Jakarta, TeropongJakarta.com – Pengusaha Yumas Gia Nanda, S.T., M.B.A., mengembangkan sejumlah unit usaha melalui pendekatan holding di bawah bendera YNC Holding. Melalui struktur tersebut, ia membangun ekosistem bisnis yang menghubungkan berbagai sektor, mulai dari kuliner, layanan kesehatan, hingga konsultasi pengembangan usaha.
Sebagai Founder dan Chief Executive Officer YNC Holding, Yumas mengembangkan beberapa unit usaha utama. Salah satunya adalah De Taste Corp yang bergerak di bidang manajemen dapur dan layanan food and beverage (F&B). Perusahaan ini berfokus pada pengelolaan dapur profesional serta pengembangan konsep bisnis kuliner.
Selain itu, Yumas juga mengembangkan Angkasa Medis yang bergerak di sektor layanan kesehatan dan manajemen klinik. Unit usaha ini diarahkan untuk mengelola fasilitas kesehatan secara lebih profesional sekaligus memperluas akses layanan medis.

Di bidang pengembangan bisnis, Yumas mendirikan Halo Mentor, sebuah layanan konsultasi yang memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dan perusahaan. Layanan ini mencakup penyusunan strategi bisnis, pengembangan organisasi, hingga peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.
“Pendekatan holding memungkinkan setiap unit usaha saling mendukung. Kami ingin membangun ekosistem bisnis yang tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terhubung dalam satu sistem yang saling memperkuat,” kata Yumas.
Perjalanan kewirausahaan Yumas dimulai pada 2012 ketika ia mendirikan perusahaan teknologi ICT Nusantara. Pengalaman tersebut menjadi fondasi dalam mengembangkan berbagai usaha yang kemudian berkembang menjadi struktur bisnis holding.

Selain aktivitas bisnis, Yumas juga aktif dalam pengembangan komunitas kewirausahaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Selatan periode 2023 – 2024. Dalam peran tersebut, ia terlibat dalam berbagai kegiatan untuk memperkuat jaringan pengusaha, memberikan edukasi kewirausahaan, serta mendorong kolaborasi antar pelaku usaha.
“Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha yang berani membangun sistem bisnis yang berkelanjutan. Karena itu kami juga aktif di komunitas agar pengalaman dan jaringan bisa dibagikan kepada pelaku usaha lain,” ujarnya.
Yumas juga pernah menjadi delegasi Indonesia dalam sejumlah forum internasional, antara lain Hangzhou International Human Resource Exchange and Cooperation Conference di Hangzhou, forum RCEP Meeting GITP Asia yang diselenggarakan bersama Pemerintah Beijing, serta Global Youth Leadership Summit di Bangkok.

Di bidang pendidikan, ia menempuh studi sarjana di Telkom University pada bidang Telekomunikasi dan melanjutkan pendidikan Magister Bisnis di Institut Teknologi Bandung.
Melalui kegiatan bisnis, komunitas, dan forum internasional tersebut, Yumas mengatakan ingin terus mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha baru serta memperkuat ekosistem kewirausahaan di Indonesia.
