Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Pemuda Ini Sampaikan Policy Paper kepada Calon Gubernur Jakarta untuk Kurangi Kemacetan, Sampah Bantar Gebang, dan Peluang Green Jobs
    Education

    Pemuda Ini Sampaikan Policy Paper kepada Calon Gubernur Jakarta untuk Kurangi Kemacetan, Sampah Bantar Gebang, dan Peluang Green Jobs

    AdminBy AdminOctober 5, 2024No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Imam Pesuwaryantoro, seorang pemuda yang aktif sebagai Dewan Pakar ESG dalam ajang Indonesian Circular Economy Awards (ICEA) 2024, menyampaikan kajian strategis terkait tiga permasalahan utama yang dihadapi Jakarta: kemacetan, sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang, dan peluang penciptaan green jobs. Kajian ini disampaikan kepada calon gubernur DKI Jakarta, sebagai bagian dari upaya menemukan solusi konkret yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah daerah.

    Kemacetan di jalan-jalan utama Jakarta dinilai sebagai isu utama yang mengganggu produktivitas warga, terutama para pekerja komuter. Imam menyoroti bahwa salah satu dampak nyata dari kemacetan ini adalah penurunan kesehatan mental para pekerja, yang berpotensi menurunkan kualitas hidup dan kinerja individu.

    Menurut Imam, jika ditelusuri lebih jauh, kemacetan ini muncul akibat kurangnya intervensi yang tepat dari pemerintah daerah. “Pemerintah harus hadir dengan kebijakan reward and punishment yang tegas,” katanya. Imam juga menyebutkan pentingnya pengaturan melalui Peraturan Daerah (PERDA) untuk mengatur penggunaan kendaraan pribadi dan pengoptimalan transportasi publik.

    Imam kemudian menggarisbawahi bahwa konsep reward and punishment ini tidak hanya relevan untuk mengatasi kemacetan, tetapi juga dapat diaplikasikan dalam menangani persoalan sampah di Jakarta. “Setiap harinya, Jakarta menghasilkan sekitar 7.000 ton sampah yang harus dibawa ke TPST Bantar Gebang,” jelasnya. Hal ini, menurutnya, menjadi beban besar bagi kota dan membutuhkan solusi jangka panjang.

    Salah satu solusi yang dia tawarkan adalah pengoptimalan fasilitas transportasi publik yang inklusif dan terjangkau, serta memberikan insentif bagi masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Selain itu, Imam juga mengusulkan insentif berupa pengurangan pajak bagi warga Bodetabek yang menggunakan transportasi publik.

    Menariknya, Imam memperkenalkan konsep inovatif untuk pembayaran transportasi publik. Dia mengusulkan agar masyarakat bisa menukarkan sampah botol plastik melalui Reverse Vending Machine (RVM) yang ditempatkan di stasiun-stasiun TransJakarta, MRT, dan LRT. Sampah yang disetor ini kemudian bisa digunakan sebagai opsi pembayaran moda transportasi.

    “Bayangkan jika insentif semacam ini diterapkan secara masif,” ujar Imam. Ia menilai, integrasi antara pengelolaan sampah dan transportasi publik ini bisa menjadi salah satu cara efektif untuk mengubah perilaku masyarakat dalam menggunakan transportasi umum, serta menciptakan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam skema Public Private Partnership (PPP).

    Selain soal kemacetan, Imam juga menyoroti pentingnya optimalisasi sistem pemilahan sampah di TPS3R dan Bank Sampah pada tingkat RT-RW. Ia menekankan bahwa hasil pemilahan sampah ini bisa diolah lebih lanjut oleh offtaker atau recycle partner untuk diubah menjadi bahan baku turunan.

    Pemanfaatan bahan baku dari sampah ini, menurutnya, membuka peluang ekonomi hijau. Imam menyarankan agar bahan baku dari sampah, seperti pupuk kompos dan semen ramah lingkungan dari plastik, digunakan untuk proyek-proyek pembangunan di Jakarta. Dengan cara ini, Jakarta tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga mendukung keberlanjutan pembangunan.

    “Tidak mustahil di masa depan, Pemprov Jakarta bisa memperoleh pendapatan daerah dari pengelolaan sampah,” tegas Imam. Pendapatan tersebut, katanya, dapat digunakan untuk memutar ekonomi sirkular dan memberikan insentif bagi warga yang mau berkontribusi dalam pengelolaan sampah dan menggunakan transportasi publik.

    Berita BeritaBaru DKI Jakarta Jakarta news TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleOtak yang Bermigrasi: Teater Menggugah Kesadaran di Era Digital
    Next Article Widya Muta’alifah, Ahli Teknologi Laboratorium Medis dan Mom Konten Kreator: Kisah Sukses di Balik Layar
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    September 17, 2026

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    September 16, 2026

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.