Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Merantau ke Singapura, Dewi Lubis Bantu Pekerja Migran Berani Menulis

    Dari Anak Petani di Jambi, Robiatul Adawiyah Kini Menempuh PhD di Australia

    ADVAN Rangkul Komunitas Mobile Legends Lewat Esports Championship Season 2

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Eka Anggraeni: Inspirasi dari Cianjur untuk Pekerja Migran di Hong Kong
    Education

    Eka Anggraeni: Inspirasi dari Cianjur untuk Pekerja Migran di Hong Kong

    AdminBy AdminDecember 2, 2024Updated:December 2, 2024No Comments4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Hong Kong, TeropongJakarta.com – Eka Anggraeni, seorang pekerja migran asal Cianjur, Jawa Barat, telah menunjukkan bahwa tekad dan pendidikan dapat membuka jalan menuju kesuksesan di perantauan. Datang ke Hong Kong pada tahun 2019, Eka tidak hanya bekerja sebagai domestic helper, tetapi juga mengejar pendidikan dan menjadi pengusaha sukses. Berikut adalah wawancara eksklusif dengan Eka Anggraeni yang menceritakan perjalanan inspiratifnya.

    Eka Anggraeni memulai perjalanan ke Hong Kong pada tahun 2019. Setahun kemudian, ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan S1 di bidang Manajemen. “Saya menggunakan waktu luang saat bekerja untuk belajar dan mengerjakan tugas kuliah harian. Bahkan, di hari libur (Minggu), saya kuliah dari pagi hingga sore,” ujar Eka. “Setelah lulus tahun ini, saya memutuskan untuk menjadi pengusaha sebagai pengisi waktu libur, yang awalnya hanya coba-coba, ternyata memberikan pemasukan yang lumayan. Kini, usaha saya semakin menjanjikan, dan saya terus mencari wawasan lebih luas tentang bisnis dengan mengikuti beberapa kelas online tentang bisnis dan marketing.”

    Eka mengakui bahwa mengatur waktu antara pekerjaan, bisnis, dan kuliah bukanlah tugas yang mudah. “Pekerjaan saya cukup santai, jadi banyak waktu luang yang saya gunakan untuk belajar dan masuk kelas online. Saya juga membuat konten promosi dan melayani pembeli setiap waktu. Meskipun tidak punya latar belakang pengusaha, ilmu yang saya pelajari saat kuliah manajemen memberi saya kepercayaan diri untuk memulai usaha.”

    Ketika ditanya tentang motivasinya melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2, Eka menjawab, “Motivasi saya adalah ingin memperluas pengetahuan dan menjadi pengusaha yang berilmu. Dengan begitu, usaha yang saat ini sudah berjalan bisa lebih tertata jika dibarengi dengan ilmu yang memadai.”

    Eka percaya bahwa pendidikan memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup pekerja migran. “Saya yakin seseorang yang memiliki pendidikan lebih tinggi cenderung memiliki peluang lebih besar untuk menjadi individu yang lebih bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain,” katanya.

    Eka berbagi tentang tantangan terbesar yang dihadapinya saat mengajak pekerja migran lain untuk peduli terhadap pendidikan. “Salah satu pengalaman yang saya hadapi adalah cemoohan. Ada yang berkata, ‘Jadi pembantu saja jangan banyak gaya, mending duitnya ditabung buat keluarga daripada dipakai untuk biaya sekolah.’ Di situ saya bisa menjelaskan bahwa sekolah itu untuk mencari ilmu pengetahuan, yang nantinya bisa menjadi ladang penghasilan.”

    Eka memiliki strategi khusus dalam menjalankan bisnis sambil tetap fokus pada belajar. “Saya berkomitmen dengan waktu yang ada. Harus tahu batasan waktu, mengatur waktu istirahat, belajar, dan COD. Di hari Minggu, saya mengambil 2-3 jam untuk COD,” jelasnya.

    Untuk mengembangkan bisnis ke depan, Eka berencana tetap konsisten dan persisten. Ia juga ingin meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan di kalangan pekerja migran. “Bisnis saya ini adalah bukti dari hasil pendidikan. Dengan semakin banyak yang tahu dan mengenal usaha saya di Hong Kong, pekerja migran lain akan penasaran dan sadar bahwa pendidikan itu mempengaruhi kesuksesan.”

    Eka menghadapi berbagai tantangan dengan optimisme dan tekad kuat. “Tidak mudah mengajak orang lain untuk peduli terhadap pendidikan, tetapi saya percaya bahwa dengan memberikan contoh nyata, mereka akan lebih mudah memahami pentingnya pendidikan,” tambahnya.

    Eka juga memanfaatkan platform digital untuk membangun jejak positif. “Media sosial sangat membantu dalam mempromosikan bisnis dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan. Dengan jejak digital yang positif, saya bisa menjangkau lebih banyak orang,” ujarnya.

    Eka juga menekankan “Saat berada di dalam lingkungan pilihkan lingkungan atau memilih teman yang seprekuensi, karena teman terdekat mempengaruhi kesusksesan seseorang “.

    Sebagai penutup, Eka memberikan pesan untuk pekerja migran lain. “Jangan pernah berhenti belajar dan teruslah berusaha. Pendidikan dan pengetahuan adalah kunci untuk membuka peluang yang lebih besar. Jika saya bisa, kalian juga pasti bisa,” katanya dengan penuh semangat.

    Eka Anggraeni adalah contoh nyata bahwa dengan tekad, pendidikan, dan kerja keras, siapa pun bisa meraih kesuksesan di perantauan. Semoga kisahnya dapat menginspirasi pekerja migran lain untuk terus berjuang dan meraih impian mereka.

    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleMenginspirasi! Novi Maliyasari, Pekerja cerdas dari kota Bekasi yang berhasil menyeimbangkan karir dan Hobi fotografi
    Next Article Mitha Aprilia: Dari Lampung Timur Menjadi Food Enthusiast di Hong Kong
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Merantau ke Singapura, Dewi Lubis Bantu Pekerja Migran Berani Menulis

    October 27, 2026

    Dari Anak Petani di Jambi, Robiatul Adawiyah Kini Menempuh PhD di Australia

    October 27, 2026

    Tiga Tahun di London, Serka Kes Anysa Dewi Belajar Mandiri dan Melanjutkan Pengabdian

    October 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food food Blogger Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle mahasiswa malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Merantau ke Singapura, Dewi Lubis Bantu Pekerja Migran Berani Menulis

    Dari Anak Petani di Jambi, Robiatul Adawiyah Kini Menempuh PhD di Australia

    ADVAN Rangkul Komunitas Mobile Legends Lewat Esports Championship Season 2

    Tiga Tahun di London, Serka Kes Anysa Dewi Belajar Mandiri dan Melanjutkan Pengabdian

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.