesaikan pendidikan terus tumbuh hingga akhirnya ia mampu meraih gelar yang selama ini dicita-citakan.

    “Dengan doa dan semangat, alhamdulillah saya bisa menyelesaikan studi dan meraih gelar yang saya impikan,” kata Refika.

    Kini ia bersyukur dapat mengabdikan diri di dunia pendidikan sebagai salah satu dosen muda di Politeknik Jakarta Internasional. Pengalaman yang pernah ia rasakan menjadi motivasi untuk memberikan dukungan kepada mahasiswa agar lebih percaya diri dalam proses akademik.

    Sebagai dosen, Refika menegaskan tugas pengajar bukan untuk menghakimi mahasiswa, melainkan membantu memvalidasi apakah kerangka berpikir yang digunakan sudah tepat.

    “Kami sebagai dosen tentunya ingin yang terbaik untuk mahasiswa. Jika ada kesalahan, itu ibarat bug yang harus diperbaiki bersama, bukan sesuatu yang harus dihukum,” ujarnya.

    Menurut Refika, Ilmu Komputer juga melatih mahasiswa melalui konsep computational thinking, yakni kemampuan memecah persoalan besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah diselesaikan. Selain itu terdapat pula konsep abstraksi, yaitu fokus pada informasi penting agar solusi yang dihasilkan lebih efisien.

    Dengan memahami konsep dasar seperti struktur data dan arsitektur sistem, mahasiswa juga diharapkan memiliki kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang terus berubah. Ia berharap mahasiswa tidak takut menghadapi proses bimbingan dan menjadikannya sebagai bagian penting dalam perjalanan menuju keberhasilan akademik.

    Berita Bimbingan skripsi bukan penghakiman Bimbingan skripsi mahasiswa computational thinking Dosen muda education Ilmu komputer inspiratif Indonesia Jakarta International Hotel School JIHS Dosen muda Politeknik JIHS mahasiswa Motivasi mahasiswa skripsi Politeknik JIHS Jakarta Refika Ayuna Sari Refika Ayuna Sari dosen JIHS TeropongJakarta.com Tips menghadapi dosen pembimbing
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleSambut Hari Raya dengan Anggun: Peluncuran Koleksi Baju Kurung Berkelas dan Nyaman
    Next Article Merawat Energi di Tengah Riuh Kota: Cara Ela Menjaga Keluarga dan Passion
    Admin
    • Website

    Related Posts

    dr. Novi Anggriyani Buktikan Woman Empowerment, Bangkit sebagai Single Mom dan Peduli terhadap Sesama

    November 3, 2026

    Bripol Kiki Asriani, Ibu Tiga Anak yang Tetap Mengabdi dan Bawa Klub Bola Raih Juara

    November 3, 2026

    Bertugas di Lebanon, Serda Putu Listia Kurniawati Tetap Lanjutkan S2 Hukum

    October 29, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food food Blogger Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle mahasiswa malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    dr. Novi Anggriyani Buktikan Woman Empowerment, Bangkit sebagai Single Mom dan Peduli terhadap Sesama

    Bripol Kiki Asriani, Ibu Tiga Anak yang Tetap Mengabdi dan Bawa Klub Bola Raih Juara

    Dari Karate hingga Menembak, Perjalanan Prestasi Polwan Zulfany Fadhilla Rizqi

    Dari Karate hingga Menembak, Perjalanan Prestasi Polwan Zulfany Fadhilla Rizqi

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.